<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169</id><updated>2012-02-16T07:43:54.312-08:00</updated><title type='text'>Senyum yang Tulus Adalah Kehangatan....!!</title><subtitle type='html'>Sebuah Perjalanan Hati</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>48</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-829377314044983699</id><published>2009-05-25T22:08:00.001-07:00</published><updated>2009-05-25T22:08:43.214-07:00</updated><title type='text'>Sumur zamzam dan rahasia dibaliknya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama ini kita mengenal sumur Zamzam dari buku-buku agama. Namun sebenarnya ada sisi ilmiah saintifiknya juga looh. Cabang ilmu geologi yang mempelajari tentang air adalah hydrogeologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khasiat air Zam-zam tentunya bukan disini yang mesti menjelaskan, tapi kalau dongengan geologi sumur Zam-zam mungkin bisa dijelaskan disini. Sedikit cerita Pra-Islam, atau sebelum kelahiran Nabi Muhammad, diawali dengan kisah Isteri dari Nabi Ibrahim, Siti Hajar, yang mencari air untuk anaknya yang cerita selanjutnya bisa ditanyakan ke tetangga disebelah ya. Sumur ini kemudian tidak banyak atau bahkan tidak ada ceritanya, sehingga sumur ini dikabarkan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumur Zam-zam yang sekarang ini kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zam-zam termasuk kategori sumur gali (Dug Water Well).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimensi dan Profil Sumur Zam-zam&lt;br /&gt;——————————————————-&lt;br /&gt;Bentuk sumur Zam-zam dapat dilihat dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumur ini memiliki kedalaman sekitar 30.5 meter. Hingga kedalaman 13.5 meter teratas menembus lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batupasir hasil transportasi dari lain tempat. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah kering. Atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter (0.5 m) lapisan yang sangat lulus air (permeable). Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zam-zam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedalaman 17 meter kebawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku Diorit. Batuan beku jenis ini (Diorit) memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tetapi tidak ada (barangkali saja saya belum menemukan) laporan geologi yang menunjukkan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 - 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah (rekahan) yang memanjang kearah hajar Aswad dengan panjang 75 cm denga ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan geometris lainnya, celah sumur dibawah tempat Thawaf 1.56 m, kedalaman total dari bibir sumur 30 m, kedalaman air dari bibir sumur = 4 m, kedalaman mata air 13 m, Dari mata air sampai dasar sumur 17 m, dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air hujan sebagai sumber berkah&lt;br /&gt;——————————————————&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Makkah terletak di lembah, menurut SGS (Saudi Geological Survey) luas cekungan yang mensuplai sebagai daerah tangkapan ini seluas 60 Km2 saja, tentunya tidak terlampau luas sebagai sebuah cekungan penadah hujan. Sumber air Sumur Zam-zam terutama dari air hujan yang turun di daerah sekitar Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumur ini secara hydrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan perawatan. Perawatan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienis air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya mampu memenuhi kebutuhan para jamaah di Makkah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar Makkah sangat ditata rapi untuk menghindari berkurangnya kapasitas sumur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar disebelah ini memperlihatkan lokasi sumur Zamzam yang terletak ditengah lembah yang memanjang. Masjidil haram berada di bagian tengah diantara perbukitan-perbukitan disekitarnya. Luas area tangkapan yang hanya 60 Km persegi ini tentunya cukup kecil untuk menangkap air hujan yang sangat langka terjadi di Makkah, sehingga memerlukan pengawasan dan pemeliharaan yang sangat khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumur Zamzam ini, sekali lagi dalam pandangan (ilmiah) hidrogeologi , hanyalah seperti sumur gali biasa. Tidak terlalu istimewa dibanding sumur-sumur gali lainnya. Namun karena sumur ini bermakna religi, maka perlu dijaga. Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga. Bahkan kalau kita tahu kisahnya sumur ini diketemukan kembali oleh Abdul Muthalib (kakeknya Nabi Muhammad SAW) setelah hilang terkubur 4000 tahun (?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu diatas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 8.3 m x 10.7 m = 88.8 m2. Antara tahun 1381-1388 H bangunan ini ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Sehingga tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Dibawah tanah ini disediakan tempat minum air zam-zam dengan sejumlah 350 kran air (220 kran untuk laki-laki dan 130 kran untuk perempuan), ruang masuk laki perempuan-pun dipisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini bangunan diatas sumur Zam-Zam yang terlihat gambar diatas itu sudah tidak ada lagi, bahkan tempat masuk ke ruang bawah tanah inipun sudah ditutup. Sehingga ruang untuk melakukan ibadah Thawaf menjadi lebih luas. Tetapi kalau anda jeli pas Thawaf masih dapat kita lihat ada tanda dimana sumur itu berada. Sumur itu terletak kira-kira 20 meter sebelah timur dari Ka’bah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monitoring dan pemeliharaan sumur Zamzam&lt;br /&gt;———————————————————————-&lt;br /&gt;Jumlah jamaah ke Makkah tiga puluh tahun lalu hanya 400 000 pertahun (ditahun 1970-an), terus meningkat menjadi lebih dari sejuta jamaah pertahun di tahun 1990-an, Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta. Tentunya diperlukan pemeliharaan sumur ini yang merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Saudi tentunya tidak dapat diam pasrah saja membiarkan sumur ini dipelihara oleh Allah melalui proses alamiah. Namun pemerintah Arab Saudi yang sudah moderen saat ini secara ilmiah dan saintifik membentuk sebuah badan khusus yang mengurusi sumur Zamzam ini. Sepertinya memang Arab Saudi juga bukan sekedar percaya saja dengan menyerahkan ke Allah sebagai penjaga, namun justru sangat meyakini manusialah yang harus memelihara berkah sumur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1971 dilakukan penelitian (riset) hidrologi oleh seorang ahli hidrologi dari Pakistan bernama Tariq Hussain and Moin Uddin Ahmed. Hal ini dipicu oleh pernyataan seorang doktor di Mesir yang menyatakan air Zamzam tercemar air limbah dan berbahaya untuk dikonsumsi. Tariq Hussain (termasuk saya dari sisi hidrogeologi) juga meragukan spekulasi adanya rekahan panjang yang menghubungkan laut merah dengan Sumur Zam-zam, karena Makkah terletak 75 Kilometer dari pinggir pantai. Menyangkut dugaan doktor mesir ini, tentusaja hasilnya menyangkal pernyataan seorang doktor dari Mesir tersebut, tetapi ada hal yang lebih penting menurut saya yaitu penelitian Tariq Hussain ini justru akhirnya memacu pemerintah Arab Saudi untuk memperhatikan Sumur Zamzam secara moderen. Saat ini banyak sekali gedung-gedung baru yang dibangun disekitar Masjidil Haram, juga banyak sekali terowongan dibangun disekitar Makkah, sehingga saat ini pembangunannya harus benar-benar dikontrol ketat karena akan mempengaruhi kondisi hidrogeologi setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.sgs.org.sa/content/images/zam_pumping_system_of-_zamz.jpg" alt="" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Badan Riset sumur Zamzam yang berada dibawah SGS (Saudi Geological Survey) bertugas untuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memonitor dan memelihara untuk menjaga jangan sampai sumur ini kering.&lt;br /&gt;2. Menjaga urban disekitar Wadi Ibrahim karena mempengaruhi pengisian air.&lt;br /&gt;3. Mengatur aliran air dari daerah tangkapan air (recharge area).&lt;br /&gt;4. Memelihara pergerakan air tanah dan juga menjaga kualitas melalui bangunan kontrol.&lt;br /&gt;5. Meng-upgrade pompa dan dan tangki-tangki penadah.&lt;br /&gt;6. Mengoptimasi supplai dan distribusi airZam-zam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan perawatan sumur Zamzam.&lt;br /&gt;——————————————————————&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu kala, zamzam diambil dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan diantaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini, pada pemompaan 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters dibawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 minut setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya dengan mudah bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah (rekahan) pada perbukitan disekitar Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Saudi untuk memelihara Sumur ini antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). dan saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zam-zam ke tangki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zam-zam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tangki diantaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini sumur ini dilengkapi juga dengan pompa listrik yang tertanam dibawah (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti diatas. Disebelah kanan ini adalah drum hidrograf, alat perekaman perekaman ketinggian muka air sumur Zamzam (Old style drum hydrograph used for recording levels in the Zamzam Well).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan mineral&lt;br /&gt;———————————–&lt;br /&gt;Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandng dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi&lt;br /&gt;Yang pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per litre), calcium (200 mg per litre), potassium (20 mg per litre), dan magnesium (50 mg per litre).&lt;br /&gt;Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per litre), bicarbonates (366 mg per litre), nitrat (273 mg per litre), phosphat (0.25 mg per litre) and ammonia (6 mg per litre).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa dari air Zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran disekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://forum.xteamweb.com/index.php/topic,9581.0.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-829377314044983699?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/829377314044983699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=829377314044983699' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/829377314044983699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/829377314044983699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2009/05/sumur-zamzam-dan-rahasia-dibaliknya.html' title='Sumur zamzam dan rahasia dibaliknya'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-41375793593710025</id><published>2009-05-25T22:06:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T22:07:08.016-07:00</updated><title type='text'>Valentine dalam Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sudut pandang ke-Islam-an, ternyata Valentine adalah sebuah perayaan yang harus dijauhi oleh para muda-mudi dan anak-anak muslim dan muslimah, dan sebaiknya para orang tua memberikan informasi kepada anak-anaknya bahwa Valentine bertentangan dengan nilai-nilai ke-Islam-an, memang bukan merupakan hal yang mudah karena sesungguhnya kita berhadapan dengan arus modernisme yang telah mengglobal dan salah kaprah. Opini tidak ketinggalan zaman dan tidak gaul bila tidak merayakan Valentine adalah salah satu kendalanya, namun dengan cara yang baik dan informasi yang akurat, Insya Allah informasi tersebut akan menjadi nasehat yang akan mudah untuk diikuti dan ditaati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu dalam kajian ini, akan dikupas tentang Valentine sedikit panjang lebar agar kita mendapatkan informasi yang komprehensif1 dan akurat sehingga kita dapat mensikapi hiruk-pikuk Valentine yang tahun-demi-tahun harus kita akui memang telah bertambah intensitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 1.3em;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 1.3em;"&gt;&lt;b&gt;Sejarah Valentine&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 1.3em;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Valentine adalah nama seseorang pemimpin agama Katolik yang telah dianggap menjadi martir ?Islam : Syuhada- oleh orang-orang Kristen (katolik) dan Valentine telah diberi gelar sebagai orang suci (Santo) oleh orang-orang Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisahnya bermula ketika raja Claudius II (268 - 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. Menurut raja Claudius II, bahwa dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius, mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para parujurit dan muda-mudi, lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh raja Claudius, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sangsi kepada Valentine dan santo Marius yaitu berupa hukuman mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara, kemudian gadis ini setia menjenguk valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya, yang isinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 1.3em;"&gt;&lt;b&gt;' From Your Valentine '&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, orang-orang selalu mengingat kedua santo tersebut dan merayakannya sebagai bentuk ekspresi cinta kasih Valentine, dua-ratus tahun kemudian yaitu tahun 496 Masehi setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Pebruari 496 sebagai hari Velentine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sejarah hari Valentine yang ternyata untuk mengenang dan memperingati dua orang suci Kristen Katolik yang mengorbankan jiwanya demi kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada versi lain tentang sejarah Valentine, yaitu pada masa Romawi Kuno, tanggal 14 Pebruari merupakan hari raya untuk memperingati dewi Juno, dewi Juno adalah ratu dari segala dewa dan dewi, orang-orang Romawi kuno juga meyakini bahwa dewi Juno adalah dewi bagi kaum perempuan dan perkawinan ?dewi cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 14 Pebruari orang-orang Romawi kuno mengadakan perayaan untuk memperingati Dewi Juno dengan cara memisahkan kaum laki-laki dan perempuan. Nama-nama remaja perempuan ditulis pada potongan kertas lalu digulung dan dimasukkan ke dalam botol, setelah itu para laki-laki mengambil satu kertas sebagai, setiap laki-laki akan mendapatkan pasangan sesuai nama yang didapat dalam undian tersebut, bila kemudian mereka ada kecocokan maka mereka akan melangsungkan pernikahan dihari-hari berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 1.3em;"&gt;Valentine dan Barat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada abad ke 16 Masehi, perayaan Valentine yang semula merupakan ritual milik agama Kristen Katolik telah berangsur-angsur bergeser, yang semula untuk memperingati kematian santo Valentine dan Marius telah bergeser menjadi hari ?Jamuan Kasih Sayang? yang disebut sebagai ?Supercalis? seperti yang dirayakan oleh bangsa Romawi Kuno pada tiap tanggal 15 Pebruari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pada abad pertengahan di dalam bahasa Perancis-Normandia terdapat kata ?Galentine? yang berasal dari kata Galant yang berarti cinta, persamaan bunyi antara Galentine dan Valentine disinyalir telah memberikan ide kepada orang-orang Eropa bahwa sebaiknya pada tanggal 14 Pebruari digunakan untuk mencari pasangan. Dan kini Valentine telah tersinkretisasi dengan peradaban Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valentine telah menjadi bentuk pesta hura-hura, simbol modernitas, sekedar simbol cinta, dan sudah mulai bernuansa pergaulan bebas dan seks bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak para muda-mudi yang mengadakan pesta Valentine hanya karena ikut-ikutan supaya tidak dibilang ketinggalan zaman atau tidak gaul, orang yang ikut-ikutan pesta valentine seakanakan telah menyandang predikat sebagai orang yang modern dan maju, padahal dia tidak tahu apa-apa tentang sejarah Valentine dan Valentine itu sendiri, padahal Valentine sendiri bukanlah hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja Barat adalah yang paling diuntungkan dengan hiruk-pikuk pesta Valentine, karena di dalam pesta valentine orang didukung untuk hura-hura, mencari cinta sesaat dan instan, seks bebas, galmour yang semuanya itu mengarah ke peradaban Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Al-Islah mengadakan survey via telepon terhadap beberapa masyarakat kota, ada seorang koresponden yang pernah berada di luar negeri memberikan pandangannya bahwa Valentine telah menjadi media Barat untuk memasarkan produknya, merebaknya Valentine di kalangan muda-mudi, menjadikan mereka ramah dan permisif terhadap produk-produk Barat, antara lain fashion, kafe, hotel, film, seks pranikah, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kalau kita mau jeli dan teliti, Valentine memang bisa menjadikan seseorang merasa tidak ketinggalan zaman, gaul, fashionable dan segudang simbol peradaban Barat lainnya, salah satu faktor besarnya daya jual produk-produk Barat adalah terbangunnya opini tersebut dikalangan muda-mudi, contoh, orang ingin mengganti Hp-nya dengan HP baru hanya dengan satu alasan saja yaitu ?model baru lebih trendy atau fashionable yang lama telah ketinggalan jaman dan memalukan? , opini semacam itulah yang ingin dibangun barat melaui acara-acara Valentine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 1.3em;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 1.3em;"&gt;&lt;b&gt;Survey Membuktikan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari wawancara dengan beberapa koresponden yang ada diwilayah pinggiran kota via telepone ketika diajukan pertanyaan apakah Valentine itu ? didapatkan hasil rata-rata para koresponden dari kalangan remaja memberikan jawaban bahwa Valentine adalah hari kasih sayang walaupun sebagian besar dari mereka tidak mengetahui sejarah Valentine. Dan ketika mereka ditanya apakah ingin merayakan Valentine?, sebagian besar menjawab ya dan ingin merayakan bersama sang kekasih, sebagian yang lainnya menjawab tidak perlu dengan alasan kasih sayang itu bukan hanya satu hari itu saja tetapi sepanjang tahun, dan ada juga yang memberikan alasan karena Valentine adalah budaya Barat yang memiliki efek negatif dan merusak. Yang cukup mengejutkan ada seorang anak SD yang tahu tentang hari Valentine dan ingin merayakan dengan memberi hadiah kepada teman spesial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari wawancara dengan korespeonden yang sudah berumah tangga dengan kisaran umur antara 30 tahun hingga 50 tahun memberikan hasil bahwa ketika mereka dalam usia remaja mereka sebagian besar tidak tahu tentang Valentine walaupun pernah mendengar kata Valentine, sebagian kecil mengatakan ketika masih remaja mereka telah tahu tentang Valentine tetapi tidak pernah merayakannya. Dan ketika diberi pertanyaan lanjutan apakah akan memberikan izin kepada anaknya untuk merayakan Valentine, sebagian besar menjawab tidak masalah asal tidak kebablasan, dan sebagian yang lain mengizinkan tetapi dengan memberikan pengarahan dan sebagian yang lainnya lagi akan melarang karena mengetahui bahwa Valentine adalah budaya Barat dan bertentangan dengan agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari wawancara tersebut dapat diperoleh gambaran tentang opini dan sikap masyarakat mengenai Valentine ?walaupun kurang akurat-:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, kalangan muda-mudi hampir 100% telah mengenal Valentine padahal para orang-tua mereka hampir 100% tidak mengenal Valentine pada masa remajanya berarti Valentine telah berkembang pesat dalam satu generasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, hanya sebagian kecil remaja yang menentang Valentine dan hampir 100% yang tidak mengetahui tentang sejarah Valentine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang mari kita tinjau pandangan Islam tentang Valentine dan bagaimana semestinya umat Islam harus bersikap.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 1.3em;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 1.3em;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 1.3em;"&gt;&lt;b&gt;PANDANGAN ISLAM TENTANG VALENTINE&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian sejarah Valentine dan hubungannya dengan peradaban Barat saat ini dapat diringkas bahwa Valentine merupakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Ritual yang bersumber dari Kristen yang dikukuhkan oleh Paus Galasius untuk mengenang orang suci Kristen yaitu Santo Valentine dan Santo Marius.&lt;br /&gt;   2. Ritual orang-orang Romawi kuno yang pagan (penyembah berhala) untuk memperingati dewi Juno yaitu ratu dari segala dewa-dewi bagi perempuan dan perkawinan ( dewi cinta).&lt;br /&gt;   3. Ritual bangsa Eropa pada abad pertengahan untuk mencari jodoh.&lt;br /&gt;   4. Media Barat untuk mengkokohkan cengkraman peradaban Barat.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keempat jatidiri Valentine tersebut, tidak satupun yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam, alasannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Valentine merupakan ritual keagamaan yaitu agama Kristen, sehingga Valentine merupakan ibadah bagi agama Kristen, bukti bahwa Valentine sebagai ritual agama Kristen adalah ritual Valentine tersebut dikukuhkan oleh seorang Paus yaitu Paus Galasius untuk memperingati dua orang yang diberi gelar orang suci oleh orang-orang Kristen. Bagi Muslim mengikuti Valentine tersebut adalah sama dengan mengikuti peribadatan orang Kristen, di samping itu ada bahaya yang lain yaitu sinkretisasi antara agama Islam dan Kristen, Allah I telah memerintahkan kita untuk tidak mencampuradukkan ajaran agama Islam dengan ajaran agama manapun termasuk Kristen :&lt;br /&gt;Bagimu agamamu, bagiku agamaku. QS. 109:1-6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Valentine untuk memperingati/memuja dewi Juno adalah ritual yang dilakukan oleh orang-orang romawi Kuno yang menyembah berhala/dewa, sehingga mengikuti ritual ini dapat bernilai kesyirikan seperti yang dilakukan oleh orang-orang Romawi Kuno yang menyembah berhala.&lt;br /&gt;Bedakan diri kalian dari orang-orang Musyrik. HR. Bukhari-Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Valentine sebagai sarana untuk mencari jodoh oleh orang-orang Eropa, mereka bertahayul bahwa kasih sayang akan mulai bersemi pada tanggal 14 Pebruari, tahayul adalah salah satu bentuk kesyirikan, sehingga haram hukumnya bagi umat Islam untuk mengikutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, Valentine sebagai media barat telah diakui daya rusaknya terhadap tatanan masyarakat timur apalagi Islam, mengiktui Valentine bukan saja sekedar pesta untuk menyatakan kasih sayang, tetapi juga pesta yang mau-tidak-mau harus mengikutkan budaya yang lainnya, pergaulan bebas, fashion, pakaian minim, ciuman antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya, hidup glamour, materialistis, dansa-dansa, mengumbar nafsu dan lain-lain.&lt;br /&gt;Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, ia akan termasuk golongan mereka. HR. Ahmad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri lagi, Valentine adalah salah satu pintu masuk untuk menjadi sama dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah jatidiri Valentine dan kedudukannya terhadap agama Islam, banyak para muda-mudi yang mengikuti Valentine hanya sekedar ikut-ikutan dan tidak mengetahui apa dan bagaimana Valentine yang sesungguhnya, mereka ikut hanya karena pernah melihat ada yang jualan kartu Valentine atau menerima kartu valentine, atau karena pernah diajak temannya ikut acara Valentine, atau karena pernah melihat propaganda Valentine di majalah-majalah, tv, film dan lain sebagainya, terhadap sikap para muda-mudi yang mengikut saja terhadap apa yang tidak diketahuinya, Allah SWT telah memberikan peringatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. QS. 17:36&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal para muda-mudi gaul sering berkata untuk memberi kesan/nilai negatif kepada temannya dengan perkataan ?sok tahu lu? ternyata mereka sendiri terhadap Valentine juga sok tahu. Wallahu a?lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://forum.xteamweb.com/index.php/topic,12208.0.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-41375793593710025?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/41375793593710025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=41375793593710025' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/41375793593710025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/41375793593710025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2009/05/valentine-dalam-islam.html' title='Valentine dalam Islam'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-5330746574598312630</id><published>2009-05-25T22:04:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T22:05:32.085-07:00</updated><title type='text'>MENCAPAI SHOLAT KHUSUK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Praktek shalat khusuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini saya sampaikan beberapa cara dan langkah untuk mendapatkan shalat yang khusuk dan benar sehingga didapat shalat yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah dan Al Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Siapkan hati dan fikiran untuk mengerjakan shalat, misalnya shalat Dhuhur, Asar atau Maghrib.&lt;br /&gt;   2. Ambil wuduk untuk bersuci dari hadas kecil&lt;br /&gt;   3. Persiapan segala sesuatu untuk melakukan shalat, ruangan, kondisi dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;   4. Berdiri tegak menghadap kiblat, kedua kaki agak diregangkan. Rasakan bahwa anda saat ini sedang berhadapan dengan Allah penguasa tertinggi dialam semesta. Bersikaplah tawadhu dihadapan Dia yang berkuasa penuh diseluruh jagat raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. Takbiratul ihram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapkan takbiratul Ihram sambil mengangkat kedua belah tangan sejajar telinga dan menarik nafas perlahan lahan hingga memenuhi ruang paru paru. Selanjutnya turunkan kedua belah tangan keatas dada sambil menghembuskan nafas perlahan lahan hingga paru paru kosong sempurna.. Letakan tangan kanan diatas tangan kiri diatas dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   6. Do’a Iftitah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya tarik nafas kembali perlahan lahan hingga memenuhi ruang paru paru, hembuskan perlahan lahan sambil membaca do’a iftitah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Allahu Akbar kabiro, walhamdulilaahi katsiiro, wa subhanallahi bukhrataw wa ’ashiila . Allah maha besar yang maha sempurna kebesarannya, segala punji bagi Allah sebanyak banyaknya, dan maha suci Allah sepanjang pagi dan petang hari ” Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fathorosshamaawaati wal ardho haniifan muslimaw wama ana minal musyrikiin Sesungguhnya aku hadapkan hati dan fikiranku kepada yang menjadikan langit dan bumi , dengan lurus (ber-sungguh-sungguh) dan berserah diri , dan aku bukanlah termasuk orang yang mempersekutukanNya . Innas sholaati, wanusuki, wamahyaya, wama maati lillahi rabbil ’alamiin. Laa syariikalahuu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimin. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, matiku hanya bagi Allah Tuhan sekalian alam, Tiada sekutu bagiNya, dengan demikianlah aku diperintahkan, dan aku adalah orang yang berserah diri (muslim) .”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika nafas yang dihembuskan perlahan sudah habis sedang bacaan iftitah belum selesai, maka tarik kembali nafas hingga memenuhi paru paru, kemudian hembuskan perlahan sambil melanjutkan bacaan yang belum selesai,demikian seterusnya. Konsentrasikan hati dan fikiran pada bacaan berikut maknanya. Mulut membaca do’a iftitah, fikiran menyebut terjemahannya, hati merasakan maksud kalimat yang dibaca. Rasakan kalimat yang dibaca dengan segenap perasaan dan penuh kekhusukan. Usahakan hembusan nafas berakhir bersamaan dengan selesainya bacaan do’a iftitah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   7. Bacaan Al-fatihah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya tarik nafas perlahan lahan hingga memenuhi ruang paru paru, hembuskan perlahan lahan sambil membaca surat Al Fatihah. Konsentrasikan fikiran dan perasaan pada bacaan Al Fatihah tersebut. Ucapkan dengan lisan, terjemahkan dengan fikiran, pahami dengan hati. Rasakan setiap ayat yang dibaca, ikuti dengan visualisasi. Baca surat Al Fatihah tersebut dengan tartil dan perlahan lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika membaca Bismillahirrohmanirahiim ……bayangkan dan rasakan betapa rasa kasih sayang Allah pada kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika membaca Alhamdulillahir robbil alamiin…. bayangkan betapa maha terpujinya Allah penguasa alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika membaca Arohmaanirrohiim bayangkan sifat kasih sayang Allah yang meliputi alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika membaca Maalikiyau middin ….bayangkan keadaan dihari berbangkit kelak , ketika kita dikumpulkan dipadang mahsyar yang kering dan tandus. Dihari yang tiada tempat bernaung selain naunganNya, dihari yang tidak ada tempat berlindung selain lindunganNya . Dialah penguasa tunggal dihari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika membaca Iyya kana’budu wa iyyaka nasta’in tanamkan dalam hati bahwa hanya Dialah yang disembah, dan hanya kepadaNya tempat mohon pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika membaca Ihdinas shiroothol mustaqiim bayangkan jalan yang lurus, jalan yang penuh rahmat dan berkahNya. Ketika membaca Shirothol ladziina an amta alaihim, ghoiril maghdu bi alaihim , waldhoolliin ….bayangkan yang dimaksud jalan yang lurus adalah jalan yang ditempuh oleh orang yang telah mendapat rahmat dan nikmat dariNya , bukan jalan orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang yang sesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahakan hembusan nafas berakhir bersamaan dengan selesainya bacaan Alfatihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   8. Bacaan surat dan ayat pilihan setelah Alfatihah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai membaca Alfatihah tarik nafas hingga memenuhi ruang paru paru. Hembuskan nafas perlahan lahan sambil membaca ayat atau surat pilihan. Untuk menambah kekhusuan ayat pilihan bisa disesuaikan dengan kondisi dan keadaan yang sedang mempengaruhi kita. Misalnya menghadapi musibah dan cobaan baca surat al Ankabut 1 s/d 5. Atau Al baqarah 153-157. Untuk membangkitkan semangat perjuangan dan mendapatkan karir yang lebih baik, baca surat Ali Imran 26-27, An Nur 55-56 atau Al Fath 1-4. Mengenang kehidupan akhirat baca surat al Waqi’ah, surat Al Zalzalah dan Al Qori’ah, Tentu saja ayat atau surat yang dibaca sudah dihafal berikut terjemahannya, demikian seterusnya. Usahakan hembusan nafas berakhir bersamaan dengan selesainya bacaan ayat pilihan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   9. Rukuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarik nafas perlahan lahan sambil rukuk dan membaca takbir. Selama ruku baca kalimat tasbih ” subhanarabbiyal adzim ….Maha suci Allah yang maha besar ” . Selama ruku dan membaca tasbih nafas dihembuskan perlahan lahan . Punggung dan pinggang membentuk sudut 90 derajat, tangan bertumpu pada lutut. Rasakan suasana relaks dan nyaman selama rukuk. Hembusan nafas berakhir bersamaan dengan selesainya bacaan tasbih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  10. I’tidal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarik nafas perlahan lahan sambil berdiri dan mengucapkan kalimat ” Samiallahu liman hamidah…. telah mendengar Allah akan orang yang memujiNya. ”. Kedua belah tangan diangkat sampai sejajar telinga. Selanjutnya turunkan kedua belah tangan kesamping kiri dan kanan sambil menghembuskan nafas perlahan-lahan. Berdiri tegak dengan kedua belah tangan disamping kiri dan kanan, tarik nafas perlahan lahan hingga memenuhi paru paru, kemudian hembuskan dengan perlahan lahan sambil membaca : ”Robbana lakal hamdu, milussamawaati wamil ul ardhi, wamil umaasyi’ta, min syai’in ba’du…..Wahai Tuhan kami segala puji bagiMu sepenuh langit dan bumi,dan sepenuh barang yang Engkau kehendaki sesudah itu”. Puji Allah dengan tulus dan ikhlas, rasakan suasana relaks dan nyaman. Hadapkan hati dan fikiran seluruhnya kepada Allah penguasa alam semesta dengan ikhlas dan tawadhu. Hembusan nafas berakhir bersamaan dengan berakhirnya bacaan do’a .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  11. Sujud pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarik nafas perlahan lahan sambil turun untuk sujud dan mengucapkan kalimat takbir ”Allahu akbar”. Selama sujud hembuskan nafas perlahan lahan sambil membaca kalimat tasbih : ”Subhana rabbiyal a’la …..Mahasuci Allah yang maha tinggi ” sebanyak yang bisa dibaca. Hembusan nafas berakhir bersamaan dengan berakhirnya kalimat tasbih.Ucapkan kalimat tasbih dengan tulus dan ikhlas, rasakan suasana relaks dan pasrah kepadaNya. Hembusan nafas berakhir bersamaan dengan berakhirnya ucapan tasbih. Lama sujud tergantung kekuatan nafas dan jumlah kalimat tasbih yang dapat diucapkan. Rasakan suasana yang betul betul relaks dan pasrah padaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  12. Duduk Iftirash&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarik nafas perlahan lahan sambil duduk dari sujud dengan mengucapkan kalimat takbir. Ketika duduk Iftirash hembuskan nafas perlahan lahan sambil membaca do’a :” Robighfirli, warhamni, wajburnii, warfa’nii, warzuqnii, wahdinii, wa’afinii, wa’fu’annii …….Ya Tuhanku , ampuni aku, rahmati aku, tutupi nkeburukanku, angkat derajatku, beri aku rezeki, beri aku petunjuk, sehatkan aku, ma’afkan aku…”. Ucapkan do’a dengan sungguh sunguh, ikuti dengan ikhlas dan penuh perasaan, jangan tergesa gesa. Nikmati kata demi kata dalam do’a ini, rasakan getaran dari setiap kalimat do’a yang diucapkan. Ini adalah do’a untuk kehidupan yang ideal. Jika Allah mengabulkan do”a ini anda tidak akan menderita, gelisah, tertekan, bingung, dan hidup dalam kemiskinan dan kekurangan. Anda akan mendapat ampunan, rahmat dan berkah, ditutupi keburukannya, diangkat derajatnya, mendapat bimbingan dalam menghadapi berbagai masalah, diberi badan yang sehat, dan ma’af dari Allah. Usahakan hembusan nafas berakhir bersamaan dengan berakhirnya bacaan do’a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  13. Sujud kedua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarik nafas perlahan lahan sambil sujud dan mengucapkan kalimat takbir. Selama sujud hembuskan nafas perlahan lahan sambil membaca kalimat tasbih : Subhana rabbiyal a’la …..Maha suci Allah yang maha tinggi” . Lakukan seperti pada butir 11. Setelah selesai , lanjutkan ke rakaat kedua. Tarik nafas perlahan lahan sambil berdiri dan mengucapkan kalimat takbir untuk melanjutkan kerakaat kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  14. Duduk tahiyyat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada duduk tahiyat awal sambil menghembuskan nafas perlahan lahan baca do’a : Attahiyatul mubaarokatus shalawatut thoyyibatulillaah. Assalamu alaika ayyuhanabiyyu warahmatullahi wabarakatuhu, Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan, dan kebaikan bagi Allah, salam rahmat dan berkahNya kupanjatkan padamu wahai nabi Muhammad…….. assalamualaina wa ala ibadillahisshoolihiin , Asyhaduallaa ilaaha illallahu wa assyhadu anna muhammadarrasuulullah, Allahhumma sholli ala muhammad wa ala aali muhammad…..Salam kesalamatan semoga tetap bagi kami seluruh hamba hambaNya yang saleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah , dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan juga kepada keluarga nabi Muhammad ” . Pada tahiyyat akhir ditambahkan kalimat :….kama sholaita ala ibrahiim wa ala aali ibraahim , wa barik ala aali Muhammad wa aala ali Muhammad, Kama barakta ala aali Ibrahiim wa ala aali Ibrahiim fil alamiina innaka hamiidun maajiid….Sebagaiman Engkau pernah memberi rahmat kepada keluarga nabi Ibrahim, Berikanlah keberkahan kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah nmemberi keberkahan kepada Nabi Ibrahiim dan keluarga nya. Diseluruh alam semesta Engkaulah yang maha terpuji dan maha mulia ” . Jika hembusan nafas berakhir sebelum bacaan do’a selesai, tarik lagi nafas baru dan lanjutkan bacaan do’a sambil menghembuskan nafas perlahan lahan. Setelah selesai ucapkan salam sambil menoleh ke kanan dan kiri nsebagai penutup seluruh kegioatan shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  15. Seluruh kegiatan shalat dilakukan dengan tenang, relaks dan tidak tergesa gesa. Resapi dan hayati setiap kalimat yang diucapkan dalam shalat. Insya Allah anda akan merasakan kenikmatan langsung dalam shalat ini. Jika gerakan shalat dan pengaturan nafas anda lakukan dengan betul, anda akan merasakan hawa hangat dan nyaman diseluruh tubuh. Badan terasa lebih segar selama shalat dan sesudah melakukan shalat. Jika anda mengidap tekanan darah tinggi, insya Allah shalat seperti ini akan menurunkan tekanan darah anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek nyata shalat khusuk dalam kehidupan sehari hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat yang dilakukan dengan benar dan khusuk akan menimbulkan efek yang nyata dalam kehidupan sehari hari. Beberapa indikator yang dapat anda rasakan dalam kehidupan sehari hari sebagai hasil dari shalat yang benar dan khusuk antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Badan terasa lebih segar dan relaks selama dan sesudah mengerjakan shalat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Anda bisa merasakan suatu perasan nikmat dan asyik ketika mengerjakan shalat, hati dan fikiran terasa relaks dan focus pada kalimat yang dibaca. Adakalanya perasaan anda terbawa hanyut oleh ayat yang dibaca hingga badan bergetar dan kadang kala anda menangis karena merasakan kedahysatan Allah , kasih sayang dan azab -Nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Hati dan fikiran selalu merasa bahagia, nyaman, tentram, optimis dalam menjalankan kehidupan jauh dari perasaan sedih, duka, cemas, takut , putus asa, tertekan dan stress berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. Memiliki daya tahan yang tinggi terhadap cobaan dan tekanan hidup. Berbagai musibah dan kesulitan yang menghadang tidak menyebabkan nya patah semangat dan berputus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. Terpelihara dari melakukan perbuatan tercela dan perbuatan keji lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   6. Memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi dalam menyelesaikan dan menghadapi berbagai masalah yang datang menghadang dalam kehidupan sehari hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   7. Tidak takut menghadapi ancaman dari manapun, ia hanya tunduk dan takut pada Allah Subhanahu wataala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda belum melaksanakan shalat dengan benar dan khusuk, anda akan mendapatkan efek yang berlawanan dari hal yang telah disebutkan diatas. Beberapa indikator yang bisa anda amati dan rasakan jika anda belum melakukan shalat dengan benar dan khusuk antara lain sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Shalat terasa sebagai beban dan dirasakan sebagai suatu kegiatan yang membosankan. Selama mengerjakan shalat fikiran melayang kemana mana . dan ada keinginan untuk segera selesai dari mengerjakan shalat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Shalat tidak meninggalkan bekas yang nyata dalam kehidupan sehari hari. Hati dan fikiran sering dirongrong perasaan gelisah, sedih, cemas, kecewa, putus asa, tertekan dan stres berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Daya tahan terhadap cobaan dan tekanan hidup sangat lemah, mudah panik dan putus asa. Sehingga sering tergiur untuk mencari pertolongan alternatif seperti paranormal, dukun, ajimat dan perbuatan musyrik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. Kecerdasan spiritual lemah sehingga mudah tergiur untuk melakukan perbuatan tercela dan keji lainnya demi mendapatkan apa yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. Sangat takut terhadap acaman manusia dan lain sebagainya, rasa takut tersebut mengalahkan rasa takutnya pada Allah, hingga mudah tergelincir pada perbuatan tercela dan perbuatan musyrik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, mari kita tingkatkan mutu shalat kita masing masing, dengan berusaha untuk mengerti dan memahami setiap ayat atau kalimat yang kita ucapkan dalam shalat kita sehari hari. Perhatikan perubahan yang terjadi setelah anda bisa melaksanakan shalat dengan benar dan khusuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat  [-O&lt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://forum.xteamweb.com/index.php/topic,11003.0.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-5330746574598312630?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/5330746574598312630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=5330746574598312630' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5330746574598312630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5330746574598312630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2009/05/mencapai-sholat-khusuk.html' title='MENCAPAI SHOLAT KHUSUK'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-8520219974149768012</id><published>2008-11-10T05:26:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T05:27:13.967-08:00</updated><title type='text'>Bingkisan Paling Berharga Untuk si Kecil Adalah Aqidah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penulis: Ummu Ayyub&lt;br /&gt;Dimurojaah oleh: Ustadz Subhan Khadafi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fase kanak-kanak merupakan tempat yang subur bagi pembinaan dan pendidikan. Masa kanak-kanak ini cukup lama, dimana seorang pendidik bisa memanfaatkan waktu yang cukup untuk menanamkan dalam jiwa anak, apa yang dia kehendaki. Jika masa kanak-kanak ini dibangun dengan penjagaan, bimbingan dan arahan yang baik, dengan izin Allah subhanahu wata’ala maka kelak akan tumbuh menjadi kokoh. Seorang pendidik hendaknya memanfaatkan masa ini sebaik-baiknya. Jangan ada yang meremehkan bahwa anak itu kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat masa ini adalah masa emas bagi pertumbuhan, maka hendaknya masalah penanaman aqidah menjadi perhatian pokok bagi setiap orang tua yang peduli dengan nasib anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanaman Aqidah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aqidah islamiyah dengan enam pokok keimanan, yaitu beriman kepada Allah subhanahu wata’ala, para malaikat, kitab-kitab, para rasul, hari akhir, serta beriman pada qadha’ dan qadar yang baik maupun yang buruk, mempunyai keunikan bahwa kesemuanya merupakan perkara gaib. Seseorang akan merasa hal ini terlalu rumit untuk dijelaskan pada anak kecil yang mana kemampuan berfikir mereka masih sangat sederhana dan terbatas untuk mengenali hal-hal yang abstrak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya setiap bayi yang lahir diciptakan Allah subhanahu wa ta’ala di atas fitrah keimanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman dalam QS. Al Α’rof: 172 yang artinya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan (ingatlah) ketika Rabb-mu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman) ‘Bukankah Aku ini Rabb-mu?’ Mereka menjawab, ‘Betul (Engkau Rabb kami), kami menajdi saksi.’ (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan, ‘Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang yang lengah terhadap ini (keesaan Allah).’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah bagian dari karunia Allah subhanahu wata’ala pada hati manusia bahwa Dia melapangkan hati untuk menerima iman di awal pertumbuhannya tanpa perlu kepada argumentasi dan bukti yang nyata. Dengan demikian, menanamkan keyakinan bukan dengan mengajarkan ketrampilan berdebat dan berargumentasi, akan tetapi caranya adalah menyibukkan diri dengan al Quran dan tafsirnya, hadits dan maknanya serta sibuk dengan ibadah-ibadah. Kita perlu membuat suasana lingkungan yang mendukung, memberi teladan pada anak, banyak berdoa untuk anak, dan hendaknya kita tidak melewatkan kejadian sehari-hari melainkan kita menjadikannya sebagai sarana penanaman pendidikan baik itu pendidikan aqidah maupun pendidikan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teladan Kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita perhatikan para rasul dan nabi, mereka selalu memberikan perhatian yang besar terhadap keselamatan aqidah putera-putera mereka. Perhatian nabi Ibrahim, diantaranya adalah sebagaimana terdapat dalam firman Allah subhanahu wata’ala yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yaqub. (Ibrahim berkata): Hai anak-anakku, sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama islam.” (QS. Al Baqoroh: 132)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: Ya Rabb-ku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyembah berhala-berhala.” (QS. Ibrahim: 35)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga Lukman mempunyai perhatian yang besar pada puteranya sebagaimana wasiatnya yang disebutkan dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Luqman berkata): Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasnya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.” (QS. Luqman: 16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan (ingatlah) ketika luqman berkata kepada anaknya, di waktu dia memberi pelajaran kepadanya: Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kedzaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Masih Kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian terhadap masalah aqidah hendaknya diberikan sejak anak masih kecil. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasalam memberikan perhatian kepada anak-anak meski mereka masih kecil. Beliau membuka jalan dalam membina generasi muda, termasuk diantaranya Ali bin Abi Thalib yang beriman kepada seruan nabi ketika usianya kurang dari sepuluh tahun. Begitu juga dalam menjenguk anak-anak yang sakit pun beliau memanfaatkan untuk menyeru mereka kepada Islam yang ketika itu di hadapan kedua orang tua mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga bisa melihat bagaimana Rosulullah shallallahu ‘alaihi wasalam mengajarkan permasalahan aqidah pada Ibnu Abas radhiyallahu ‘anhu yang pada saat itu dia masih kecil. Imam Tirmidzi meriwayatkan hadits dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu bahwa ia berkata: Pada suatu hari saya pernah membonceng di belakang Rasulullah lalu beliau bersabda, “Wahai anak muda, sesungguhnya aku mengajarkan kepadamu beberapa kalimat. Jagalah Allah, niscaya Ia juga akan menjagamu. Jagalah Allah niscaya engkau akan mendapati-Nya ada di hadapanmu. Apabila engkau meminta sesuatu, mintalah kepada Allah. Ketahuilah, andaikan saja umat seluruhnya berkumpul untuk memberikan kemanfaatan kepadamu mereka tidak akan bisa memberikan manfaat kepadamu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan untukmu. Dan andaikan saja mereka bersatu untuk menimpakan kemudharatan terhadapmu, mereka tidak akan bisa memberikan kemudharatan itu terhadapmu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan lembar catatan telah kering.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika para teladan kita begitu perhatian dengan anak-anak sejak mereka masih kecil, maka sangat mengherankan jika kita membiarkan anak-anak kita tumbuh dengan kita biarkan begitu saja terdidik oleh lingkungan dan televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak kita dapati bahwa oleh banyak orang, anak kecil dianggap tidak layak untuk diberi penjelasan mengenai Al Quran dan maknanya, dianggap tidak berhak untuk diberi perhatian terhadap mentalitasnya. Terkadang dengan berdalih “Kemampuan berfikir anak kecil masih sederhana, maka tidak baik membebani mereka dengan hal-hal yang rumit dan berat. Tidak baik membebani anak di luar kesanggupan mereka.” Atau kita juga banyak mendapati ketika anak terjatuh pada kesalahan-kesalahan, mereka membiarkan begitu saja dengan berdalih “Ah… tidak apa-apa, mereka kan masih kecil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalih yang disampaikan memang tidak sepenuhnya salah, namun sayangnya tidak diletakkan pada tempatnya. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maroji’: Manhaj At-Tarbiyyah An-Nabawiyyah lit-Tilf (terj. Mendidik Anak Bersama Nabi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel www.muslimah.or.id&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-8520219974149768012?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/8520219974149768012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=8520219974149768012' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/8520219974149768012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/8520219974149768012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/11/bingkisan-paling-berharga-untuk-si.html' title='Bingkisan Paling Berharga Untuk si Kecil Adalah Aqidah'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-4405045626320563434</id><published>2008-11-10T05:12:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T05:24:14.316-08:00</updated><title type='text'>Setelah Kita Dimasukkan ke Liang Kubur…</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="PostContent"&gt; &lt;p&gt;Penulis: Ummu Salamah Farosyah dan Ummu Rumman&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adakah dari kita yang tidak mengetahui bahwa suatu ketika akan datang kematian pada kita. Allah Ta’ala telah berfirman, yang artinya, &lt;em&gt;“Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian. Dan kami benar-benar akan menguji kalian dengan kejelekan dan kebaikan, dan kepada kamilah kalian akan dikembalikan.”&lt;/em&gt; (QS. Al Anbiyaa’: 35). Ya, setiap dari kita insya Allah telah menyadari dan menyakini hal ini. Tetapi kebanyakan orang telah lalai atau bahkan sengaja melalaikan diri mereka sendiri. Satu persatu orang yang kita kasihi telah pergi (meninggal-ed) tapi seakan-akan kematian mereka tidak meninggal faidah bagi kita, kecuali rasa sedih akibat kehilangan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-132"&gt;&lt;/span&gt;Saudariku, kematian adalah benar adanya. Begitu pula dengan kehidupan setelah kematian. Kehidupan akhirat, inilah yang seharusnya kita tuju. Kampung akhiratlah tempat kembali kita. Maka persiapkanlah bekal untuk menempuh jauhnya perjalanan. Allah Ta’ala berfirman, yang artinya, &lt;em&gt;“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan hanya permainan dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”&lt;/em&gt; (QS. Al An’am: 32)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketahuilah wahai hamba Allah! Bahwa kuburan adalah persinggahan pertama menuju akhirat. Orang yang mati, berarti telah mengalami kiamat kecil. Apabila seorang hamba telah dikubur, akan diperlihatkan kepadanya tempat tinggalnya nanti pada pagi hari, yakni antara waktu fajar dan terbit matahari, serta waktu sore, yakni antara waktu dzhuhur hingga maghrib. Apabila ia termasuk penghuni Jannah, akan diperlihatkan tempat tinggalnya di Jannah, dan apabila ia termasuk penghuni Naar, akan diperlihatkan tempat tinggalnya di Naar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Fitnah Kubur&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fitnah secara bahasa berarti ujian (&lt;em&gt;ikhtibaar&lt;/em&gt;), sedangkan secara istilah fitnah kubur adalah pertanyaan yang ditujukan kepada mayit tentang Rabbnya, agamanya dan Nabinya. Hal ini benar berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah. (Lihat &lt;em&gt;Syarah Lum’atul I’tiqod&lt;/em&gt; hal 67, syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diriwayat oleh Bukhari dan Muslim dari hadits Al Barra’ bin ‘Azib bahwasanya ketika seorang mayit telah selesai dikuburkan dan dihadapkan pada alam akhirat, maka akan datang padanya dua malaikat (yaitu malaikat Munkar dan Nakir) yang akan bertanya kepada sang mayit tiga pertanyaan.&lt;br /&gt;Pertanyaan pertama, &lt;em&gt;“Man Robbuka?”&lt;/em&gt; … Siapakah Robbmu?&lt;br /&gt;Kedua, &lt;em&gt;“Wa maa diinuka?”&lt;/em&gt; … dan apakah agamamu?&lt;br /&gt;Ketiga, &lt;em&gt;“Wa maa hadzaar rujululladzii bu’itsa fiikum?”&lt;/em&gt; … dan siapakah orang yang telah diutus di antara kalian ini?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga pertanyaan inilah yang disebut dengan fitnah kubur. Oleh karena itu, tiga pertanyaan pokok ini merupakan masalah besar yang penting dan mendesak untuk diketahui. Wajib bagi setiap manusia untuk mengetahui, meyakini dan mengamalkan hal ini, baik secara lahir maupun bathin. Tidak seorang pun dapat beralasan untuk tidak mengetahui tiga hal tersebut dan tidak mempelajarinya. Bahkan ketiga hal ini harus dipelajari sebelum hal lain. Perhatikanlah hal ini wahai saudariku!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga pertanyaan ini juga awal dari nikmat dan siksaan di alam kubur. Orang-orang yang bisa menjawab adalah orang-orang yang paham, yakin dan mengamalkannya selama hidup sampai akhir hayat dan meninggal dalam keimanan. Seorang mukmin yang bisa menjawab ketiga pertanyaan, maka dia akan memperoleh nikmat kubur. Adapun orang kafir yang tidak bisa menjawabnya, maka dia akan dihadapkan kepada adzab kubur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saudariku, Allah Ta’ala telah berfirman dalam Al Qur’an surah Ibrahim 27, yang artinya, &lt;em&gt;“Allah Meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat, dan Allah akan Menyesatkan orang-orang yang dzalim dan Memperbuat apa yang Dia kehendaki.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ibnu Katsir yang dimaksud dengan “ucapan yang teguh” adalah seorang mukmin akan teguh di atas keimanan dan terjaga dari syubhat dan ia akan terjaga di atas keimanan. Sedangkan di akhirat, ia akan meninggal dalam keadaan &lt;em&gt;husnul khatimah&lt;/em&gt; (dalam keadaan beriman) dan bisa menjawab tiga pertanyaan.&lt;br /&gt;Kita memohon kepada Allah semoga Dia meneguhkan iman kita ketika masih hidup dan ketika akan meninggal dunia. Meneguhkan kita ketika menjawab ketiga pertanyaan serta ketika dibangkitkan kelak di akhirat. Keteguhan iman di dunia dan akhirat, inilah hakikat kebahagiaan yang sesungguhnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bentuk-Bentuk Siksa Kubur&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saudariku, telah disebutkan bahwa seorang yang kafir akan disiksa karena tidak bisa menjawab ketiga pertanyaan. Akan tetapi, bukan berarti seorang mukmin pasti akan terlepas dari adzab kubur. Seorang mukmin bisa saja diadzab disebabkan maksiat yang dilakukannya, kecuali bila Allah mengampuninya.&lt;br /&gt;Syaikh Abu Ja’far Ahmad bin Muhammad Ath Thahawi berkata dalam kitabnya &lt;em&gt;Aqidah Ath-Thahawiyah&lt;/em&gt;, “Kita mengimani adanya adzab kubur bagi orang yang berhak mendapatkannya, kita mengimani juga pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir kepadanya di dalam kubur tentang Rabbnya, agamanya, dan Nabinya berdasar kabar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam serta para sahabat ridhwanallahu ‘alaihim ajma’in. Alam kubur adalah taman-taman jannah atau kubangan Naar.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antara bentuk-bentuk adzab kubur dan kriteria orang yang mengalaminya:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dipecahkan kepalanya dengan batu, kemudian Allah tumbuhkan lagi kepalanya, dipecahkan lagi demikian seterusnya. Ini adalah siksa bagi orang yang mempelajari Al-Qur’an lalu tidak mengamalkannya dan  juga siksa bagi orang yang meninggalkan sholat wajib.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dibelah ujung mulut hingga ke belakang kepala, demikian juga hidung dan kedua matanya. Merupakan siksa bagi orang yang pergi dari rumahnya di pagi hari lalu berdusta dan kedustaannya itu mencapai ufuk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada kaum lelaki dan perempuan telanjang berada dalam bangunan menyerupai tungku. Tiba-tiba datanglah api dari bawah mereka. Mereka adalah para pezina lelaki dan perempuan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dijejali batu, ketika sedang berenang, mandi di sungai. Ini merupakan siksa bagi orang yang memakan riba.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kaum yang separuh jasadnya bagus dan separuhnya lagi jelek adalah kaum yang mencampurkan antara amal shalih dengan perbuatan jelek, namun Allah mengampuni perbuatan jelek mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kaum yang memiliki kuku dari tembaga, yang mereka gunakan untuk mencakari wajah dan dada mereka. Mereka adalah orang-orang yang suka memakan daging orang lain (menggunjing) yakni membicarakan aib mereka.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Adzab dan nikmat kubur adalah benar adanya berdasarkan Al Qur’an, As Sunnah dan ‘ijma ahlu sunnah. Nabi shallahu ‘alaihi wasallam selalu memohon perlindungan kepada Allah dari adzab kubur dan memerintahkan umatnya untuk melakukan hal itu. Dan hal ini hanya diingkari oleh orang-orang &lt;em&gt;Mulhid&lt;/em&gt; (atheis). Mereka mengatakan bahwa seandainya kita membongkar kuburan tersebut, maka akan kita dapati keadaannya seperti semula. Namun, dapat kita bantah dengan dua hal:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dengan dalil Al Qur’an dan Sunnah dan ‘ijma salaf yang menunjukkan tentang adzab kubur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sesungguhnya keadaan akhirat tidak bisa disamakan dengan keadaan dunia, maka adzab atau nikmat kubur tidaklah sama dengan apa yang bisa ditangkap dengan indra di dunia. (Diringkas dari &lt;em&gt;Syarah Lum’atul I’tiqod&lt;/em&gt;, hal 65-66)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Banyak hadits-hadits mutawatir dari Nabi &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; tentang pembuktian adzab dan nikmat kubur bagi mereka yang berhak mengecapnya. Demikian juga pertanyaan Munkar dan Nakir. Semua itu harus diyakini dan diimani keberadaannya. Dan kita tidak boleh mempertanyakan bagaimananya. Sebab akal memang tidak dapat memahami bentuk sesungguhnya. Karena memang tak pernah mereka alami di dunia ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketahuilah, bahwa siksa kubur adalah siksa di alam Barzakh. Barangsiapa yang mati, dan berhak mendapatkan adzab, ia akan menerima bagiannya. Baik ia dikubur maupun tidak. Meski dimangsa binatang buas, atau terbakar hangus hingga menjadi abu dan bertaburan dibawa angin; atau disalib dan tenggelam di dasar laut. Ruh dan jasadnya tetap akan mendapat siksa, sama seperti orang yang dikubur. (lihat &lt;em&gt;Tahdzib Syarh Ath Thahawiyah&lt;/em&gt;, Syaikh Abdul Akhir Hammad al Ghunaimi)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah Adzab Kubur terjadi terus-menerus atau kemudian berhenti ?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka jawaban untuk pertanyaan ini ada dua macam:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, untuk orang kafir yang tidak bisa menjawab ketiga pertanyaan, maka adzab berlangsung terus-menerus. Sebagaimana firman Allah Ta’ala, yang artinya, &lt;em&gt;“Kepada mereka ditampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat (Dikatakan pada malaikat): Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam adzab yang sangat keras.”&lt;/em&gt; (QS. Ghafir: 46)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian juga dalam hadits Al Barra’ bin ‘Azib tentang kisah orang kafir, &lt;em&gt;“Kemudian dibukakan baginya pintu Naar sehingga ia dapat melihat tempat tinggalnya di sana hingga hari kiamat.”&lt;/em&gt; (HR. Imam Ahmad)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, untuk para pelaku maksiat yang ringan kemaksiatannya, maka adzab hanya berlangsung beberapa waktu kemudian berhenti. Mereka disiksa sebatas dosanya, kemudian diberi keringanan. (lihat &lt;em&gt;Tahdzib Syarh Ath Thahawiyah&lt;/em&gt;, Syaikh Abdul Akhir Hammad al Ghunaimi)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saudariku, semoga Allah Melindungi kita dari adzab kubur dan memudahkan perjalanan setelahnya. Seringan apapun adzab kubur, tidak ada satupun dari kita yang sanggup menahan penderitaannya. Begitu banyak dosa telah kita kerjakan… maka jangan siakan waktu lagi untuk bertaubat. Janganlah lagi menunda berbuat kebaikan. Amal perbuatan kita, kita sendirilah yang akan mempertanggungjawabkannya dan mendapatkan balasannya. Jika bukan kita sendiri yang beramal shalih demi keselamatan dunia dan akhirat kita, maka siapa lagi ???&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sungguh indah nasihat Yazid Ar Riqasyi &lt;em&gt;rahimahullah&lt;/em&gt; yang dikatakannya pada dirinya sendiri, &lt;em&gt;“Celaka engkau wahai Yazid! Siapa yang akan mendirikan shalat untukmu setelah engkau mati? Siapa yang akan berpuasa untukmu setelah engkau mati? Siapa yang akan memintakan maaf untukmu setelah engkau mati?”&lt;/em&gt; Lalu ia berkata, &lt;em&gt;“Wahai manusia, mengapa kalian tidak menangis dan meratapi dirimu selama sisa hidupmu. Barangsiapa yang akhirnya adalah mati, kuburannya sebagai rumah tinggalnya, tanah sebagai kasurnya dan ulat-ulat yang menemaninya, serta dalam keadaan demikian ia menunggu hari kiamat yang mengerikan. Wahai, bagaimanakah keadaan seperti ini?”&lt;/em&gt; Lalu beliau menangis. &lt;em&gt;Wallahu Ta’ala a’lam.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Maraji’:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Aqidah Ath-Thahawiyah&lt;/em&gt;, Syaikh Abu Ja’far Ahmad bin Muhammad Ath Thahawi (diambil dari &lt;em&gt;Mutuunut Tauhidi wal ‘Aqiidati&lt;/em&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Syarah Al Waajibaat al Mutahattimaat al Ma’rifah ‘alaa kulli Muslim wa Muslimah&lt;/em&gt; (edisi terjemah), Syaikh Ibrahim bin asy-Syaikh Shalih bin Ahmad al Khuraishi, Pustaka Imam Syafi’i&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Syarah Lum’atul I’tiqod&lt;/em&gt;, Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Tahdzib Syarh Ath Thahawiyah&lt;/em&gt; (jilid 2. edisi Terjemah), Syaikh Abdul Akhir  Hammad al Ghunaimi, Penerbit At Tibyan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artikel www.muslimah.or.id&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-4405045626320563434?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/4405045626320563434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=4405045626320563434' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4405045626320563434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4405045626320563434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/11/setelah-kita-dimasukkan-ke-liang-kubur.html' title='Setelah Kita Dimasukkan ke Liang Kubur…'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-2050381007052741384</id><published>2008-11-10T05:01:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T05:04:04.483-08:00</updated><title type='text'>Qana’ah Sifat Mulia yang Harus di Miliki Para Istri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     Kategori &lt;a href="http://jilbab.or.id/archives/category/keluarga/" title="View all posts in Keluarga" rel="category tag"&gt;Keluarga&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://jilbab.or.id/archives/category/fiqih-muslimah/nikah/" title="View all posts in Nikah" rel="category tag"&gt;Nikah&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://jilbab.or.id/archives/category/pribadi-shalihah/" title="View all posts in Pribadi Shalihah" rel="category tag"&gt;Pribadi Shalihah&lt;/a&gt; by ummuraihanah    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sikap qana’ah atau menerima apa adanya (nrimo) pada masalah kebendaan (duniawi) dalam kehidupan suami istri sangat dibutuhkan.Terutama bagi seorang istri tanpa adanya sifat qana’ah maka bisa dibayangkan bagaimana susahnya seorang suami.Setiap tiba dirumah maka yang terdengar adalah keluhan-keluhan, belum punya ini belum punya itu, ingin beli perhiasan, pakaian baru, sepatu baru, jilbab baru,perkakas rumah tangga, furniture, dan lain-lainnya.&lt;span id="more-27"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah bila sang suami memiliki banyak harta apabila tidak maka yang terjadi adalah pertengkaran dan perselisihan melihat kedudukan suami dengan sebelah mata karena gaji yang kecil .Terkadang keluar keluhan bila si Fulan bisa mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar mengapa engkau tidak???sehingga impian membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah warrahmah semakin jauh.Hati menjadi resah dan gundah lalu hilanglah rasa syukur, baik kepada suami maupun kepada Allah.Bila hal ini sudah menimpa pada seorang istri maka waspadalah ya ukhti,….sesungguhnya engkau telah membebani suamimu diluar kemampuannya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Engkau telah membuatnya terlalu sibuk dengan dunia untuk memenuhi segala keinginanmu. Berapa banyak kaum suami yang meninggalkan majelis ilmu syar’i demi mengejar uang lemburan? sebelum menikah rajin datang ke tempat majelis ilmu setelah menikah jarang terlihat lagi, mungkin tadinya datang setiap minggu sekarang frekuensinya menjadi sebulan dua kali atau sekali bahkan mungkin tidak datang lagi!!! Atau berapa banyak kaum suami yang rela menempuh jalan yang diharamkan Allah Ta’ala demi membahagiakan sang istri tercinta.Yang terakhir ini banyak ditempuh oleh para suami yang minim sekali ilmu agamanya sehingga demi ‘’senyuman sang istri” rela ia menempuh jalan yang dimurkai-Nya.Wal’iyyadzu billah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Duhai, para istri…engkau adalah sebaik-baik perhiasan diatas muka bumi ini bila engkau memahami dienmu. Maka jadilah wanita dan istri yang shalihah,itu semua bisa dicapai bila engkau mampu mengendalikan hawa nafsumu, bergaul hanya dengan kawan-kawan yang shalihah dan berilmu,dan tutuplah matamu bila engkau melihat sesuatu yang tidak mungkin bisa engkau raih, lihatlah kebawah masih banyak yang lebih menderita dan lebih miskin hidupnya dibandingkan engkau. Maka akan kau temui dirimu menjadi orang yang mudah mensyukuri nikmat-Nya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sifat qana’ah ibarat mutiara yang terpendam di bawah laut, barangsiapa yang bisa mengambilnya dan memilikinya maka beruntunglah ia.Seorang istri yang memiliki sifat qana’ah ini maka dapat membawa ketentraman dan kedamaian dalam rumah tangganya. Suami merasa sejuk berdampingan denganmu, rasanya akan enggan ia menjauh darimu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Betapa bahagianya para suami yang memiliki istri yang qana’ah, para istri bisa memiliki sifat ini bila ia mau berusaha sekuat tenaga dan berdo’a kepada Allah semata. Ya, Allah janganlah kau jadikan dunia satu-satunya keinginan utama kami, amin.Wallahu’alam bishawwab.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;http://jilbab.or.id/archives/27-qanaah-sifat-mulia-yang-harus-di-miliki-para-istri/#more-27&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-2050381007052741384?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/2050381007052741384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=2050381007052741384' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2050381007052741384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2050381007052741384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/11/qanaah-sifat-mulia-yang-harus-di-miliki.html' title='Qana’ah Sifat Mulia yang Harus di Miliki Para Istri'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-5377934982649026773</id><published>2008-11-05T03:32:00.001-08:00</published><updated>2008-11-05T03:41:44.042-08:00</updated><title type='text'>Hadirkan Khusyu' Dalam Shalat</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sesunguhnya Shalat merupakan salah satu kewajiban umat Islam yang bersifat praktis dan tentu saja amat besar pahalanya. Karena itu melakukan shalat dengan penuh kekhusyuan juga merupakan bagian yang sangat dianjurkan oleh syariat Islam. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Namun ternyata, untuk dapat khusyu dalam melakukan ibadah shalat tidaklah mudah. Hal ini memang wajar, karena iblis sudah bertekad untuk menggoda dan menyesatkan manusia. Seperti yang terungkap dalam Al Qur'an, iblis akan menggoda umat manusia dari segala penjuru, baik depan, belakang, kiri atau kanan. Dengan demikian tipu daya iblis yang paling hebat adalah berusaha memalingkan kekhusyuan orang yang sedang shalat dan menaburkan perasaan was-was dalam hati orang yang sedang shalat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h3&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Arti khusyu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sikap tenang, tentram, perlahan, penghormatan dan ketundukan serta sikap yang disertai perasaan takut kepada Allah dan perasaan selalu diawasiNya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h3&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ganjaran khusyu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Allah berfirman, " Sesungguhnya beruntunglah orang yang beriman, yaitu orang khusyu dalam shalatnya, Mereka itulah yang akan mewarisi syurga Firdaus dan mereka kekal didalamnya. " &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Dan juga dalam surat Al Ahzab; 35 " Allah memasukkan orang yang khusyu, baik laki maupun perempuan ke dalam hambahambaNya yang terpilih dan memberikan informasi bahwa mereka dijanjikan akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt; Beberapa Kiat Yang dapat Mendatangkan Kekhusyuan Dalam Shalat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;1. Persiapan diri untuk Shalat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Bagaimana mempersiapkan diri untuk sholat? Antara lain yaitu, berdo'a setelah adzan, berwudhu, membersihkan diri (gosok gigi), berhias dengan mengenakan baju yang bagus dan bersih serta menutup aurat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;2. Mengingat mati dalam shalat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Siapa tahu sebelum kita sempat melaksanakan sholat berikutnya, malaikat maut sudah datang menjemput kita. Maka laksanakanlah sholat seolah - olah sholat itu merupakan sholat kita yang terakhir. Sabda Nabi : Ingatlah kematian dalam shalatmu, sesungguhnya orang yang mengingat kematian dalam shalatnya, niscaya ia akan berusaha untuk menyempurnakan shalatnya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;3. Menghayati ayat dan Zikir yang dibaca&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Dengan menghayati ayat - ayat suci-Nya, kita berkomunikasi Allah. Mengerti apa arti dari bacaan shalat akan membuat kita lebih bisa menghayati dan menangis ketika berinteraksi dengan Sang Pencipta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;4. Menyadari bahwa Allah pasti mengabulkan do'a dalam Shalatnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Dalam bacaan shalat terkandung do'a. Contohnya dalam &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; Al Fatihah : Ihdinasshiratal Mustaqim. Shiratalladzina an'amta ‚alaihim. Ghairil Maghdubi ‚alaihi waladdhallin Artinya : Ya Allah ...tunjukkan kepadakau jalan yang lurus, yaitu jalan orangorang yang Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka bukan kepada jalan orang yang kau murkai/ jalan yang sesat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;5. Menghadap dan dekat dengan Tabir / Penghalang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Tujuannya ialah untuk membatasi pandangan orang yang sedang shalat agar lebih mudah untuk konsentrasi, menghindarkan diri dari lalu lalangnya orang, dan menjaga diri dari gangguan syetan. Sabda Nabi : Apabila salah seorang diantaramu shalat menghadap tabir niscaya syetan tidak dapat memutus shalatnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;6. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di atas dada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Posisi ini menunjukkan sikap seseorang yang meminta dengan penuh rendah hati dan ketundukan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;7. Memandang ke tempat sujud&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Rasulullah mencontohkan dalam shalatnya beliau senantiasa memandang ke tempat sujud saat melakukan shalat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;8. Membaca beragam surat, ayat, zikir dan do'a dalam shalat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Bacaan yang bervariasi pada tiap-tiap shalat, akan menimbulkan perasaan yang baru dalam menerima kandungan ayat, zikir dan do'a yang sedang dibaca. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;9. Melakukan sujud Tilawah bila membaca ayat sajadah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Gunanya agar dapat menambah kekhusyuan dan mengusir syetan. Sabda Nabi: Bila anak Adam membaca ayat sajadah kemudian melakukan sujud tilawah, syetan akan lari terbirit-birit sambil menangis dan berkata, aduh, celaka diriku, anak Adam diperintahkan sujud dan dia sujud maka baginya syurga, sedang aku diperintahkan sujud tapi akau enggan, maka bagiku neraka &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;10. Berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sabda Nabi: Sesungguhnya jika seseorang akan shalat, maka datanglah syetan untuk mengacaukan shalatnya dan membuatnya ragu sudah berapa rakaat yang dikerjakan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;11. Mengetahui keistimewaan khusyu dalam shalat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Salah satunya adalah dihapuskan dosanya selama 1 tahun selama dia tidak melakukan dosa besar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;12. Bersungguh-sungguh dalam Berdo'a di tempat tertentu terutama dalam sujud&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sabda Nabi: "Seseorang yang paling dekat kepada Allah ialah ketika dia dalam keadaan sujud. Maka perbanyaklah berdo'a dan bersungguh-sungguhlah dalam berdo'a niscaya permohonanmu akan dikabulkan" &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;13. Memperbanyak zikir sehabis Shalat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Misalnya istighfar tiga kali untuk meminta ampun atas kekurangan yang dilakukan selama sholat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h3&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Menghilangkan Kendala Yang Dapat Mengganggu Kekhusyuan Shalat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Berikut ini adalah berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kendala yang dapat mengganggu kekhusyuan shalat : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Menghilangkan sesuatu yang dapat      mengganggu orang shalat Ketika Aisyah akan memasang tirai bergambar, Rasul      melarang karena gambarnya dapat mengganggu dalam mengerjakan shalat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Tidak shalat dengan memakai      pakaian yang ada hiasan, tulisan, gambar, warna warni yang mengganggu      orang lain &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Jangan shalat sementara hidangan      telah tersedia Kita tidak akan shalat dengan khusyu karena hati kita akan      teringat pada makanan itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Jangan mengerjakan shalat sambil      menahan kencing atau buang air besar Sabda Nabi : Tidak boleh shalat      sedangkan makanan telah tersedia di hadapannya dan tidak boleh juga shalat      padahal ia menahan kencing atau buang air besar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Jangan shalat dalam keadaan      ngantuk Sabda Nabi: Bila salah seorang diantara kalian mengantuk, tidurlah      sampai hilang kantuknya baru shalat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Tidak shalat dibelakang orang yang      sedang bicara atau tidur Hal ini jelas dapat mengganggu konsentrasi,      apalagi jika obrolan dilakukan dengan suara keras. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Tidak menyibukkan diri dengan      meratakan kotoran (pasir, tanah, batu) pada tempat sujud Hendaklah hal ini      dilakukan sebelum sholat, bukan pada waktu sholat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Semoga bermanfaat, amin..... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sumber: Kiat Shalat Khusyu; Muhammad Al Munajjid&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  http://van.9f.com/article%20islam/khusyu_shalat.htm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-5377934982649026773?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/5377934982649026773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=5377934982649026773' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5377934982649026773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5377934982649026773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/11/hadirkan-khusyu-dalam-shalat.html' title='Hadirkan Khusyu&apos; Dalam Shalat'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-5485007123482513371</id><published>2008-11-05T02:40:00.000-08:00</published><updated>2008-11-05T02:42:02.252-08:00</updated><title type='text'>KEUTAMAAN HARI JUM'AT</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1&lt;/b&gt;. Hari Terbaik&lt;br /&gt;      Abu Hurairah z meriwayatkan bahwa Rasulullah y bersabada:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari       Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan       darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdo'a.&lt;br /&gt;      Abu Hurairah z berkata Rasulullah y bersabda:&lt;br /&gt;      " Sesungguhnya pada hari Jum'at terdapat waktu mustajab bila seorang       hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada       waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah y mengisyaratkan       dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu (H. Muttafaqun Alaih)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ibnu Qayyim Al Jauziah - setelah menjabarkan perbedaan pendapat tentang       kapan waktu itu - mengatakan: "Diantara sekian banyak pendapat ada       dua yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadits yang       sahih, pertama saat duduknya khatib sampai selesainya shalat. Kedua,       sesudah Ashar, dan ini adalah pendapat yang terkuat dari dua pendapat tadi       (Zadul Ma'ad Jilid I/389-390).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3&lt;/b&gt;. Sedekah pada hari itu lebih utama dibanding sedekah pada       hari-hari lainnya.&lt;br /&gt;      Ibnu Qayyim berkata: "Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan       sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan       dibanding bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab z menjelaskan:&lt;br /&gt;      "Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari       selainnya".(Mauquf Shahih)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4&lt;/b&gt;. Hari tatkala Allah l menampakkan diri kepada hamba-Nya yang       beriman di Surga.&lt;br /&gt;      Sahabat Anas bin Malik z dalam mengomentari ayat: "Dan Kami memiliki       pertambahannya" (QS.50:35) mengatakan: "Allah menampakkan diri       kepada mereka setiap hari Jum'at".&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5&lt;/b&gt;. Hari besar yang berulang setiap pekan.&lt;br /&gt;      Ibnu Abbas z berkata : Rasulullah y bersabda:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Hari ini adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi ummat Islam,       maka siapa yang hendak menghadiri shalat Jum'at hendaklah mandi terlebih       dahulu ……". (HR. Ibnu Majah)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;6&lt;/b&gt;. Hari dihapuskannya dosa-dosa&lt;br /&gt;      Salman Al Farisi z berkata : Rasulullah y bersabda:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Siapa yang mandi pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan,       merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan       masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya,       kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya       diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at". (HR. Bukhari).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;7.&lt;/b&gt; Orang yang berjalan untuk shalat Jum'at akan mendapat pahala       untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan       puasa.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Aus bin Aus z berkata: Rasulullah y bersabda:&lt;br /&gt;      "Siapa yang mandi pada hari Jum'at, kemudian bersegera berangkat       menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap       langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu       tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah".&lt;br /&gt;      (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;8&lt;/b&gt;. Wafat pada malam hari Jum'at atau siangnya adalah tanda       husnul khatimah, yaitu dibebaskan dari fitnah (azab) kubur.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Diriwayatkan oleh Ibnu Amru , bahwa Rasulullah y bersabda:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum'at atau malamnya,       niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur". (HR. Ahmad       dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani)&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;http://van.9f.com/keutamaan_jumat.htm&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-5485007123482513371?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/5485007123482513371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=5485007123482513371' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5485007123482513371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5485007123482513371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/11/keutamaan-hari-jumat.html' title='KEUTAMAAN HARI JUM&apos;AT'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-1733005993492330446</id><published>2008-11-05T00:34:00.000-08:00</published><updated>2008-11-05T00:47:37.101-08:00</updated><title type='text'>Nasehat Perkawinan</title><content type='html'>&lt;b&gt;(patut direnungkan nih)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat pembelajaran temen² yang akan menikah...  &lt;img src="http://forum.dudung.net/Smileys/Yahoo/5.gif" alt="Ngiceupan" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. KETIKA AKAN MENIKAH&lt;br /&gt;Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita&lt;br /&gt;Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. KETIKA MELAMAR&lt;br /&gt;Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. KETIKA AKAD NIKAH&lt;br /&gt;Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN&lt;br /&gt;Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa\' kan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan do\'a mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. SEJAK MALAM PERTAMA&lt;br /&gt;Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA&lt;br /&gt;Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tp jg semak belukar yg penuh onak dan duri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG&lt;br /&gt;Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK.&lt;br /&gt;Cintailah isteri atau suami anda 100%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. KETIKA TELAH MEMIKI ANAK.&lt;br /&gt;Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK.&lt;br /&gt;Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.KETIKA EKONOMI MEMBAIK&lt;br /&gt;Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI&lt;br /&gt;Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI&lt;br /&gt;Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.KETIKA MENDIDIK ANAK&lt;br /&gt;Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.KETIKA ANAK BERMASALAH&lt;br /&gt;Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.KETIKA ADA PIL.&lt;br /&gt;Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.KETIKA ADA WIL&lt;br /&gt;Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA&lt;br /&gt;Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19.KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS&lt;br /&gt;Gunakanlah formula 7 K&lt;br /&gt;1 Ketaqwaan&lt;br /&gt;2 Kasih sayang&lt;br /&gt;3 Kesetiaan&lt;br /&gt;4 Komunikasi dialogis&lt;br /&gt;5 Keterbukaan&lt;br /&gt;6 Kejujuran&lt;br /&gt;7 Kesabaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ini dapat bermanfaat  &lt;img src="http://forum.dudung.net/Smileys/Yahoo/3.gif" alt="Berkedip" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://forum.dudung.net/index.php/topic,7564.0.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-1733005993492330446?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/1733005993492330446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=1733005993492330446' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/1733005993492330446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/1733005993492330446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/11/nasehat-perkawinan.html' title='Nasehat Perkawinan'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-5427156284764965745</id><published>2008-11-05T00:26:00.000-08:00</published><updated>2008-11-05T00:28:07.828-08:00</updated><title type='text'>10 Tips Untuk Menjadi Suami Sukses</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai suami (saya) terkadang malez banget baca tips model begini. Kesannya teori banget, teori nggak segampang prakteknya. Tapi, berhubung pengen jadi suami yang baek, bolehlah ngintip tips-tips seperti ini. Siapa tahu bisa melestarikan hubungan suami-istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bagi yang sudah menikah berpuluh tahun atau belasan tahun, bisa menambahkan tips ini. Mudah-mudahan menjadi amal yang tak putus meskipun tanah sudah memeluk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingredients:&lt;br /&gt;- Kesabaran&lt;br /&gt;- Kesungguhan&lt;br /&gt;- 0% Gengsi sebagai suami atau laki-laki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Directions:&lt;br /&gt;10 Tips untuk Menjadi Suami yang Sukses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tampil rapih, bersih dan wangilah untuk istri anda. Kapan terakhir kali kita para suami pergi berbelanja baju yang bagus? Seperti halnya para suami yang ingin istrinya tampil cantik untuknya maka para istri pun sama yaitu ingin suaminya tampil tampan untuk mereka. Ingatlah bahwa Nabi Muhammad SAW selalu menggunakan siwak jika pulang ke rumah dan beliau menyukai wangi-wangian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Gunakan nama panggilan kesayangan khusus untuk istri anda. Nabi Muhammad SAW memberi nama kesayangan untuk istri-istrinya. Gunakan panggilan kesayangan untuk istri anda yang ia sukai dan jangan menggunakan nama panggilan yang bisa melukai perasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan perlakukan dia seperti halnya nyamuk. Kita tidak pernah memikirkan nyamuk sampai nyamuk tersebut menggigit kita. Dan jangan sampai para suami cuek, membiarkan istrinya seharian penuh dan hanya memberi perhatian ketika istrinya 'menggigit' atau minta diperhatikan. Jangan perlakukan para istri seperti halnya nyamuk; perlakukan mereka dengan baik dan berikan perhatian kepada mereka tanpa harus menunggu 'digigit'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jika para suami melihat ada yang salah dengan istri mereka, cobalah untuk diam dan tidak mengeluarkan komentar. Seperti itulah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW ketika beliau melihat sesuatu yang tidak cocok pada istri-istrinya. Inilah cara yang hanya dikuasai oleh sedikit laki-laki Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tersenyumlah ketika anda para suami melihat istri anda dan peluklah mereka dengan rutin. Senyum adalah sedekah bagi tiap Muslim yang melakukannya begitu pun dengan tersenyum kepada istri anda. Bayangkan hidup anda dengan dia yang selalu melihat anda tersenyum. Dan juga ingatlah sebuah hadits ketika Nabi Muhammad SAW mencium istrinya sebelum melaksanakan shalat meski saat itu beliau sedang berpuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berterima kasihlah kepada dia atas semua yang dilakukannya untuk anda. Lalu ucapkan terima kasih lagi. Contohnya ketika makan malam. Istri anda sudah memasak, membersihkan rumah dan banyak lagi pekerjaan yang harus ia lakukan. Dan kadang setelah selesai makan malam ucapan yang ia dapatkan adalah bahwa kurangnya garam dalam sop yang dimasak oleh istri anda. Jangan bersikap seperti itu; berterima kasihlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Minta kepada istri anda untuk menuliskan 10 hal terakhir yang anda lakukan untuknya yang bisa menyenangkan dia. Lalu lakukan dan kemudian minta lagi. Mungkin akan sulit jika anda menebak sendiri apa yang bisa menyenangkan istri anda. Anda tidak perlu menebak-nebak, tanyakan kepadanya, lalu lakukan dan ulangi terus sepanjang hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jangan anggap tidak penting permintaan istri anda. Buat istri anda nyaman. Terkadang para suami mungkin terlihat tidak bersemangat ketika istri mereka meminta sesuatu. Nabi Muhammad SAW mencontohkan kepada kita dalam suatu ketika kejadian Safiyyah RA menangis karena beliau menempatkan dia di onta yang lambat jalannya. Lalu beliau sapu air matanya, menghibur dia dan membawakan onta untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Bercanda dan bermainlah dengan istri anda. Lihat bagaimana Nabi Muhammad SAW sering balap lari dengan istrinya Siti Aisyah RA di gurun. Kapan terakhir kali kita bercanda dan bermain dengan istri kita seperti halnya yang pernah Nabi Muhammad SAW lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Selalu ingat sabda Nabi Muhammad SAW: "Sebaik-baik di antara kamu adalah yang paling baik pada keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku." Cobalah untuk menjadi yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa untuk berdoa kepada Allah SWT agar rumah tangga anda menjadi rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Sesungguhnya Allah SWT Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh : Muhammad AlShareef&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Islamway.com dengan sedikit modifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://forum.dudung.net/index.php/topic,12573.0.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-5427156284764965745?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/5427156284764965745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=5427156284764965745' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5427156284764965745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5427156284764965745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/11/10-tips-untuk-menjadi-suami-sukses.html' title='10 Tips Untuk Menjadi Suami Sukses'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-4945921231011187861</id><published>2008-11-04T23:58:00.000-08:00</published><updated>2008-11-05T00:21:24.029-08:00</updated><title type='text'>Bidadari itu: "Perempuan Shaleh"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Benarkah hadis yang mengatakan bahwa kebanyakan penghuni neraka itu perempuan?" tanya seorang murid kepada Imam Ja'far. Fakih besar abad kedua hijrah itu tersenyum. "Tidakkah anda membaca ayat Al-Qur'an - Sesungguhnya Kami menciptakan mereka sebenar-benarnya; Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta dan berusia sebaya (QS 56:36-37). Ayat ini berkenaan dengan para bidadari, yang Allah ciptakan dari perempuan yang saleh. Di surga lebih banyak bidadari daripada laki-laki mukmin." Secara tidak langsung, Imam Ja'far menunjukkan bahwa hadis itu tidak benar, bahwa kebanyakan penghuni surga justru perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis yang 'mendiskreditkan' perempuan ternyata sudah masyhur sejak abad kedua hijrah. Tetapi sejak itu juga sudah ada ahli agama yang menolaknya. Dari Imam Ja'far inilah berkembang mazhab Ja'fari, yang menetapkan bahwa akikah harus sama baik buat laki-laki maupun perempuan. Pada mazhab-mazhab yang lain, untuk anak laki-laki disembelih dua ekor domba, untuk anak perempuan seekor saja. Mengingat sejarahnya, mazhab Ja'fari lebih tua, karena itu lebih dekat dengan masa Nabi daripada mazhab lainnya. Boleh jadi, hadis-hadis yang memojokkan perempuan itu baru muncul kemudian: sebagai produk budaya yang sangat maskulin ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena banyak ayat turun membela perempuan, pada zaman Nabi para sahabat memperlakukan istri mereka dengan sangat sopan. Mereka takut, kata Abdullah, wahyu turun mengecam mereka. Barulah setelah Nabi meninggal, mereka mulai bebas berbicara dengan istri mereka (Bukhari). Umar, ayah Abdullah, menceritakan bagaimana perempuan sangat bebas berbicara kepada suaminya pada zaman Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Umar membentak karena istrinya membantahnya dengan perkataan yang keras istrinya berkata: Kenapa kamu terkejut karena aku membantahmu? Istri-istri Nabi pun sering membantah Nabi dan sebagian malah membiarkan Nabi marah sejak siang sampai malam. Ucapan itu mengejutkan Umar: Celakalah orang yang berbuat seperti itu. Ia segera menemui Hafsah, salah seorang istri Nabi: Betulkah sebagian di antara kalian membuat Nabi marah sampai malam hari? Betul, jawab Hafsah (Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut riwayat lain, sejak itu Umar diam setiap kali istrinya memarahinya. Aku membiarkannya, kata Umar, karena istriku memasak, mencuci, mengurus anak-anak, padahal semua itu bukan kewajiban dia. Anehnya, sekarang, di dunia Islam, pekerjaan itu dianggap kewajiban istri. Ketika umat Islam memasuki masyarakat industri, berlipat gandalah pekerjaan mereka. Berlipat juga beban dan derita mereka. Untuk menghibur mereka para mubalig (juga mubalighat) bercerita tentang pahala buat wanita saleh yang mengabdi (atau menderita) untuk suaminya: Sekiranya manusia boleh sujud kepada manusia lain, aku akan memerintahkan istri untuk sujud kepada suaminya (hadis 1). Bila seorang perempuan menyakiti suaminya, Allah tidak akan menerima salatnya dan semua kebaikan amalnya sampai dia membuat suaminya senang (hadis 2). Siapa yang sabar menanggung penderitaan karena perbuatan suaminya yang jelek, ia diberi pahala seperti pahala Asiyahbinti Mazahim (hadis 3). Setelah hadis-hadis ini, para khatib pun menambahkan cerita-cerita dramatis. Konon, Fathimah mendengar Rasul menyebut seorang perempuan yang pertama kali masuk surga. Ia ingin tahu apa yang membuatnya semulia itu. Ternyata, ia sangat menaati suaminya begitu rupa, sehingga ia sediakan cambuk setiap kali ia berkhidmat kepada suaminya. Ia tawarkan tubuhnya untuk icambuk kapan saja suaminya mengira service-nya kurang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini memang dibuat-buat saja. Tidak jelas asal-usulnya. Tetapi hadis-hadis itu memang termaktub dalam kitab-kitab hadis. Hadis 1: diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud. Tetapi Bukhari (yang lebih tinggi kedudukannya dari Abu Dawud) dan Ahmad meriwayatkan hadis sebagai berikut: Ketika Aisyah ditanya apa yang dilakukan Rasulullah di rumahnya, ia berkata: "Nabi melayani keperluan istrinya menyapu rumah, menjahit baju, memperbaiki sandal, dan memerah susu." Anehnya, hadis ini jarang disebut oleh para mubalig. Karena bertentangan dengan 'kepentingan laki-laki' ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis-hadis lainnya ternyata dipotong pada bagian yang merugikan laki-laki. Setelah hadis 2, Nabi berkata,"Begitu pula laki-laki menanggung dosa yang sama seperti itu bila ia menyakiti dan berbuat zalim kepada istrinya." Dan sebelum hadis 3, Nabi berkata, "Barang siapa yang bersabar (menanggung penderitaan) karena perbuatan istrinya yang buruk, Allah akan Memberikan untuk setiap kesabaran yang dilakukannya pahala seperti yang diberikan kepada Nabi Ayyub." Tetapi, begitulah, kelengkapan hadis ini jarang keluar dari khotbah Mubalig ( yang umumnya laki-laki ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sepeninggal Nabi, perempuan disuruh berkhidmat kepada laki-laki, sedangkan laki-laki tidak diajari berkhidmat kepada perempuan. Fikih yang semuanya dirumuskan laki-laki menempatkan perempuan pada posisi kedua. Beberapa gerakan Islam yang dipimpin laki-laki menampilkan ajaran Islam yang 'memanjakan' laki-laki. Ketika sebagian perempuan muslimat menghujat fikih yang mapan, banyak laki-laki saleh itu berang. Mereka dituduh agen feminisme Barat, budak kaum kuffar. Mereka dianggap merusak sunnah Nabi. Nabi saw berkata, "Samakanlah ketika kamu memberi anak-anakmu. Bila ada kelebihan, berikan kelebihan itu kepada anak perempuan." Ketika ada sahabat yang mengeluh karena semua anaknya perempuan, Nabi berkata, "Jika ada yang mempunyai anak perempuan saja, kemudian ia memeliharanya dengan sebaik-baiknya, anak perempuan itu akan menjadi pengahalang baginya dari api neraka (Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeknya, dahulukan perempuan, kata Nabi dahulu. Pokoknya utamakan laki-laki, teriak kita sekarang. (Jalaludin Rahmat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://forum.dudung.net/index.php/topic,3979.0.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-4945921231011187861?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/4945921231011187861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=4945921231011187861' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4945921231011187861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4945921231011187861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/11/bidadari-itu-perempuan-shaleh.html' title='Bidadari itu: &quot;Perempuan Shaleh&quot;'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-7848854442388705389</id><published>2008-10-20T23:52:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T23:54:14.635-07:00</updated><title type='text'>Faedah Surat Al-Fatihah</title><content type='html'>&lt;span style="color:yellow;"&gt;&lt;b&gt;Faedah Surat Al-Fatihah &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://cemulti.ajou.ac.kr/%7Ejunaid/images/bismilah.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Faedah Surat Al-Fatihah :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Abu Sa'id Al Khudri pernah bepergian dengan sejumlah sahabat kemudian mereka singgah disalah satu lembah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; dari lembah-lembah yang ada di Arab, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;lalu mereka meminta kepada penduduk lembah tersebut agar menerima mereka sebagai tamu. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tetapi penduduk lembah itu enggan menerima mereka.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kemudian pemimpin kampung itu disengat ( oleh seekor hewan ) &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;hingga mereka datang menemui para sahabat untuk meminta tolong, seraya berkata :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Apakah ada salah seorang diantara kalian yang bisa me-Ruqyah ( Jampi )?".&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Abu Sa'id Al Khudri berkata :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Saya, tetapi saya tidak bersedia me-Ruqyah untuk kalian &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;sehingga kalian memberikan kapada kami suatu pemberian".&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kemudian Abu Sa'id Al Khudri me-Ruqyah orang yang tesengat itu. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Setelah di-Ruqyah orang tersebut berdiri dengan gesit seolah-olah baru terlepas dari ikatan. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lalu mereka memberi para sahabat sejumlah kambing.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketika mereka kembali ( ke-Madinah ) mereka mengkhabarkan kepada Nabi SAW, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;lalu Nabi bersabda kepada Abu Sa'id Al Khudri :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Dengan apa kamu me-Ruqyahnya?".&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Abu Sa'id Al Khudri menjawab :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Dengan surat Al Fatihah".&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Nabi SAW bersabda :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Siapa yang memberi tahu kamu bahwa ini adalah Ruqyah?".&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Lalu Nabi SAW mengakui perbuatan mereka ( pertanda beliau setuju )"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;( HR. Bukhari )&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Faedah Lainnya dari Surat Al-Fatihah :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;1. Al Hamdulillah.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ada orang yang menderita sakit batuk, ayat Al HamdulIlahi ini ditulis pada pinggan putih, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;lalu dihapus dengan minyak wijen dan diminumkan, Insya Allah sembuh.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;2. Rabbil 'Aalamiin.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ingin disayang dan dicintai oleh orang lain, ayat Robbil 'Aalamiin ditulis pada pinggan putih, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;lalu dihapus dengan minyak wijen dan kemudian dipakai sebagai minyak rambut, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Insya Allah banyak orang yang sayang dan cinta kepadanya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;3. Ar Rahmaan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ada tanaman yang kurus ayat Ar-Rahmaani ini ditulis pada pinggan putih dan dihapus dengan air &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kemudian disiramkan pada tanaman yang kurus, Insya Allah akan subur terhindar dari berbagai jenis penyakit.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;4. Ar Rahiimi.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ada binatang galak atau musuh yang sudah mendekat, ayat ini ditulis pada kertas dan dipakai Insya Allah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; Binatang galak atau musuh pergi jauh.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;5. Maaliki Yaumid Diin.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ada orang yang baru mendirikan rumah ayat Maaliki Yaumid Diin ini ditulis pada kertas dan diletakan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; pada sudut rumah yang jumlahnya ada empat, Insya Allah akan selamat dari marabahaya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;6. Iyyaka Na'budu.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ada tanaman yang dihama tikus atau celeng / babi hutan, maka ayat Iyyaka Na'budu ini,&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ditulis pada kertas dan dimasukan dalam bambu, kemudian ditancapkan pada sudut sawah Insya Allah &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;tidak akan dihama oleh tikus atau celeng / babi hutan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;7. Wa Iyyaaka Nasta'iin.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ada binatang galak atau orang yang sedang mengamuk, maka ayat Wa Iyyaaka Nasta'iin dibaca tujuh kali &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Insya Allah akan selamat dari amukannya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;8. Ihdinash Shiraathal Mustaqiimi.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ada orang yang tersesat atau merasa bingung dalam hutan maupun dalam perjalanan, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;maka ayat ayat Ihdinash Shiraathal Mustaqiimi dibaca dengan memejamkanmata, Insya Allah tidak tersesat atau merasa bingung.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;9. Shiraathal Ladziina.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ada orang yang menjadi musuh atau orang yang menaruh kebencian kepadanya, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;maka dengan membaca ayat Shiraathal Ladziina dengan hati yang penuh ikhlas akan segera hilang kebenciannya &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;dan tidak memusuhinya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;10. An'amta Alaihim.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ada musuh, ambillah pasir dan dibacakan ayat An'amta Alaihim, kemudian disebarkan di depannya atau dibelakangnya, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;maka akan kelihatan lautan api oleh musuh dan dia tidak dapat melihat orangnya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;11. Ghairil Maghduubi Alaihim.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika kamu dalam perjalanan merasa sangat lapar dan tidak membawa bekal, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;maka ambillah daun yang dapat dimakan dan dibacakan ayat Ghairil Maghduubi Alaihim, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;lau dimakan Insya Allah tidak akan merasa lapar atau jika tidak ada daun, maka bacalah ayat ini pada telapak tangan, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kemudian diusapkan pada leher, Insya Allah akan lebih kuat menahan lapar.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;12. Walaadh Dhaaliin.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ada orang yang merasa benci, maka bacakanlah ayat ini dengan hati yang penuh ikhlas, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Insya Allah akan hilang bencinya dan berganti sayang.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:beige;"&gt;&lt;b&gt;13. Amiin&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika ada orang yang  menderita sakit lama belum sembuh, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;maka ambillah bawang putih, pala, cengkih tujuh butir dan jintan hitam semuanya ditulis Amiin &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;serta dibacakannya dengan hati yang penuh ikhlas, Insya Allah lekas sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://forum.xteamweb.com/index.php/topic,8139.0.html&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-7848854442388705389?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/7848854442388705389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=7848854442388705389' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/7848854442388705389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/7848854442388705389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/10/faedah-surat-al-fatihah.html' title='Faedah Surat Al-Fatihah'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-7755982770211430127</id><published>2008-10-20T23:48:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T23:49:52.227-07:00</updated><title type='text'>ISTIMEWANYA WANITA (dalam ISLAM)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah artikel tentang :Istimewanya seorang Wanita Semoga bermanfaat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi&lt;br /&gt;tidak sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada&lt;br /&gt;isterinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang&lt;br /&gt;tak ada pada lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk"MEMERDEKAKAN&lt;br /&gt;WANITA ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat&lt;br /&gt;yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak&lt;br /&gt;akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada&lt;br /&gt;ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah&lt;br /&gt;harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada&lt;br /&gt;suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan,ia perlu/wajib juga&lt;br /&gt;menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak,tetapi tahukah&lt;br /&gt;bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh&lt;br /&gt;makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan&lt;br /&gt;adalah syahid dan surga menantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabk an terhadap ! 4&lt;br /&gt;wanita, yaitu : Isterinya , ibunya, anak perempuannya dan saudara&lt;br /&gt;perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya&lt;br /&gt;ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya&lt;br /&gt;dan saudara lelakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana&lt;br /&gt;saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu :sembahyang 5 waktu,&lt;br /&gt;puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika&lt;br /&gt;taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia&lt;br /&gt;akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad&lt;br /&gt;fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita... kan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya,&lt;br /&gt;sampai kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan&lt;br /&gt;buatan mereka. (emansipasi ala western)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka&lt;br /&gt;sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala&lt;br /&gt;hukumnya / peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan&lt;br /&gt;dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana&lt;br /&gt;Rasulullah pernah mengajarkan agar kita (kaum lelaki)&lt;br /&gt;berbuat baik selalu (gently) terhadap isterimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak&lt;br /&gt;perempuan, mampu menjaga dan mengantarkannya menjadi muslimah&lt;br /&gt;yang baik, maka surga adalah jaminannya.. (untuk anak laki2 berlaku kaidah&lt;br /&gt;yang berbeda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd&lt;br /&gt;dan semu di dunia ini. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya&lt;br /&gt;surga menantimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://forum.xteamweb.com/index.php/topic,8087.0.html&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-7755982770211430127?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/7755982770211430127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=7755982770211430127' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/7755982770211430127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/7755982770211430127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/10/istimewanya-wanita-dalam-islam.html' title='ISTIMEWANYA WANITA (dalam ISLAM)'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-3604257700936220742</id><published>2008-10-20T23:43:00.001-07:00</published><updated>2008-10-20T23:45:02.368-07:00</updated><title type='text'>Keluarnya Dajjal Sebagai Pertanda Hari Kiamat...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah Imam Mahdi, satu penanda besar hari kiamat yang akan muncul adalah Dajjal. Dia berasal dari manusia dan merupakan sosok nyata. Kemunculannya akan didahului dengan sejumlah peristiwa besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara kewajiban seorang muslim adalah beriman kepada hari akhir dan apa yang akan terjadi sebelum dan setelahnya. Hari kiamat tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jibril ‘alaihissalam bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:&lt;br /&gt;“Kabarkanlah kepadaku kapan terjadi hari kiamat?” Rasulullah menjawab, “Orang yang ditanya tidak lebih tahu dari bertanya.” (HR. Muslim no. 1)&lt;br /&gt;Meskipun tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia, namun Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya telah menerangkan tanda-tanda yang akan muncul sebelum terjadinya. Tanda-tanda hari kiamat ada dua, shugra dan kubra.&lt;br /&gt;Tanda kiamat shugra banyak jumlahnya, Di antaranya yang disebutkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits Jibril:&lt;br /&gt;“(Jibril) berkata: Kabarkan kepadaku tentang tanda-tandanya. Rasulullah menjawab: Budak perempuan melahirkan tuannya, dan kamu lihat orang yang telanjang kaki dan telanjang badan penggembala kambing berlomba-lomba meninggikan bangunan.” (HR. Muslim no. 1)&lt;br /&gt;Adapun tanda kiamat kubra, di antaranya disebutkan dalam hadits Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah melihat kami ketika kami tengah berbincang-bincang. Beliau berkata: “Apa yang kalian perbincangkan?” Kami menjawab: “Kami sedang berbincang-bincang tentang hari kiamat.” Beliau berkata: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian lihat sebelumnya sepuluh tanda.” Beliau menyebutkan: “Dukhan (asap), Dajjal, Daabbah, terbitnya matahari dari barat, turunnya ‘Isa ‘alaihissalam, Ya’juj dan Ma’juj, dan tiga khusuf (dibenamkan ke dalam bumi) di timur, di barat, dan di jazirah Arab, yang terakhir adalah api yang keluar dari Yaman mengusir (menggiring) mereka ke tempat berkumpulnya mereka.” (HR. Muslim no. 2901)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara tanda kiamat kubra yang termaktub dalam hadits di atas adalah keluarnya Dajjal. Pembahasan masalah keluarnya Dajjal merupakan pembahasan penting disebabkan beberapa faktor yang disebutkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu:&lt;br /&gt;1. Banyaknya orang yang menisbatkan diri kepada ilmu dan dakwah meragukan akan turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam dan terbunuhnya Dajjal.&lt;br /&gt;2. Kebanyakan manusia tidak terbiasa membicarakan masalah keluarnya Dajjal dan turunnya ‘Isa bin Maryam ‘alaihissalam.&lt;br /&gt;(Lihat Qishshah Al-Masihid Dajjal wa Nuzul ‘Isa, karya Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dajjal&lt;br /&gt;Secara bahasa:&lt;br /&gt;Disebutkan oleh Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullahu dalam kitab beliau At-Tadzkirah bahwa lafadz Dajjal dipakai untuk sepuluh makna. Di antaranya: Kadzdzab (tukang dusta), Mumawwih (yang menipu manusia). Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu mengatakan: “Dikatakan demikian karena dia adalah manusia yang paling besar penipuannya.”&lt;br /&gt;Dalam istilah syar’i:&lt;br /&gt;Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu mengatakan: “Seorang laki-laki pendusta (penipu) yang keluar di akhir zaman mengaku sebagai Rabb.” (Syarah Lum’atul I’tiqad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan akan Keluarnya Dajjal&lt;br /&gt;Para nabi telah memperingatkan akan keluarnya Dajjal. Diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata:&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri di hadapan manusia, menyanjung Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sanjungan yang merupakan hak-Nya, kemudian menyebut Dajjal dan berkata: “Aku memperingatkan kalian darinya. Tidaklah ada seorang nabi kecuali pasti akan memperingatkan kaumnya tentang Dajjal. Nuh ‘alaihissalam telah memperingatkan kaumnya. Akan tetapi aku akan sampaikan kepada kalian satu ucapan yang belum disampaikan para nabi kepada kaumnya: Ketahuilah dia itu buta sebelah matanya, adapun Allah Subhanahu wa Ta’ala tidaklah demikian.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari, Muslim, 2930/169)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;br /&gt;“Maukah aku sampaikan kepada kalian tentang Dajjal yang telah disampaikan oleh para nabi kepada kaumnya? Dia buta sebelah matanya, membawa sesuatu seperti surga dan neraka. Yang dia katakan surga pada hakikatnya adalah neraka. Aku peringatkan kepada kalian sebagaimana Nabi Nuh ‘alaihissalam memperingatkan kaumnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2936)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;br /&gt;“Tidak ada seorang nabi pun kecuali memperingatkan umatnya dari Dajjal. Buta satu matanya, pendusta. Ketahuilah dia buta. Adapun Rabb kalian tidaklah demikian. Tertulis di antara dua mata Dajjal: ? ? ? -yakni kafir.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2933)&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain:&lt;br /&gt;“Bisa dibaca oleh semua mukmin yang bisa baca tulis ataupun tidak.” (HR. Muslim 2934/105)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian-Kejadian Sebelum Keluarnya Dajjal&lt;br /&gt;Banyak kejadian telah dikabarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelang keluarnya Dajjal. Di antara kejadian-kejadian tersebut:&lt;br /&gt;1. Banyaknya yang tewas ketika kaum muslimin melawan Romawi&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Yusai bin Jabir: Bertiup angin di Kufah, datanglah seorang pria yang ucapannya hanyalah: “Ya Abdullah bin Mas’ud, kiamat telah datang.” Maka beliau duduk dan bersandar kemudian berkata: “Sesungguhnya kiamat tak akan terjadi hingga tidak dibagikan lagi warisan dan tidak bergembira dengan ghanimah.” Beliau berisyarat dengan tangannya ke arah Syam seraya berujar: “Akan ada musuh yang berkumpul untuk menyerang kaum muslimin maka kaum muslimin pun berkumpul untuk melawan mereka.” Aku katakan: “Romawi yang anda maksud?” Beliau menjawab: “Ya. Ketika itu akan terjadi peperangan yang dahsyat. Majulah kaum muslimin siap untuk mati (membela agama), tak akan kembali kecuali dalam keadaan menang. Bertempurlah kedua pasukan tersebut hingga terhalangi waktu malam. Maka kembalilah dua kelompok tersebut tanpa ada pemenang dan pasukan yang siap mati telah tiada. Kemudian maju sekelompok kaum muslimin yang siap untuk mati, tidak pulang kecuali dalam keadaan menang. Mereka bertempur hingga sore kemudian kembalilah dua kelompok tersebut tanpa ada pemenang dan pasukan yang siap mati pun habis. Di hari keempat majulah sisa pasukan kaum muslimin. Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan kemenangan kepada mereka. Mereka membunuh musuh dalam jumlah yang tak pernah terlihat sebelumnya. Hingga ada seekor burung yang terbang ke arah mereka mati sebelum bisa melintasi semuanya. Ketika itu ada orang-orang yang mencari keluarga bapaknya hanya mendapatkan seorang saja padahal sebelumnya mereka berjumlah seratus orang. (Kalau begini keadaannya) dengan ghanimah seperti apa dia akan gembira? Atau warisan seperti apa dibagikan? Ketika dalam keadaan demikian, mereka mendengar sesuatu yang lebih besar dari itu. Datang seseorang yang berteriak (bahwa) Dajjal telah mendatangi keluarga mereka. Maka mereka pun membuang ghanimah dari tangan-tangan mereka, dan mengirim sepuluh pasukan berkuda sebagai mata-mata. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘Sungguh aku tahu nama-nama mereka dan nama-nama ayah mereka serta warna kuda-kuda mereka. Mereka adalah pasukan berkuda yang terbaik di muka bumi ketika itu atau di antara pasukan berkuda yang terbaik di muka bumi ketika itu’.” (HR. Muslim no. 2899)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Banyaknya kemenangan diraih kaum muslimin&lt;br /&gt;Dari Nafi’ bin ‘Utbah radhiyallahu ‘anhu: Kami bersama Rasulullah dalam satu peperangan. Datang kepada Nabi satu kaum dari Maghrib memakai pakaian dari wol (bulu domba). Mereka bertemu Rasulullah di sebuah bukit dalam keadaan berdiri sedangkan Rasulullah duduk. Batinku berkata: ‘Datangilah mereka dan berdirilah antara mereka dengan Rasulullah agar jangan sampai mereka menculik Rasulullah’. Kemudian aku berkata (dalam hati, -pen.): ‘Mungkin beliau ingin berbicara khusus bersama mereka.’ Aku pun mendatangi mereka dan duduk di antara Rasulullah dan mereka. Aku hafal dari beliau empat kalimat, aku hitung dengan jariku. Beliau berkata: ‘Kalian akan berperang melawan jazirah Arab dan Allah berikan kemenangan kepada kalian. Kemudian memerangi Persia dan kalian pun menang. Kalian memerangi Romawi kalian pun diberikan kemenangan oleh Allah. Dan kemudian kalian berperang melawan Dajjal, Allah juga memberikan kemenangan untuk kalian.” (HR. Muslim no. 2900)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kaum Muslimin menguasai Konstantinopel (Istanbul, red.)&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga orang Romawi datang di A’maq atau Dabiq (dua tempat di Syam). Keluarlah pasukan dari Madinah untuk menghadapi mereka. Mereka adalah di antara penduduk bumi yang terbaik ketika itu. Ketika mereka telah berhadapan, orang Romawi berkata: ‘Biarkanlah kami memerangi orang-orang yang telah ditawan dari kaum kami.’ Kaum muslimin berkata: ‘Tidak, kami tak akan membiarkan kalian memerangi saudara kami.’ Akhirnya mereka pun bertempur. Larilah sepertiga pasukan yang Allah tak akan memberi taubat kepada mereka, sepertiga pasukan muslimin terbunuh dan mereka adalah syuhada yang paling afdhal di sisi Allah, sepertiga pasukan lagi yang tersisa mendapat kemenangan dan mereka tak akan terkena fitnah (ujian) selamanya. Mereka menguasai Konsthantiniyah (Konstantinopel, dahulu merupakan ibukota Romawi Timur, red.). Ketika mereka tengah membagi rampasan perang dan telah menggantungkan pedang mereka di pohon zaitun, berteriaklah setan: ‘Masihid (Dajjal) telah mendatangi keluarga kalian.’ Mereka pun keluar, padahal itu adalah berita batil. Ketika mereka sampai di Syam, keluarlah Dajjal….” (HR. Muslim no. 2897)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dajjal keluar ketika telah sedikitnya orang Arab&lt;br /&gt;Dari Ummu Syarik radhiyallahu ‘anha, beliau mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;br /&gt;“Sungguh manusia akan melarikan diri dari Dajjal ke gunung-gunung.” Ummu Syarik berkata: “Ya Rasulullah, di mana orang-orang Arab ketika itu?” Beliau menjawab: “Mereka sedikit.” (HR. Muslim no. 2945)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sebelum keluarnya Dajjal, manusia tertimpa tiga paceklik yang dahsyat sehingga mereka mengalami kelaparan. Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan langit di tahun pertama untuk menahan sepertiga hujan, memerintahkan bumi untuk menahan sepertiga tumbuhannya. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala perintahkan langit di tahun kedua untuk menahan dua pertiga hujannya dan memerintahkan tanah untuk menahan dua pertiga tanamannya. Selanjutnya Allah Subhanahu wa Ta’ala perintahkan langit di tahun ketiga menahan semua hujannya, tak ada yang turun satu tetespun dan memerintahkan tanah untuk menahan semua tumbuh-tumbuhan. (Sebagaimana dalam hadits Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu dan Asma` bintu Yazid Al-Anshariyah radhiyallahu ‘anha. Lihat kitab Qishshatu Masihid Dajjal wa Nuzul ‘Isa wa Qatlihi Iyyahu karya Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab Keluarnya Dajjal&lt;br /&gt;Sebabnya adalah karena satu amarah. Ummul Mukminin Hafshah bintu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata kepada Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma: “Tidakkah kau tahu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;br /&gt;“Dia keluar hanyalah karena satu amarah yang ia rasakan.” (HR. Muslim no. 2932)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat keluarnya Dajjal&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyebutkan perkara Dajjal pada satu hari. Beliau merendahkan dan kadang mengeraskan suaranya hingga kami menyangka dia ada di pojok kebun korma. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;br /&gt;“Selain Dajjal lebih aku takutkan (menimpa) kalian. Karena jika Dajjal keluar dan aku masih ada di antara kalian niscaya aku akan menjadi pelindung kalian. Jika dia keluar ketika aku telah tiada maka setiap muslim akan menjadi pembela dirinya sendiri. Allah yang akan menjaminku membela setiap muslim. Dia adalah seorang pemuda yang sangat keriting, matanya tidak ada cahayanya, aku mengira dia mirip dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan. Barangsiapa di antara kalian mendapatinya bacalah awal surat Al-Kahfi. Dia akan keluar dari jalan antara Syam dan Irak, berjalan ke kiri dan ke kanan. Wahai hamba-hamba Allah, istiqamahlah.” (HR. Muslim no. 2937)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dajjal adalah Cobaan yang Terbesar&lt;br /&gt;Dajjal merupakan cobaan paling besar yang menimpa manusia di dunia. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;“Wahai manusia, sesungguhnya tidak ada makhluk di muka bumi ini sejak Allah menciptakan Adam sampai hari kiamat yang fitnahnya lebih besar daripada Dajjal.” (HR. Muslim no. 2946)&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;br /&gt;“Tidak ada antara penciptaan Adam dan hari kiamat makhluk yang lebih besar dari Dajjal (dalam satu riwayat: fitnah yang lebih besar dari fitnah Dajjal).” (HR. Muslim no. 2946)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri yang Tidak Dimasuki Dajjal&lt;br /&gt;Tidak ada satu negeri pun di bumi ini kecuali akan didatangi dan dikuasai Dajjal, kecuali Makkah dan Madinah. Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menceritakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;br /&gt;“Tidak ada satu negeri pun kecuali akan didatangi (dikuasai) Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Tidak ada satu celah pun di negeri tersebut kecuali ada malaikat yang menjaganya. Kemudian Dajjal datang ke suatu daerah -di luar Madinah- yang tanahnya bergaram. Bergoyanglah Madinah tiga kali, Allah keluarkan dengan sebabnya semua orang kafir dan munafiq dari Madinah.” (HR. Muslim no. 2943)&lt;br /&gt;Di antara negeri yang tidak didatangi (tidak dikuasai) Dajjal adalah Baitul Maqdis dan bukit Tursina. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Dia akan tinggal selama 40 hari mendatangi semua tempat kecuali empat masjid: Masjidil Haram, Masjid Madinah, Bukit Tursina (Palestina), dan Masjidil Aqsha (Palestina).” (HR. Ahmad dan lainnya. Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata sanadnya shahih. Lihat Qishshatu Al-Masihid Dajjal wa Nuzul ‘Isa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama Tinggalnya Dajjal di Bumi&lt;br /&gt;Dalam hadits An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu disebutkan:&lt;br /&gt;“…Kami berkata: ‘Ya Rasulullah, berapa lama Dajjal tinggal di bumi?’ Rasulullah berkata: ‘40 hari. Satu harinya seperti satu tahun, kemudian seperti sebulan, kemudian seperti sepekan, kemudian hari-hari lainnya seperti hari kalian sekarang…’.” (HR. Muslim no. 2937)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membunuh Dajjal&lt;br /&gt;Setelah Dajjal tinggal di bumi 40 hari, Allah Subhanahu wa Ta’ala pun menurunkan Nabi ‘Isa ‘alaihissalam. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:&lt;br /&gt;“Dajjal keluar di antara umatku selama 40 hari, kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala mengutus Isa bin Maryam ‘alaihissalam yang mirip dengan ‘Urwah bin Mas’ud. ‘Isa ‘alaihissalam mencarinya dan membunuhnya….” (HR. Muslim no. 2940)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain:&lt;br /&gt;“Dajjal dikejar oleh Nabi ‘Isa ‘alaihissalam hingga mendapatkannya di Bab Ludd (satu negeri dekat Baitul Maqdis –Palestina, red.). Beliau pun membunuhnya.” (HR. Muslim no. 2937)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits lain:&lt;br /&gt;“Ketika musuh Allah Subhanahu wa Ta’ala (yakni Dajjal, -pen.) melihat Nabi ‘Isa ‘alaihissalam, melelehlah (tubuhnya) sebagaimana garam meleleh di air. Seandainya dibiarkan niscaya akan meleleh hingga binasa, akan tetapi Allah membunuhnya melalui tangan ‘Isa ‘alaihissalam, memperlihatkan darahnya kepada mereka di tombak Nabi ‘Isa ‘alaihissalam.” (HR. Muslim 2897)&lt;br /&gt;Inilah sekelumit permasalahan Dajjal yang perlu kita ketahui dan imani. Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala menjaga kita dari fitnah Dajjal dan menambah keimanan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa akhiru da’wana anilhamdulillahi Rabbbil ‘alamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://forum.xteamweb.com/index.php/topic,8910.0.html&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-3604257700936220742?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/3604257700936220742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=3604257700936220742' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/3604257700936220742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/3604257700936220742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/10/keluarnya-dajjal-sebagai-pertanda-hari.html' title='Keluarnya Dajjal Sebagai Pertanda Hari Kiamat...'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-4033016777542892728</id><published>2008-10-20T23:34:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T23:37:29.461-07:00</updated><title type='text'>Berapa Malaikat Yang Kau Temui Hari Ini????</title><content type='html'>Berapa Malaikat Yang Kau Temui Hari Ini?Bingung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini?&lt;br /&gt;Atau hari kemarin?&lt;br /&gt;Di dalam perjalananmu menuju tempat kerja?&lt;br /&gt;Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali?&lt;br /&gt;Berapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan itu di rumahmu sendiri.&lt;br /&gt;Berapa malaikat yang kau temui?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada?&lt;br /&gt;Tidak mungkin! Siapa bilang? Smile&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita ingat-ingat lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dia yang membuatmu marah-marah karena&lt;br /&gt;membuatmu terbangun di tengah malam buta. Membuatmu&lt;br /&gt;terjaga dengan tangisan. Dan kau hanya berkata dengan&lt;br /&gt;bersungut-sungut, "Anak siapa sih? Rese amat&lt;br /&gt;malem-malem nangis. Berisik!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal mungkin ia membangunkanmu untuk sesuatu hal&lt;br /&gt;bermanfaat yang bisa kau lakukan di tengah malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dia yang membuatmu sewot, ketika kau&lt;br /&gt;bertabrakan badan di jalan sehingga membuatmu&lt;br /&gt;terjatuh. Dan kau menjadi sedikit sakit dan malu. Dan&lt;br /&gt;kau membentaknya dengan ucapan, "Pake mata dong kalo&lt;br /&gt;jalan!"&lt;br /&gt;Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berlatih bersabar&lt;br /&gt;dan malahan justru jika ia tidak menabrakmu kau akan&lt;br /&gt;sedetik lebih cepat dan mungkin ceritanya akan&lt;br /&gt;berbeda. Tertabrak mobil barangkali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dia yang membuatmu berpikir buruk, sebab&lt;br /&gt;setiap hari ia selalu menengadahkan tangan padamu&lt;br /&gt;dengan pakaian compang-camping dan baju dekilnya.&lt;br /&gt;Sehingga membuat ini terbersit di pikiranmu, "Males&lt;br /&gt;amat sih ini orang. Badan masih seger gitu loh?"&lt;br /&gt;Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berpikir positif&lt;br /&gt;dan lebih bermurah rejeki, setidaknya bermurah senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Cobalah ingat-ingat lagi. Berapa kali dalam sehari&lt;br /&gt;kau membentak, menghardik, membenci, berprasangka,&lt;br /&gt;mencibir, memaki orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa kali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab mungkin sebanyak itu pulalah kau berlaku tidak&lt;br /&gt;sepantasnya pada malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyumlah setiap hari pada siapapun yang kau jumpai.&lt;br /&gt;Berpikirlah positif pada setiap orang yang kau temui.&lt;br /&gt;Perlakukanlah orang lain dengan cara yang sama seperti&lt;br /&gt;kau mengharapkan orang lain memperlakukanmu. Tuhan&lt;br /&gt;selalu "bekerja" dengan cara yang misterius.&lt;br /&gt;Maka, selalu lah peka dalam menyikapi semua ini.  Senyum Senyum Senyum Senyum Senyum Peluk Peluk Peluk Peluk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://forum.xteamweb.com/index.php/topic,9655.0.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-4033016777542892728?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/4033016777542892728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=4033016777542892728' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4033016777542892728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4033016777542892728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/10/berapa-malaikat-yang-kau-temui-hari-ini.html' title='Berapa Malaikat Yang Kau Temui Hari Ini????'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-1601489409630191093</id><published>2008-08-01T02:00:00.000-07:00</published><updated>2008-08-01T02:02:47.521-07:00</updated><title type='text'>Istri Shalehah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Istri yang shalehah adalah yang mampu menghadirkan kebahagiaan di depan mata&lt;br /&gt;suaminya, walau hanya sekadar dengan pandangan mata kepadanya. Seorang istri&lt;br /&gt;diharapkan bisa menggali apa saja yang bisa menyempurnakan penampilannya,&lt;br /&gt;memperindah keadaannya di depan suami tercinta. Dengan demikian, suami akan&lt;br /&gt;merasa tenteram bila ada bersamanya.&lt;br /&gt;Mendapatkan istri shalehah adalah idaman setiap lelaki. Karena memiliki istri&lt;br /&gt;yang shalehah lebih baik dari dunia beserta isinya. ”Dunia adalah perhiasan,&lt;br /&gt;dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri shalehah.” (HR Muslim dan Ibnu&lt;br /&gt;Majah).&lt;br /&gt;Di antara ciri istri shalehah adalah, pertama, melegakan hati suami bila&lt;br /&gt;dilihat. Rasulullah bersabda, ”Bagi seorang mukmin laki-laki, sesudah takwa&lt;br /&gt;kepada Allah SWT, maka tidak ada sesuatu yang paling berguna bagi dirinya,&lt;br /&gt;selain istri yang shalehah. Yaitu, taat bila diperintah, melegakan bila&lt;br /&gt;dilihat, ridha bila diberi yang sedikit, dan menjaga kehormatan diri dan&lt;br /&gt;suaminya, ketika suaminya pergi.” (HR Ibnu Majah).&lt;br /&gt;Kedua, amanah. Rasulullah bersabda, ”Ada tiga macam keberuntungan (bagi&lt;br /&gt;seorang lelaki), yaitu: pertama, mempunyai istri yang shalehah, kalau kamu&lt;br /&gt;lihat melegakan dan kalau kamu tinggal pergi ia amanah serta menjaga kehormatan&lt;br /&gt;dirinya dan hartamu …” (HR Hakim).&lt;br /&gt;Ketiga, istri shalehah mampu memberikan suasana teduh dan ketenangan berpikir&lt;br /&gt;dan berperasaan bagi suaminya. Allah SWT berfirman, ”Di antara tanda&lt;br /&gt;kekuasaan-Nya, yaitu Dia menciptakan pasangan untuk diri kamu dari jenis kamu&lt;br /&gt;sendiri, agar kamu dapat memperoleh ketenangan bersamanya. Sungguh di dalam&lt;br /&gt;hati yang demikian itu merupakan tanda-tanda (kekuasaan) Allah bagi kaum yang&lt;br /&gt;berpikir.”(QS Ar Rum [30]: 21).&lt;br /&gt;Beruntunglah bagi setiap lelaki yang memiliki istri shalehah, sebab ia bisa&lt;br /&gt;membantu memelihara akidah dan ibadah suaminya. Rasulullah bersabda,&lt;br /&gt;”Barangsiapa diberi istri yang shalehah, sesungguhnya ia telah diberi&lt;br /&gt;pertolongan (untuk) meraih separuh agamanya. Kemudian hendaklah ia bertakwa&lt;br /&gt;kepada Allah dalam memelihara separuh lainnya.” (HR Thabrani dan Hakim).&lt;br /&gt;Namun, istri shalehah hadir untuk mendampingi suami yang juga shaleh. Kita,&lt;br /&gt;para suami, tidak bisa menuntut istri menjadi ‘yang terbaik’, sementara kita&lt;br /&gt;sendiri berlaku tidak baik. Mari memperbaiki diri untuk menjadi imam ideal bagi&lt;br /&gt;keluarga kita masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri Shalehah&lt;br /&gt;Oleh : Bahron Anshori&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-1601489409630191093?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/1601489409630191093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=1601489409630191093' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/1601489409630191093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/1601489409630191093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/08/istri-shalehah.html' title='Istri Shalehah'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-3783440941232118791</id><published>2008-08-01T01:33:00.000-07:00</published><updated>2008-08-01T01:34:11.012-07:00</updated><title type='text'>Tanda Tanda Kiamat Yang Menakjubkan</title><content type='html'>&lt;p&gt;Assalamu'alaikum wr. wb&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; Berikut tanda tanda kecil kiamat yang menakjubkan (bukan tanda    besar), cuman tak tulis tanda yang unik (tanda tanda yang lain yang udah sering    kita dengar semisal legalisasi Zina, perempuan seperti laki lai dll ) tidak    saya tuliskan &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt; Menggembungnya bulan telah bersabda    Rasulullah saw : &lt;em&gt;&lt;strong&gt;" di antara sudah mendekatnya kiamat ialah    menggembungnya bulan sabit(awal bulan) " dishahihkan� AlBaani di Ash    Shahihah nomor 2292 dalam riwayat yang lain dikatakan "di antara sudah    dekatnya hari kiamat ialah bahwa orang akan melihat bulan sabit seperti    sebelumnya, maka orang akan mengatakan satu bentuk darinya untuk dua malam dan    masjid akan dijadikan tempat untuk jalan jalan serta meluasnya mati    mendadak"&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;                                                                                                   (Ash Shahiihah AlBani 2292)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;    Menakjubkan ... satu bulan sabit dihitung dua kali !!!, sekarang ummat islam      hampir selalu bertengkar menentukan bulan sabit untuk ramadhan, syawal dan      idhul adha .. antar ru'yat tidak sama cara melihatnya , antar hisab berbeda      cara menghitungnya .... shodaqo rasuuhul kariim&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tersebarnya banyak pasar rasuluillah    bersabda : &lt;strong&gt;&lt;em&gt;"Kiamat hampir saja akan berdiri apabila sudah banyak    perbuatan bohong, masa(waktu) akan terasa cepat dan pasar pasar akan    berdekatan (karena saking banyaknya)"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;                                      (sahih Ibnu Hibban)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;    Lihatlah sekarang, pasar ada dimana mana, mall semakin banyak, supermarket      di mana mana ....&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt; Wanita ikut bekerja seperti laki laki    rasulullah bersabda : "&lt;strong&gt;&lt;em&gt;pada pintu gerbang kiamat orang2 hanya akan    mengucapkan salam kepada orang yang khusus(dikenal) saja dan berkembangnya    perniagaan sehingga wanita ikut seperti suaminya    (bekerja/berdagang)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;                                                " Hadist Shahih lighairihi Ahmad&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;    Sekarang karena emansipasi wanita, wanita yang bekerja sudah banyak betul      ... shodaqo rasuuhul kariim&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Banyaknya Polisi rasululah bersabda    :&lt;strong&gt;&lt;em&gt; "bersegeralah kamu melakukan amal shalih sebelum datang 6    perkara : pemerintahan orang orang jahil, banyaknya polisi, penjual belian    HUKUM atau JABATAN, memandang remeh terhadap darah, pemutusan silaturrahim,    adanya manusia yang menjadikan al qir'an sebagai seruling dimana mereka    menunjuk seorang imam untuk sholat jamaah agar ia dapat menyaksikan    keindahannya dalam membaca Al QUr'an meskipun ia paling sedikit ke-Faqihannya.    "&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;                                                                                             Musnad Ahmad, At Thabrani, Ash Shaihhah AlBani 979&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Manusia akan bermegah megah dalam    membangun masjid rasulullah bersabda &lt;strong&gt;&lt;em&gt;"tidak akan beridir kiamat    hingga mansia berbangga bangga dengan masjid" (hadist sahih musnad    Ahmad3:134,145, An Nasa'i 2:32, Abu Dawud 449,Ibnu Majah 779) padahal    rasulullah dilain tempat berkata "saya tidak diutus untuk menjulangkan masjid    masjid"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;                                                               (sahih sunan abu dawud:448)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;    subhanallah, masjid masjid seakarang megah betul .. indah benar&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menjadi pengikut tradisi Yahudi dan    Nasrani telah berkata rasulullah : &lt;strong&gt;&lt;em&gt;          "Sungguh      kamu akan mengikuti jalan hidup orang orang sebelum kamu,sejengkal demi sejengkal      , sehasta demi sehasta (tanpa berbeda sedikitpun) sehingga walaupun mereka      masuk ke lubang biawak, maka kamu akan masuk juga" Sahabat bertanya : wahai      rasulullah, apakah kaum yang akan kami ikuti tersebut adalah kaum Yahudi dan      Nasrani ?, maka Nabi menjawab : Siapa Lagi (kalau bukan mereka) ?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;    shodaqo rasuuhul kariim ... ummat sudah menjadi pengikut barat ... peringatan      tahun baru, valentin day, peringatan ulang tahun, pengagum demokrasi, HAM,      hukum positif dan sebagainya ...&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Irak diboikot dan makanan ditahan    darinya rasulullah bersabda : &lt;strong&gt;&lt;em&gt;         "hampir      saja tidak boleh dibawa makanan ke negeri Irak secupak(qafizh) makanan atau      sebuah dirham, kami(sahabat) bertanya Orang orang ajam(non arab) kah yang      melakukan ini ? kemudian beliau berkata : "hampir saja tidak dibawa makanan      atau sebuah dinar kepada penduduk syam(palestina, syiria , libanon , yordandan      sekitarnya) kemudian sahabat bertanya "siap ayang melakukan itu ya rasulullah      ? " orang orang RUM(Romawi : Amerika-Eropa)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;    Sebenarnya ini adalah tanda yang paling menakjubkan, karena sampai sekarang      irak telah diboikot oleh Amerika semenjak perang teluk dan syam telah menderita      kekuarangan makanan, palestina di jajah israel yahudi ..dan .. setelah terkepungnya      irak dan syam ini .. dan setelah terjadinya peperangan dhasyat di PALESTINA      maka akan muncullah tanda tanda besar kiamat berupa munculnya Imam Mahdi,      Keluarnya Dajjal dan turunnya Isa Al Masih&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Turki akan memerangi Irak rasulullah    bersabda : &lt;strong&gt;&lt;em&gt;"sekelompok manusia dari ummatku akan turun di suatu    dataran rendah yang mereka namakan dengan Bashrah pada tepi suatu sungai yang    bernama Dajlah. Dan apabila telah datang akhir zaman datangkah Bani Qanthura    (mereka adalah orang orang turki) yang bermuka lebar dan bermata kecil    sehingga mereka turun pada tepi sungai itu, maka terpecahlah penduduknya    menjadi 3 kelompok, yang satu sibuk mengikuti ekor ekor sapi mereka(sibuk    mengurusi harta benda) dan mereka akan hancur, dan satu kelompok dari mereka    akan memperhatikan diri mereka sendiri dan mereka itu telah kafir, dan satu    kelompok dari mereka akan menjadikan anak cucu mereka di belakang mereka    kemudian mereka berperang, itulah para syuhada"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;                                                                                                                                                            (hadits hasan diriwayatkan Ahmad dan      Abu Dawud(4138)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;    Pada bulan mei 1997 dahulu orang orang turki telah mulai memancing mancing      permusuhan dengan irak dan mereka membangkitkan masalah masalah yang dibuat      buat sekitar masalah air di sungai Eufrat dan orang orang turki itu membuat      kesepakatan dengan orang orang israel dan amerika dan melakukan latihan militer      bersama dengan tujuan penyerangan irak, iran dan syiria, dan waktu itu juga      Turki menyerang bagian irak utara dengan alasan untuk menghjajar suku kurdi      .. kita tunggu saja apa yang akan terjadi nanti ..&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bumi Arab akan kembali menjadi kebun    kebun dan sungai sungai telah bersabda rasulullah : &lt;strong&gt;&lt;em&gt;"tidak akan    berdiri hari kiamat hingga harta aakan banyak melimpah dan sehingga bumi arab    kembali menjadi kebun kebun dan sungai sungai "&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;                                             �      (Ahmad dan Muslim)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;    Dan negeri arab saat ini telah menjadi kebun !! dan banyak nya sungai .. didaerah      tha'if bahkan telah turun butiran es dan musim haji kemarin susuhu dingin      kira kira 5 derajat celcius ... tidak lagi panas&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Peperangan dengan Yahudi :&lt;strong&gt;&lt;em&gt;    tidak terjadi kiamat hingga oranng orang berperagn dengan� Yahudi, dan    orang orang Yahudi bersembunyi dibawah batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu    berkata kepada orang orang islam " di sini ada Yahudi, maka bunuhlah    ia"&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;                                                       (Fathul Bari', Al Manaqib, Al Hafiz Ibnu Hajar) &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Wassalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;Postingan Mas Hilal Ahmad&lt;br /&gt;http://www.dudung.net/artikel-islami/tanda-tanda-kiamat-yang-menakjubkan.html&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-3783440941232118791?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/3783440941232118791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=3783440941232118791' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/3783440941232118791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/3783440941232118791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/08/tanda-tanda-kiamat-yang-menakjubkan.html' title='Tanda Tanda Kiamat Yang Menakjubkan'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-3685935883104384578</id><published>2008-08-01T01:26:00.000-07:00</published><updated>2008-08-01T01:28:21.374-07:00</updated><title type='text'>Doa untuk Kekasih...</title><content type='html'>Allah yang Maha Pemurah...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terima kasih Engkau telah menciptakan dia&lt;br /&gt;dan mempertemukan saya dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih untuk saat - saat indah&lt;br /&gt;yang dapat kami nikmati bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih untuk setiap pertemuan&lt;br /&gt;yang dapat kami lalui bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya datang bersujud dihadapanMU...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sucikan hati saya ya Allah, sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencanaMU dalam hidup saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya, janganlah biarkan saya merindukan kehadirannya...&lt;br /&gt;janganlah biarkan saya, melabuhkan hati saya dihatinya..&lt;br /&gt;kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya dan jauhkan dia dari relung hati saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam didada ini dengan kasih dari dan padaMU yang tulus, murni...&lt;br /&gt;dan tolonglah saya agar dapat mengasihinya sebagai sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi jika Engkau ciptakan dia untuk saya...&lt;br /&gt;ya Allah tolong satukan hati kami...&lt;br /&gt;bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan menerima dia seutuhnya...&lt;br /&gt;berikan saya kesabaran, ketekunan dan kesungguhan untuk memenangkan hatinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ridhoi dia, agar dia juga mencintai, mengerti dan mau menerima saya dengan segala kelebihan dan kekurangan saya&lt;br /&gt;sebagaimana telah Engkau ciptakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh - sungguh mencintai dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah Maha Pengasih, dengarkanlah doa saya ini...&lt;br /&gt;lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih dan kehendakMU...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang Maha kekal, saya mengerti bahwa Engkau senantiasa memberikan yang terbaik untuk saya...&lt;br /&gt;luka dan keraguan yang saya alami, pasti ada hikmahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergumulan ini mengajarkan saya untuk hidup makin dekat kepadaMU untuk lebih peka terhadap suaraMU yang membimbing saya menuju terangMU...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajarkan saya untuk tetap setia dan sabar menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah kehendakMU dan bukan kehendak saya yang menjadi dalam setiap bagian hidup saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, semoga Engkau mendengarkan dan mengabulkan permohonanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;untuk seseorang yang telah mengisi ruang hati yg dulu hampa...&lt;br /&gt;http://www.dudung.net/artikel-islami/doa-untuk-kekasih.html&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-3685935883104384578?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/3685935883104384578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=3685935883104384578' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/3685935883104384578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/3685935883104384578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/08/doa-untuk-kekasih.html' title='Doa untuk Kekasih...'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-4789980303317622292</id><published>2008-08-01T01:21:00.000-07:00</published><updated>2008-08-01T01:23:28.580-07:00</updated><title type='text'>Menjadi Kekasih Allah</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Sebuah Keniscayaan &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Bicara tentang kekasih, identik dengan berbicara tentang cinta. Sesuatu yang dicintai dan dikasihi, dimakhlumi sebagai kekasih. &lt;em&gt;Nabiyullah &lt;/em&gt;Ibrahim mendapat julukan &lt;em&gt;Kholilullah &lt;/em&gt;(Kekasih Allah), artinya beliau mendapatkan cinta dan kasih sayang-Nya. Cinta yang hakiki-murni-sejati adalah cinta pada Dia, Dzat Maha Suci yang secara realitas telah memberi segala yang kita rasakan sekarang. Cinta hakiki adalah cinta pada dzat yang mencintai kita. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Betapa tidak, hanya dialah yang memberikan segalanya pada kita. Tengok saja segala yang kita miliki, semuanya berasal dari Allah SWT. Semua yang kita gunakan adalah milik-Nya, lalu atas dasar kasih-Nya Dia mengijinkan kita untuk menggunakan semua itu. Hakekatnya, badan, tanah, rumah, kendaraan, kekayaan, jabatan dan segala hal yang kita gunakan bukanlah milik hakiki kita. Itu adalah milik Allah SWT yang atas cinta-Nya dibolehkan untuk kita gunakan sehingga menjadi �milik' kita didunia. Bukti konkret bahwa semua itu bukan milik hakiki kita, hanya �milik' sementara saja, adalah ketika siapapun meninggal maka semua itu tidak dibawanya. Badan hancur lebur dimakan bakteri; tanah, rumah, kendaraan, dan kekayaan tidak ikut dikubur, semuanya diwariskan. Jabatan juga hanya tinggal sebutan. Satu-satunya jabatan yang melekat adalah : MAYAT &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Semua yang kita punya berasal dari Allah SWT. Saya percaya, anda pernah berpikir mengapa anda dapat membaca buku ini ? sebab, anda punya energi yang diolah dari makanan beserta indera yang dimiliki. Padahal, proses terbentuknya energi dari makanan itu melalui suatu proses metabolisme yang canggih. Siapakah yang menjadikan proses metabolisme sejak lahir dalam diri kita ? kitakah? Bukan! Allah SWT. Dengan penuh cinta memberikannya kepada kita sejak bayi. Tanpa metabolisme, kita tak berdaya apa-apa. Organ tubuh kita dengan fungsinya masing-masing, kitakah yang membuatnya? Tentu, bukan! Allah SWT. Menciptakannya untuk kita gunakan. Kita makan nasi, siapakah yang membuat padinya? Petani ? kita, tentu, akan mengatakan : �bukan, petani hanyalah menanam�. Allah SWT. Memang sengaja menciptakan padi untuk kita makan. Dia telah berjanji memberi rizki pada setiap makhluknya. Pakaian yang kita kenakan berasal dari benang, dan benang berasal dari kapas, siapakah yang menjadikan pohon kapas? Bukan siapapun melainkan Allah SWT. Setiap apapun yang kita gunakan, terang sekali ciptakan Allah SWT. Tak ada sesuatu apapun yang kita miliki dan gunakan kecuali berasal dari Allah Dzat Maha Sayang. Kita tak punya daya dan upaya tanpa Allah SWT, &lt;em&gt;la hawla wa la quwwata illa billah &lt;/em&gt;. &lt;em&gt;&lt;/em&gt;Semua itu merupakan wujud sifat kasih sayang Allah SWT ( &lt;em&gt;Ar rahman &lt;/em&gt;) yang dia berikan kepada kita. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Realitas menunujukkan tidak ada siapapun yang mencintai kita memberi segala yang kita punyai dan kita butuhkan selain Allah Pencipta kita. Kecintaan Allah SWT. Nampak begitu nyata. Bila demikian, maka sangat rasional bila saya, anda, dan siapapun ingin menjadi kekasih-Nya. Ingin menumpahkan cinta kita kepada-Nya. Kehendak menjadi kekasih Allah SWT. Dan mencurahkan kecintaan kepada-Nya sungguh merupakan keniscayaan bagi mereka yang menyadari sebagai hamba Allah Dzat Maha Pemberi. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Wujud Nyata &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Wujud cinta tersebut umumnya teraplikasi setidaknya dalam tiga bentuk. &lt;em&gt;Pertama, &lt;/em&gt;lebih mementingkan perintah kekasihnya dari pada perintah yang lain; &lt;em&gt;kedua, &lt;/em&gt;lebih mementingkan pertemuan dengan kekasihnya dibanding dengan yang lain; dan &lt;em&gt;ketiga, &lt;/em&gt;lebih mementingkan mendapat keridhoan kekasihnya dari pada mendapatkan keridhoan yang lainnya. Karenanya, untuk mengecek apakah kita sudah menjadikan Allah SWT sebagai kekasih sejati atau belum mestinya kita mengecek sudahkah kita selalu taat pada perintah-Nya ? sudahkah selalu ingin bertemu dengan-Nya dalam peribadatan? Sudahkah mengharapkan keridhoan hanya dari-Nya? Kepada hukum Allah ataukah hukum &lt;em&gt;thaghut? &lt;/em&gt;Jika jawabannya belum, maka tidak salah bila saat ini nurani anda bergumam: �hipokrit engkau wahai jiwaku!� sekalipun demikian, sampai sekarangpun belum terlambat untuk menjadikan-Nya &lt;em&gt;al-Mahbub &lt;/em&gt;(yang dicintai). Yakinlah, kita dapat menjadi kekasih-Nya hingga nama kita senantiasa disebut-sebut di kalangan para malaikat. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Satu hal yang penting dicatat, tidak mungkin Allah SWT menyayangi dan mengasihi kita dalam keridhoan-Nya bila kita sendiri tidak mencintai-Nya. Inilah kiat pertama yang mutlak dilakukan:� Jadikanlah Allah sebagai kekasih kita, niscaya kita akan menjadi kekasih-Nya�. &lt;em&gt;Katakanlah:�Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosa kalian.� Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang &lt;/em&gt;. Begitu firman Allah SWT dalam surat Ali �Imron [3] ayat 31. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Seorang muslim, apalagi pengemban dakwah, sudah sepatutnyalah menjadikan cinta tertingginya untuk Allah SWT. Karena dia adalah penyebar ajaran-ajaran-Nya. Dengan demikian ia akan menjadi &lt;em&gt;uswah &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;qudwah &lt;/em&gt;bagi masyarakat obyek dakwahnya. Sulit dibayangkan seseorang mengajak orang lain untuk mencintai Allah SWT bila dia yang mengajaknya tidak menjadikan Allah SWT sebagai kekasihnya. Jadi, keimanan dan tanggung jawab ini akan mendorong setiap mukmin pengemban dakwah terus berusaha untuk mencintai sekaligus dicintai oleh Allah. Demikian pula muslim pada umumnya. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Langkah Menjadi Kekasih-Nya &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Siapapun yang men- &lt;em&gt;tadabburi kalamullah, &lt;/em&gt;akan menemukan beberapa sifat yang harus dimiliki agar menjadi hamba yang dicintai &lt;em&gt;Khaliq- &lt;/em&gt;nya. Beberapa karakteristik tersebut diantaranya : &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;1. &lt;em&gt;Beriman &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Adanya iman pada seseorang, merupakan syarat mutlak bagi hamba yang berhasrat dicintai Allah. Tanpa ini, jangan harap ada cinta dari-Nya. pada ayat 18 al-Fath, yang memberikan gambaran &lt;em&gt;baiatur Ridwan, &lt;/em&gt;Allah menjelaskan hal tersebut. Seorang mukmin, terlebih-lebih para pengemban dakwah betul-betul memiliki keimanan yang mantap disertai dengan pembuktiannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia senantiasa bergetar hatinya apabila disebut nama Allah (artinya disebut ayat-ayat Allah) sebagai lambang kerinduan kepada-Nya, bahkan iapun berusaha selalu memahami ayat-ayat Allah dengan mendalam sehingga keimanannya makin bertambah setiap dibacakan ayat-ayat-Nya. Sebagaimana firman Allah SWT : &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;� &lt;em&gt;Sesungguhnya orang-orang yang beriman (orang yang sempurna imannya) itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhan-lah mereka bertawakkal.� ( &lt;/em&gt;&lt;em&gt;Qs. Al-Anfaal [8]:2 &lt;/em&gt;&lt;em&gt;) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;penampakan keimanan yang lainnya, ia senantiasa khusyu' dalam sholatnya. Sebagaimana firman Allah SWT: &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;� &lt;em&gt;(yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya.� &lt;/em&gt;( Qs. Al-Mukminuun[23] : 2 ) &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;saat melakukan sholat, pikirannya tertuju pada makna bacaan, lidahnya membaca dan hatinya menghayati apa yang dibacanya itu. Ia dapat khusyu' seperti ini karena betul-betul meyakini akan pertemuannya dengan Allah dan ia pun yakin bahwa ia pasti akan kembali dan bertemu dengan-Nya. Sebagaimana firman Allah SWT : &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;� &lt;em&gt;(yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.� ( &lt;/em&gt;&lt;em&gt;Qs. Al-Baqarah [2] : 46 &lt;/em&gt;&lt;em&gt;) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Keimanan yang seperti ini akan juga membuahkan amal-amal yang menjauhkan diri dari perkataan yang tidak berguna. Sebagaimana firman Allah SWT: &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;� &lt;em&gt;Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna.� ( &lt;/em&gt;&lt;em&gt;Qs. Al-Mukminuun[23]:3 &lt;/em&gt;&lt;em&gt;) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Demikian pula ia mengeluarkan zakat, menjaga &lt;em&gt;arji- &lt;/em&gt;nya dari berzina, selalu memegang teguh dan menyampaikan amanat, menepati janji, dan selalu menjaga sholatnya agar tidak terbengkalai. Sebagaimana firman Allah SWT : &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;�Dan orang-orang yang menunaikan zakat. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya. Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari yang dibalik itu maka mereka itulah orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan sembahyangnya.�( &lt;/em&gt;Qs. Al-Mukminun [23]:4-9 &lt;em&gt;) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Dalam kitab &lt;em&gt;Nashooihul �Ibad, &lt;/em&gt;Ibnu Hajar al-Atsqolani mengutip sebuah hadist Rasulullah SAW yang berkaitan dengan tanda-tanda keimanan : &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;�Suatu hari Rasulullah berjumpa dengan beberapa sahabat, beliau bertanya: �Apa kabar kalian pagi ini?' mereka menjawab: �kami tetap beriman kepada Allah.' Apa tanda iman kalian?' tanyanya, mereka pun menjawab: �kami tabah menghadapi cobaan, bersyukur atas kehidupan yang enak dan kami ridho kepada ketentuan Allah SWT.' Mendengar jawaban itu beliau bersabda: �Demi Rabb penguasa ka'bah, kalian benar-benar beriman.� &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;2. &lt;em&gt;Bertaqwa &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Allah SWT berfirman : &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;� &lt;em&gt;(Bukan demikian) sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuatnya) dan bertaqwa maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa.� ( &lt;/em&gt;Qs. Ali Imron [3] :76 &lt;em&gt;) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;�Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyrik, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidil Haram (perjanjian Hudaibiyah) ? maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa.� ( &lt;/em&gt;&lt;em&gt;Qs. At-Taubah [9]:7 &lt;/em&gt;&lt;em&gt;) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Para ulama mendefinisikan taqwa sebagai melaksanakan seluruh perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Dengan demikian, seorang pengemban dakwah akan senantiasa memaksa dan memacu dirinya untuk terikat dengan seluruh aturan Allah SWT (syariat Islam) dalam setiap keadaan apapun. Sebagaimana sabda Rasul SAW: &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;�Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada.� ( &lt;/em&gt;HR. Tirmidzi &lt;em&gt;) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;taqwa tidak melekat begitu saja pada seseorang. Ia lebih merupakan suatu hasil kerja terus menerus dengan amal Islami. Karenanya, taqwa perlu dibina, disuburkan dan diistiqamahkan. Kehidupan duniawi laksana seseorang yang mengendarai kuda. Bila lalai mengatur kendalinya, tak tahu kuda lari kemana dan kita bernasib bagaimana. Yang jelas kita akan tersesat dalam kondisi sesesat-sesatnya. Dalam hidup di dunia, taqwa itulah kendalinya. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sayidina Utsman bin Affan ra pernah mengungkap lima hal penting sebagai wujud taqwa pada seseorang yaitu : &lt;em&gt;suka bergaul dengan orang yang baik dalam agamanya serta dapat mengekang nafsu syahwat dan lisannya; bila ditimpah musibah keduniaan yang besar dia menganggapnya sebagai ujian; bila ditimpah urusan kecil mengenai keagamaan dia merasa untung karenanya; tidak menjejali perutnya walaupun dengan makanan yang halal karena takut tercampur dengan barang haram; dan pada pandangannya orang lain sudah berhasil membersihkan dirinya sedangkan dirinya merasa masih kotor.� &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;3. &lt;em&gt;Berbuat Ihsan &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Al Fadhil Ibn �Iyadh berkata : &lt;em&gt;�Sesungguhnya sesuatu perbuatan apabila benar tetapi tidak ikhlas maka amal itu tidak diterima. Demikian pula apabila dilakukan dengan ikhlas tetapi tidak benar (showab) maka amal itupun tidak diterima, jadi harus ikhlas dan benar. Ikhlas artinya hanya karena Allah, dan benar artinya sesuai dengan sunnah Rasul Allah SAW. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Dengan demikian dengan dua syarat tadi mudahlah mengukur amal kita, termasuk amal yang ihsan (baik) atau tidak &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Berkaitan dengan seruan berbuat baik, Allah SWT telah menegaskan dalam firman-Nya : &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;�Dan belanjakanlah (harta bendamu) dijalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah SWT menyukai orang-orang yang berbuat baik.� ( &lt;/em&gt;Qs. Al-Baqarah [2]: 195 &lt;em&gt;) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;�Menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.� ( &lt;/em&gt;Qs. Ali Imron [3] : 134 &lt;em&gt;) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Selain itu, disaat melakukan suatu perbuatan tujuannya harus betul-betul dalam rangka beribadah kepada Allah SWT; dengan seakan-akan kita melihat-Nya dan apabila kita tidak dapat melihat-Nya maka sesungguhnya Allah melihat kita. Inilah definisi &lt;em&gt;ihsan &lt;/em&gt;dalam beribadah menurut Rasul SAW yang tercantum dalam sebuah hadist riwayat Imam Muslim. Apabila kita sudah bersikap seperti ini (ihsan) niscaya dalam setiap melakukan perbuatan akan selalu ikhlas dan benar. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Banyak sekali amal kebaikan yang dapat dilakukan, baik yang berhubungan dengan Allah seperti sholat, membaca Al qur'an, shaum, berhubungan dengan diri sendiri seperti berakhlakul karimah, berpakaian rapi, menjaga diri dari makanan haram, ataupun berhubungan dengan sesama manusia dalam &lt;em&gt;bermuamalah dan uqubat. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Jangan sekali-kali menganggap remeh suatu amal kebaikan. Sekecil apapun lakukanlah perbuatan baik tersebut, tinggalkanlah perbuatan dosa. Ingat pula, jangan menunda-nunda amal ! Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Ibnu Umar berkata: � &lt;em&gt;jika engkau di waktu sore janganlah engkau menunggu pagi, dan jika engkau di waktu pagi janganlah engkau menunggu sore. Pergunakanlah sehatmu untuk beramal sebelum sakit, dan pergunakanlah hidupmu sebelum mati.� &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sementar itu, Khalifah Ali Karamaallahu Wajhah berpesan ; � &lt;em&gt;jadilah kamu sebaik-baik manusia disisi Allah dan anggaplah kamu sejelek-jelek manusia menurut dirimu sendiri dan jadilah kamu orang yang berguna di Masyarakat.� &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;4. &lt;em&gt;Selalu Sabar &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Seperti halnya dalam kehidupan yang lain, dalam medan da'wah pun tidak luput dari tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan. Semua itu pada hakekatnya merupakan ujian. Maka sabar merupakan pakaian para pengemban dakwah dimanapun berada dan kondisi apapun yang tengah dihadapinya. Sabar tidaklah harus berarti berdiam diri melainkan harus berusaha juga sekuat tenaga untuk menghadapinya. Mereka yang tidak sabar termasuk orang yang merugi, ia akan cepat frustasi, marah-marah, stress, bahkan bisa jadi menyalahkan Allah SWT. &lt;em&gt;Naudzu billahi min dzalik. &lt;/em&gt;Sabar bukanlah paket yang disediakan secara &lt;em&gt;Inheren &lt;/em&gt;dalam penciptaan manusia. Sabar hanya akan ada pada mereka yang mengupayakannya. Anda dapat sabar ataukah tidak, terserah pilihan anda. Begitu pula saya atau dia. Bagi kita yang hendak menanam kesabaran diri ada beberapa pengalaman yang dapat dijadikan cermin untuk meraihnya upaya tersebut antara lain : &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Pertama, &lt;/em&gt;pahamilah bahwa hidup ini adalah ujian. Sesungguhnya Allah SWT menciptakan hidup dan mati itu merupakan ujian bagi seluruh hamba-Nya (Al-Muluk:2). Berbagai bentuk ujian akan senantiasa mengiringi kehidupan seorang muslim. Apakah itu berupa ketakutan, rasa lapar, dan kekurangan harta (Al-Baqarah:155) namun ada juga berupa perkara yang baik-baik (Al-Anfal:17). Ujian akan berakhir dengan tibanya ajal. Siapa yang siap hidup harus siap menghadapi ujian. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Kedua, &lt;/em&gt;sadarilah bahwa seluruh ujian yang ada, sekaligus sebagai pengecek kekuatan iman seseorang (Al-Ankabut:2). Semakin kuat keimanan seseorang maka semakin banyak dan berat juga ujian hidup yang akan dialaminya. Justru, bagi seorang muslim yang mengaku beriman tetapi belum pernah diuji, mestinya bertanya pada dirinya sudah sejauh manakah kadar keimanannya. Ada seorang teman pernah ketakutan, �saya mah justru tidak akan tebal iman dan banyak taat, sebab nanti akan banyak ujian. Saya takut tidak tahan, saya tidak akan sabar menghadapi ujian, apalagi makin tinggi iman maka ujian pun semakin sulit,� ungkapnya kepada saya. Saat itu saya tidak banyak memberikan komentar. Saya hanya bercerita kepadanya. Dulu, ada orang yang mengatakan kepada saya saat masih SD bahwa ujian di SMP itu sulit. Kesulitannya jauh dibandingkan dengan ujian SD, demikian pula ujian SMU. Wah, sulit sekali, tambahnya, kesulitannya tidak bisa dibayangkan oleh tingkatan SD. Apalagi di Perguruan tinggi. �Wah, apalagi pada waktu sidang skripsi. Susah bukan main. Mana dosennya sering kali sulit ditemui, lagi�. Dan, kelak bila melanjutkan S2 lebih sulit Lagi. Bagaimana sikap anda terhadap cerita ini ? saya percaya, kita tidak akan menyimpulkan:�Wah, dari pada mendapat ujian sulit lebih baik sekolah cukup sampai SD saja. Tidak perlu SMP, apalagi SMU atau sarjana.� Benar, makin tinggi tngkat pendidikan, makin sukar ujian. Tapi, buktinya, toh tetap juga dapat dilalui dengan baik. Persoalan ujian yang berkolerasi erat dengan keimanan pun demikian. Semakin tinggi keimanan seseorang, akan semakin deras ujiannya, dan yakinlah, dia akan semakin memiliki kemampuan dan kesabaran untuk mengunggulinya seiring dengan meningginya keimanan dan ketaatan. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Ketiga, &lt;/em&gt;sabar itu merupakan salah satu tanda keberhasilan (Al-Imron:200). Betapa banyak kaum terdahulu yang terbinasa karena ketidak sabarannya. Orang yang tidak sabar akan suatu perkara sebenarnya telah kehilangan kesempatan untuk mengungguli perkara tersebut. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Keempat, &lt;/em&gt;sesungguhnya Allah SWT menyukai orang-orang yang sabar (Al-Imron:146) &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Memang kesabaran bukanlah perkara yang mudah. Sebab, kesabaran memerlukan ketulusan dan kesungguhan tingkat tinggi. Agar berhasil memilikinya, biasakanlah dan perbanyaklah do'a: artinya � &lt;em&gt;Ya Rabb kami, curahkanlah kesabaran kepada kami, dan matikanlah kami dalam keadaan muslim.� ( &lt;/em&gt;&lt;em&gt;Qs. AL-A'raf:222 &lt;/em&gt;&lt;em&gt;) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;5. &lt;em&gt;Tawakkal &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Satu ciri lain orang yang dicintai Allah SWT adalah orang yang tawakkal. Kaum mukminin di perintahkan untuk menyerahkan segala urusannya (tawakkal) hanya kepada Allah SWT (Ali-Imron:122; Al-Maidah:11). Sebelum melakukan segala sesuatu, kita harus menyerahkan segala macam urusan kita kepada Allah SWT. Jadi bukan berusaha lalu bertawakkal kepada Allah SWT dalam setiap urusan jauh-jauh sebelumnya baru berusaha menghadapi sekuat tenaga &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;6. &lt;em&gt;Mencintai Allah SWT &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Agar kita dicintai Allah SWT, kita harus mencintai-Nya. Wujud cinta kepada Allah adalah cinta kepada sesama muslim dan keras kepada orang kafir (bukan sebaliknya), siap berjihad, dan tidak takut terhadap selaan orang yang mencela. Demikian disebutkan dalam surat Al-Maidah ayat 54. mencintai Allah SWT dilakukan dengan cara mengikuti jejak langkah Rasulullah SAW dalam segala peri kehidupannya (Ali-Imron:31). Lembut terhadap sesama muslim dilakukan dengan cara mencintai mereka sebagaimana mencintai diri kita sendiri, tidak menyakitinya, tidak mendzaliminya, tidak mengganggu hartanya dan memelihara kehormatannya, sedangkan keras terhadap orang kafir, terutama dalam hal-hal yang menyangkut hukum islam. Tidak ada toleransi dalam beragama, yang ada kerukunan antar umat umat beragama dibawah nauangan kehidupan Islam, dimana Islamlah yang berkuasa dibumi ini. Adapun jihad merupakan perang untuk meninggikan kalimat Allah SWT. Seorang pengemban dakwah harus merelakan dirinya untuk mati &lt;em&gt;fi sabilillah &lt;/em&gt;karena diri orang mukmin telah dibeli oleh Allah SWT (At-Taubah:111). Demikian pula sang istri harus ridho melepas suami dan anak-anaknya kemedan pertempuran demi tegaknya dinul Islam saat kaum imperalis menggunakan senjata untuk memporakporandakan Islam, umat dan negeri-negerinya. Selain itu, Pengemban da'wah harus tahan terhadap celaan yang dilontarkan kepadanya karena celaan itu sebenarnya muncul dari orang-orang yang tidak suka kepada Islam &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;7. &lt;em&gt;Bertaubat, membersihkan diri dan jiwa &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Taubat harus menjadikan kebiasaan sehari-hari (At-Taubah:112) suatu kebahagiaan bila kita terbiasa taubat seperti terbiasanya sarapan. Taubat pun bukan hanya sesaat melainkan harus dilakukan dengan benar-benar sehingga menjadi &lt;em&gt;taubatan nasuha &lt;/em&gt;(At-Tahrim:8). Setidaknya, agar terwujud &lt;em&gt;taubatan nasuha, &lt;/em&gt;seorang Muslim harus menyesali perbuatan dosanya, memohon ampunan kepada Allah SWT dan berniat sungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya. Hujjatul Islam, Imam Al-Ghazali, dalam &lt;em&gt;Minhajul �Abidin &lt;/em&gt;menjelaskan bahwa pembersihan dosa seseorang, tergantung kepada jenis dosa tersebut. &lt;em&gt;Pertama, &lt;/em&gt;bila kesalahan tersebut karena kelalaian atas kewajiban dari Allah SWT, maka ia harus beristighfar dan berusaha mengqada segala kelalaiannya itu. &lt;em&gt;Kedua, &lt;/em&gt;bila dosa itu terhadap sesama manusia, maka ia harus berusaha sekuat tenaga untuk meminta kemanfaatan dan keridhaan orang tersebut. &lt;em&gt;Ketiga, &lt;/em&gt;bila dosa tersebut karena kedzaliman diri sendiri (tidak berhubungan dengan orang lain) maka ia harus memperbanyak amal shalih agar kelak, amalan buruknya akan terkalahkan banyaknya oleh amal shalehnya. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Rasulullah yang &lt;em&gt;ma'sum, &lt;/em&gt;tidak kurang dari tujuh puluh kali sehari bertaubat dan memohon ampun kepada Allah SWT. Bagaimana dengan kita yang penuh dosa dan tidak dilindungi dari kesalahan ? &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Renungan &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Itulah beberapa hal yang dapat membimbing kita untuk menjadi kekasih Allah SWT. Siapapun yang telah mencurahkan cintanya kepada Allah SWT dan berhasil menjadi kekasih-Nya, niscaya hasilnya akan kembali kepada dirinya sendiri. Ini adalah janji Allah SWT yang disampaikan oleh Nabi SAW. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Suatu waktu Rasulullah SAW bersabda bahwasannya Allah Ta'ala berfirman :� &lt;em&gt;Barangsiapa yang memusuhi kekasih-Ku maka aku menyatakan perang kepadanya. Sesuatu yang paling kusukai dari apa yang dikerjakan oleh hamba-Ku untuk mendekatkan diri kepada-Ku adalah bila ia mengerjakan oleh apa yang telah Kuwajibkan kepadanya. Seseorang itu akan senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan mengerjakan kesunatan-kesunatan sehingga Aku mencintainya. Apabila Aku mencintainya maka Aku merupakan pendengaran yang ia pergunakan untuk mendengarnya, Aku merupakan penglihatan yang ia pergunakan untuk melihatnya, Aku merupakan tangan yang ia pergunakan untuk menyerangnya, dan Aku merupakan kaki yang ia pergunakan `untuk berjalan. Seandainya ia bermohon kepada-Ku pasti Aku akan mengabulkannya dan seandainya ia berlindung diri kepada-ku paasti aku akan melindunginya.� ( &lt;/em&gt;HR.Bkuhari &lt;em&gt;) &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; Semoga kita diberi kemudahan untuk menjadi kekasih Allah Pencipta Alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Oleh : MR. Kurnia&lt;br /&gt;http://www.dudung.net/artikel-islami/menjadi-kekasih-allah.html&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-4789980303317622292?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/4789980303317622292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=4789980303317622292' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4789980303317622292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4789980303317622292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/08/menjadi-kekasih-allah.html' title='Menjadi Kekasih Allah'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-2546505796986962354</id><published>2008-07-15T00:17:00.001-07:00</published><updated>2008-07-15T00:17:54.873-07:00</updated><title type='text'>Mengenali Mukmin Sejati</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;Seorang mukmin sejati dapat dikenal melalui sifat yang terdapat pada dirinya. Tentang hal ini Yahya bin Muadz r.a telah merumuskan tiga ratus tiga puluh sifat yang perlu ada pada mukmin sejati. Diantaranya ialah:&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Hendaklah banyak malu. &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Kurang gangguan &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Banyak melakukan kebaikan &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak melakukan kejahatan &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Jujur &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Kurang bercakap &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Senantiasa bekerja &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Kurang melakukan dosa &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak berminat mendengar rahasia orang lain &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Suka kepada kerja-kerja kebajikan &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Menghidupkan silaturrahim &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tenang &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Sabar &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Sentiasa bersyukur &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Sangat redha kepada Allah walaupun rezekinya selalu disempitkan &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Kasih pada para sahabat &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Sopan santun &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Menjaga kehormatan diri &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Belas kasihan &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak suka mengutuk orang lain &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak suka memaki hamun &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak suka mencela &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak suka membuat fitnah &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak mengumpat &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Apa-apa yang dilakukan tidak tergesa-gesa &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak mempunyai sifat dengki dan khianat &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak ada sifat pendendam &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak sombong congkak &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak suka bangga diri &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak keterlaluan pada hal-hal dunia &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak suka berangan-angan &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Kurang tidur dan banyak beribadat &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak mengharapkan pujian daripada orang lain &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak munafik &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak kedekut atau kikir &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tidak suka mencari kesalahan orang lain &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Suka atau cinta kerana Allah dan benci kerana Allah &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Rela akan sesuatu perkara kerana Allah &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Selalu berbekal dengan taqwa &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Tujuan hidup hanya satu, yaitu menuju akhirat &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Suka berzikir &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Kekasihnya hanya Allah &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Mengenali Mukmin Sejati"&gt;  Setiap usaha yang dilakukan adalah untuk akhirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;b&gt;&lt;u&gt;kakak97@hotmail.com&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-2546505796986962354?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/2546505796986962354/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=2546505796986962354' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2546505796986962354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2546505796986962354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/mengenali-mukmin-sejati.html' title='Mengenali Mukmin Sejati'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-2392218474300586795</id><published>2008-07-15T00:14:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T00:15:45.575-07:00</updated><title type='text'>Resep Resah Hati</title><content type='html'>&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;&lt;b&gt;Telah bertasbih kepada Allah apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;&lt;b&gt;Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;&lt;b&gt;Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;&lt;b&gt;Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh. &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;&lt;b&gt;Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya: 'Hai kaumku, mengapa kamu menyakitiku, sedangkan kamu mengetahui bahwa sesungguhnya aku adalah urusan ALlah kepadamu?' Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka; dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang fasik. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;small&gt;(Ash-Shaft: 1-5)&lt;/small&gt; &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;Ayat ke-2, sangat menampar kondisi bangsa kita saat ini. Dikala kita banyak berteriak reformasi tetapi perbuatan sehari-hari masih jauh dari apa yang kita teriakkan. Apa kita tidak sadar sudah begitu parah penyakit yang ada dalam hati kita? Memang urusan hati urusan masing-masing atau boleh dibilang urusan paling pribadi yang orang lain tidak mungkin bisa merubahnya. Cuman hasil dari kontemplasi dalam batin bakalan kelihatan lewat tindak tanduk kita, nah baru disinilah orang lain berperan untuk membetulkan apa yang salah dalam diri kita. Kita cenderung untuk menolak ajakan orang yang mengkritik diri kita ketimbang mengiyakan kritikan itu. Memang ada orang dengan tingkatan tertentu dalam kebersihan hatinya mampu meresapi apa-apa yang orang lain pikirkan. Ya, memang ada. Baru saja kita mampir ke rumahnya entah itu sowan, konsultasi keagamaan atau tukar pikiran .....dia sudah bisa menebak bakalan kemana alur pembicaraan....yang jelas orang tersebut bukanlah orang kebanyakan dari kita. Terus bagaimana tindakan yang harus kita ambil untuk menyikapi kondisi hati komponen bangsa yang sudah akut penyakitnya? Saya punya beberapa analisa sebelum kita masuk ke langkah-langkah teknis penanggulangan. &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;Pertama: Apa benar orang yang kita asumsikan mempunyai penyakit hati yang kronis 'merasa' bahwa dia sedang sakit? Pertanyaan ini harus kita jawab, caranya dengan melihat, membaca dan mendengar kepribadian dia. Untuk seorang pemimpin besar seperti Gus Dur tentu kita bisa mencari jawabannya. Penyakit ini sangat halus untuk dilihat secara kasat mata namun efeknya amat besar berimbas ke orang lain.&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;Kedua, sodorkan dengan pernyataan Allah di surat 61:2, seperti yang diatas. Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Apa dia/kita sudah merasa beriman? Bagaimana kita tahu tanda-tanda keimanan kita? Seberapa besar iman kita kepada-Nya. Apa kita lupa apa yang selama ini kita cari, mau kemanakah hidup ini diarahkan, untuk siapa kita mau berkorban sedemikian rupa hingga merelakan jiwa dan harta kita?&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt; Sumber: &lt;b&gt;&lt;u&gt;Setiaji Kurniawan, eija@telkom.net&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="Resep Resah Hati"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-2392218474300586795?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/2392218474300586795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=2392218474300586795' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2392218474300586795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2392218474300586795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/resep-resah-hati.html' title='Resep Resah Hati'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-4520585848451324131</id><published>2008-07-14T02:50:00.000-07:00</published><updated>2008-07-14T02:51:44.071-07:00</updated><title type='text'>Nasehat Bagi Pemuda Muslim Dan Penuntut Ilmu</title><content type='html'>&lt;em&gt;Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Pertama-tama aku menasihatimu dan diriku agar bertakwa kepada Allah Jalla Jalaluhu, kemudian apa saja yang menjadi bagian/cabang dari ketakwaan kepada Allah Tabaarakan wa Ta'ala seperti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;[1]&lt;/strong&gt; Hendaklah kamu menuntut ilmu semata-mata hanya karena ikhlas kepada Allah Jalla Jalaluhu, dengan tidak menginginkan dibalik itu balasan dan ucapan terima kasih. Tidak pula menginginkan agar menjadi pemimpin di majelis-majelis ilmu. Tujuan menuntut ilmu hanyalah untuk mencapai derajat yang Allah Jalla Jalaluhu telah khususkan bagi para ulama. &lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam firmanNya.&lt;br /&gt;"Artinya : ... Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat ...?"&lt;br /&gt;&lt;em&gt;[Al-Mujaadilah : 11]&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;[2]&lt;/strong&gt; Menjauhi perkara-perkara yang dapat menggelincirkanmu, yang sebagian "Thalibul Ilmi" (para penuntut ilmu) telah terperosok dan terjatuh padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara perkara-perkara itu :&lt;br /&gt;[a] Mereka amat cepat terkuasai oleh sifat ujub (kagum pada diri sendiri) dan terpedaya, sehingga ingin menaiki kepala mereka sendiri.&lt;br /&gt;[b] Mengeluarkan fatwa untuk dirinya dan untuk orang lain sesuai dengan apa yang tampak menurut pandangannya, tanpa meminta bantuan (dari pendapat-pendapat) para ulama Salaf pendahulu ummat ini, yang telah meninggalkan "harta warisan" berupa ilmu yang menerangi dan menyinari dunia keilmuan Islam. (Dengan warisan) itu jika dijadikan sebagai alat bantu dalam upaya penyelesaian berbagai musibah/bencana yang bertumpuk sepanjang perjalanan zaman. Sebagai mana kita telah ikut menjalani/merasakannya, dimana sepanjang zaman itu dalam kondisi yang sangat gelap gulita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meminta bantuan dalam berpendapat dengan berpedoman pada perkataan dan pendapat Salaf, akan sangat membantu kita untuk menghilangkan berbagai kegelapan dan mengembalikan kita kepada sumber Islam yang murni, yaitu al- Qur'an dan as-Sunnah yang shahihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang tidak tertutup bagi kalian bahwasannya aku hidup di suatu zaman yang mana kualami padanya dua perkara yang kontradiksi dan bertolak belakang, yaitu pada zaman dimana kaum muslimin, baik para syaikh maupun para penuntut ilmu, kaum awam ataupun yang memiliki ilmu, hidup dalam jurang taqlid, bukan saja pada madzhab, bahkan lebih dari itu bertaqlid pada nenek moyang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kami dalam upaya menghentikan sikap tersebut, mengajak manusia kepada al-Qur'an dan as-Sunnah. Demikian juga yang terjadi di berbagai negeri Islam. Ada beberapa orang tertentu yang mengupayakan seperti apa yang kami upayakan, sehingga kamipun hidup bagaikan "Ghuraba" (orang-orang asing) yang telah digambarkan oleh Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam dalam beberapa hadits beliau yang telah dimaklumi, seperti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Artinya : Sesungguhnya awal mula Islam itu sebagai suatu yang asing/aneh, dan akan kembali asing sebagaimana permulaannya, maka berbahagialah bagi orang-orang yang asing"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebagian riwayat, Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :&lt;br /&gt;"Artinya : Mereka (al-Ghurabaa) adalah orang-orang shaleh yang jumlahnya sedikit sekeliling orang banyak, yang mendurhakai mereka lebih banyak dari yang mentaati mereka" &lt;em&gt;[Hadits Riwayat Ahmad]&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat yang lain beliau bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Artinya : Mereka orang-orang yang memperbaiki apa yang telah di rusak oleh manusia dari Sunnah-Sunnahku sepeninggalku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku katakan : "Kami telah alami zaman itu, lalu kami mulai membangun sebuah pengaruh yang baik bagi dakwah yang di lakukan oleh mereka para ghuraba, dengan tujuan mengadakan perbaikan ditengah barisan para pemuda mukmin. Sehingga kami jumpai bahwa para pemuda beristiqomah dalam kesungguhan di berbagai negeri muslim, giat dalam berpegang teguh pada al- Qur'an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tatkala mengetahui keshahihannya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi kegembiraan kami terhadap kebangkitan yang kami rasakan pada tahun-tahun terakhir tidak berlangsung lama. Kita telah dikejutkan dengan terjadinya sikap "berbalik", dan perubahan yang dahsyat pada diri pemuda- pemuda itu, di sebagian negeri &lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;[1]&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;. Sikap tersebut, hampir saja memusnahkan pengaruh dan buah yang baik sebagai hasil kebangkitan ini, apa penyebabnya ? Di sinilah letak sebuah pelajaran penting, penyebabnya adalah karena mereka tertimpa oleh perasaan ujub (membanggakan diri) dan terperdaya oleh kejelasan bahwa mereka berada di atas ilmu yang shahih. Perasaan tersebut bukan saja diseputar para pemuda muslim yang terlantar, bahkan terhadap para ulama. Perasaan itu muncul tatkala merasa bahwa mereka memilki keunggulan dengan lahirnya kebangkitan ini, atas para ulama, ahli ilmu dan para syaikh yang bertebaran diberbagai belahan dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana merekapun tidak mensyukuri nikmat Allah Jalla Jalaluhu yang telah memberikan Taufik dan Petunjuk kepada mereka untuk mengenal ilmu yang benar beserta adab-adabnya. Mereka tertipu oleh diri mereka sendiri dan mengira sesungguhnya mereka telah berada pada status kedudukan dan posisi tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun mulai mengeluarkan fatwa-fatwa yang tidak matang alias mentah, tidak berdiri diatas sebuah pemahaman yang bersumber dari al-Qur'an dan as- Sunnah. Maka tampaklah fatwa-fatwa itu dari pendapat-pendapat yang tidak matang, lalu mereka mengira bahwasanya itulah ilmu yang terambil dari al- Qur'an dan as-Sunnah, maka mereka pun tersesat dengan pendapat-pendapat itu, dan juga menyesatkan banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hal yang tidak sama bagi kalian, akibat dari itu semuanya muncullah sekelompok orang ("suatu jama'ah") dibeberapa negeri Islam yang secara lantang mengkafirkan setiap jama'ah-jama'ah muslimin dengan filsafat-filsafat yang tidak dapat diungkapkan secara mendalam pada kesempatan yang secepat ini, apalagi tujuan kami pada kesempatan ini hanya untuk menasehati dan mengingatkan para penuntut ilmu dan para du'at (da'i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu saya menasehati saudara-saudara kami ahli sunnah dan ahli hadits yang berada di setiap negeri muslim, agar bersabar dalam menuntut ilmu, hendaklah tidak terperdaya oleh apa yang telah mereka capai berupa ilmu yang dimilikinya. Pada hakekatnya mereka hanyalah mengikuti jalan, dan tidak hanya bersandar pada pemahaman-pemahaman murni mereka atau apa yang mereka sebut dengan "ijtihad mereka".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya banyak mendengar pula dari saudara-saudara kami, mereka mengucapkan kalimat itu, dengan sangat mudah dan gampang tanpa memikirkan akibatnya : "Saya berijtihad". Atau "Saya berpendapat begini" atau "Saya tidak berpendapat begitu", dan ketika anda bertanya kepada mereka ; Kamu berijtihad berdasarkan pada apa, sehingga pendapatmu begini dan begitu ?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Apakah kamu bersandar pada pemahaman al-Qur'an dan sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam serta ijma' (kesepakatan) para ulama dari kalangan Sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan yang lainnya ? Ataukah pendapatmu ini hanya hawa nafsu dan pemahaman yang pendek dalam menganalisa dan beristidlal (pengambilan dalil) ?. Inilah realitanya, berpendapat berdasarkan hawa nafsu, pemahaman yang kerdil dalam menganalisa danberistidlal. Ini semuanya dalam keyakinanku disebabkan karena perasaan ujub, kagum pada diri sendiri dan terperdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu saya jumpai di dunia Islam sebuah fenomena (gejala) yang sangat aneh, tampak pada sebagian karya-karya tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena tersebut tampak dimana seorang yang tadinya sebagai musuh hadits, menjadi seorang penulis dalam ilmu hadits supaya dikatakan bahwa dia memiliki karya dalam ilmu hadits. Padahal jika anda kembali melihat tulisannya dalam ilmu yang mulia ini, anda akan jumpai sekedar kumpulan nukilan-nukilan dari sini dan dari sana, lalu jadilah sebuah karya tersebut. Nah apakah faktor pendorongnya (dalam melakukan hal ini) wahai anak muda ? Faktor pendorongnya adalah karena ingin tampak dan muncul di permukaan. Maka benarlah orang yang berkata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perasaan cinta/senang untuk tampil akan mematahkan punggung (akan berkaibat buruk)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi saya menasehati saudara-saudaraku para penuntut ilmu, agar menjauhi segala perangai yang tidak Islami, seperti perasaan terperdaya oleh apa yang telah diberikan kepada mereka berupa ilmu, dan janganlah terkalahkan oleh perasaan ujub terhadap diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penutup nasehat ini hendaklah mereka menasehati manusia dengan cara yang terbaik, menghindar dari penggunaan cara-cara kaku dan keras di dalam berdakwah, karena kami berkeyakinan bahwasanya Allah Jalla Jalaluhu ketika berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Artinya : Serulah manusia kejalan Rabbmu dengan hikmah dan peringatan yang baik, dan debatlah mereka dengan cara yang terbaik ..." [An-Nahl : 125]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa sesungguhnya Allah Jalla Jalaluhu tidaklah mengatakannya kecuali dengan kebenaran (al-haq) itu, terasa berat oleh jiwa manusia, oleh sebab itu ia cenderung menyombongkan diri untuk menerimannya, kecuali mereka yang dikehendaki oleh Allah. Maka dari itu, jika di padukan antara beratnya kebenaran pada jiwa manusia plus cara dakwah yang keras lagi kaku, ini berarti menjadikan manusia semakin jauh dari panggilan dakwah, sedangkan kalian telah mengetahui sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Artinya : Bahwasanya di antara kalian ada orang-orang yang menjauhkan (manusia dari agama) ; beliau mengucapkan tiga kali".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;[Nasehat ini dinukil dari kitab "Hayat al-Albani" halaman : 452-455]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disalin dari Majalah : as-Salafiyah, edisi ke 5/Th 1420-1421. hal 41-48, dengan judul asli "Hukmu Fiqhil Waqi' wa Ahammiyyatuhu". Ashalah, diterjemahkan oleh Mubarak BM Bamuallim LC dalam Buku "Biografi Syaikh Al- Albani Mujaddid dan Ahli Hadits Abad ini" hal. 127-150 Terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi'i.]&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-4520585848451324131?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/4520585848451324131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=4520585848451324131' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4520585848451324131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4520585848451324131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/nasehat-bagi-pemuda-muslim-dan-penuntut.html' title='Nasehat Bagi Pemuda Muslim Dan Penuntut Ilmu'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-2740071689984928568</id><published>2008-07-14T02:42:00.001-07:00</published><updated>2008-07-14T02:42:54.459-07:00</updated><title type='text'>Sholat Khusyu' - Mungkinkah Sekedar Impian ?</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a class="snap_shots" href="http://www.mediamuslim.info/"&gt;MediaMuslim.Info&lt;img id="snap_com_shot_link_icon" class="snap_preview_icon" style="border: 0pt none ; margin: 0pt ! important; padding: 1px 0pt 0pt; max-height: 2000px; max-width: 2000px; min-width: 0px; min-height: 0px; font-style: normal; font-weight: normal; font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;,arial,helvetica,sans-serif; float: none; position: static; left: auto; top: auto; line-height: normal; background-image: url(http://i.ixnp.com/images/v3.38/theme/silver/palette.gif); background-color: transparent; visibility: visible; width: 14px; height: 12px; background-position: -1128px 0pt; background-repeat: no-repeat; text-decoration: none; vertical-align: top; display: inline;" src="http://i.ixnp.com/images/v3.38/t.gif" /&gt;&lt;/a&gt; - Secara etimologi (bahasa), &lt;em&gt;al-khusyu'&lt;/em&gt; memiliki makna al-khudhû' (tunduk). Seseorang dikatakan telah mengkhusyu'kan matanya jika dia telah menundukkan pandangan matanya. Secara terminologi (istilah syar'i) &lt;em&gt;al-khusyu'&lt;/em&gt; adalah seseorang melaksanakan shalat dan merasakan kehadiran Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt; yang amat dekat kepadanya, sehingga hati dan jiwanya merasa tenang dan tentram, tidak melakukan gerakan sia-sia dan tidak menoleh. &lt;span&gt;Dia betul-betul menjaga adab dan sopan santun di hadapan Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt;. Segala gerakan dan ucapannya dia konsentrasikan mulai dari awal shalat hingga shalatnya berakhir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Berikut firman Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt; tentang sholat yang khusyu', yang artinya: &lt;em&gt;"Yaitu orang-orang yang khusyu' didalam sholatnya"&lt;/em&gt; (QS: Al-Mu'minun:2). Ayat tersebut ditafsirkan oleh Ibnu Abbâs &lt;em&gt;Radhiallaahu anhu&lt;/em&gt; bahwa: "Orang-orang yang khusyu' adalah orang-orang yang takut lagi penuh ketenangan". Dan Ali Bin Abi Thalib berkata bahwa "Yang dimaksud dengan khusyu' dalam ayat ini adalah kekhusyu'an hati".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kiat-kiat yang dilakukan sebelum melaksanakan shalat.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Sebelum memulai ibadah shalat maka perhatikanlah kiat-kiat berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menjawab seruan adzan&lt;/strong&gt; dengan lafazh sebagaimana yang dikumandang kan oleh muadzin kecuali lafazh: &lt;em&gt;"hayya 'alash shalah dan hayya 'alal falâh"&lt;/em&gt; maka jawabannya adalah &lt;em&gt;"lâ haula walâ quwwata illa billâh" &lt;/em&gt;sebagaimana perintah Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wasalam&lt;/em&gt; dalam sabdanya, yang artinya: &lt;em&gt;"Apabila kalian mendengar muadzin (mengumandangkan azan) maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkannya...."&lt;/em&gt; (HR: al-Bukhari, Muslim dan yang lainnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu berdo'a selesai adzan dengan do'a yang diajarkan oleh Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam&lt;/em&gt; seperti &lt;em&gt;Allahumma Rabba hadzihid da’watit taammah...&lt;/em&gt;dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian berdo'a sesuai dengan keinginan masing-masing, sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam&lt;/em&gt;, yang artinya:&lt;em&gt; "Do'a antara adzan dan iqomah tidak tertolak" &lt;/em&gt;(HR: Abu Dawud, at-Tirmizi, an-Nasa'i, Ibnu Khuzaimah dan lainnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berwudhu sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah digariskan oleh Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wasalam&lt;/em&gt;.&lt;/strong&gt; Melakukan wudhu berarti telah merealisasikan perintah Alloh &lt;em&gt;Subhanahu Wa Ta’ala,&lt;/em&gt; yang terdapat dalam firman-Nya, yang artinya: &lt;em&gt;"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu, basuhlah tanganmu hingga siku, dan usaplah (sapulah) kepalamu, serta basuhlah kakimu hingga kedua mata kakimu..." &lt;/em&gt;(QS: Al-Maidah: 6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam&lt;/em&gt; bersabda tentang keutamaan wudhu, yang artinya: &lt;em&gt;"Barangsiapa yang berwudhu', lalu berwudhu' dengan sebaik-baiknya, kemudian dia shalat, niscaya dosa antara sholatnya itu dan sholatnya yang lain (berikutnya) diampuni." &lt;/em&gt;(HR: Ibnu Khuzaimah dan Imam Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan bahkan orang yang berwudhu` itu berarti dia telah menggugurkan dosa-dosanya bersamaan dengan air yang mengalir dari anggota wudhu` yang telah dibasuh.&lt;/em&gt; (HR: Ibnu Khuzaimah dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bersiwak&lt;/strong&gt; (atau menggosok gigi) sebelum shalat sebagaimana perintah Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam&lt;/em&gt; dalam sebuah haditsnya, yang artinya: &lt;em&gt;"Seandainya tidak memberatkan ummatku, niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali berwudhu' (dalam riwayat yang lain) setiap kali hendak sholat"&lt;/em&gt; (HR: Muttafaq 'Alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Memakai pakaian yang sopan (layak), bersih dan wangi, serta menjauhi semaksimal mungkin pakaian yang sudah kotor, bau dan tidak layak untuk dipakai dalam shalat.&lt;/strong&gt;  Menghindari pakaian yang ketat sehingga menyebabkan kesulitan untuk bergerak dan bernafas, janganlah memakai pakaian bergambar atau bertulisan agar mata kita terjaga dan juga agar orang lain tidak terganggu, lalu perhatikan juga pakaian yang membungkus tubuh kita, apakah sudah memenuhi syarat? Apakah sudah benar-benar menutupi aurat? Semua hal ini sebagai bentuk realisasi dari firman Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt;, yang artinya: &lt;em&gt;"Wahai manusia pakailah pakaianmu yang indah setiap kali memasuki masjid"&lt;/em&gt; (QS:Al-'Araf: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagalah konsetrasi dalam melaksanakan shalat dengan cara menghindari tempat dan suasana yang panas atau gerah, sebagaimana larangan Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam &lt;/em&gt;untuk tidak shalat Dzuhur pada saat panas sangat menyengat. Beliau &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam &lt;/em&gt;bersabda, yang artinya: &lt;em&gt;"Laksanakanlah sholat Dzuhur pada waktu panas sudah mereda, karena panas yang sangat menyengat itu adalah hawa panas yang berasal dari neraka jahannam" &lt;/em&gt;( HR: al-Bukhari, Ahmad dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jagalah konsentrasi shalat kita dengan memenuhi segala kebutuhan jasmani kita yang mendesak, seperti; kalau seandainya sebelum shalat perut kita terasa mulas, ingin buang air maka janganlah ditahan-tahan, sebab kalau kita shalat sambil menahan perut kita yang mulas pasti konsetrasi shalat kita terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga apabila kita merasa lapar sebelum melaksanakan shalat maka bersegeralah untuk makan untuk memenuhi hajat perut kita tersebut agar rasa lapar itu tidak membuyarkan konsetrasi kita ketika sedang shalat, dan mengenai dua permasalahan diatas Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam &lt;/em&gt;bersabda, yang artinya: &lt;em&gt;"Tiada sholat ketika makanan sudah terhidang dan tiada sholat ketika seseorang menahan hajat buang airnya"&lt;/em&gt; (HR: Muslim, Ahmad dan lain-lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Carilah tempat shalat yang tenang&lt;/strong&gt;, yang jauh dari kebisingan, yang jauh dari suara-suara berisik dan suara-suara gaduh, Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam&lt;/em&gt; bersabda, yang artinya: &lt;em&gt;"Jauhilah suara-suara berisik seperti di pasar (ketika berada di masjid)" &lt;/em&gt;(HR: Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu siapa saja yang berada di masjid hendaklah menjaga ketenangan dan ketentraman masjid, apabila kita berdzikir maka lirihkanlah suara dzikir kita, dan apabila kita membaca al-Qur'an maka lirihkanlah suara bacaan Al-Qur'an kita. Jangan sampai suara kita membuyarkan konsentrasi saudara-saudara kita yang sedang bermunajat kepada Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt;, Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam &lt;/em&gt;bersabda, yang artinya: &lt;em&gt;"Sesungguhnya orang yang shalat sedang bermunajat kepada Rabnya, maka perhatikanlah saudaramu yang sedang bermunajat itu, Janganlah keraskan bacaan Qur'an kalian!"&lt;/em&gt; (HR: al-Bukhari dan Imam Malik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luangkanlah waktu untuk menunggu datangnya waktu shalat. Meluangkan waktu menunggu datang nya waktu shalat bisa dilakukan di dalam masjid terutama bagi laki-laki, sedangkan bagi wanita maka lebih utama di rumah. Alloh&lt;em&gt; Subhanahu Wa Ta’ala&lt;/em&gt; akan memberikan keutamaan dan fadhilah yang sangat banyak bagi orang yang menunggu waktu shalat, Sebagaimana Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam &lt;/em&gt;bersabda, yang artinya: &lt;em&gt;"Senantiasa dihitung perbuatan seorang hamba itu sebagai pahala sholat selama ia menunggu datangnya waktu sholat, dan para malaikat (senantiasa) berdo'a untuknya, “Ya Alloh ampunilah dia dan rahmatilah dia,” sampai seorang hamba itu selesai (melaksanakan sholat) atau ia berhadats, (ada yang bertanya); apa yang dimaksud dengan hadats, (kata Rasululloh); keluar angin dari lubang dubur baik bau maupun tidak"&lt;/em&gt; (HR: Muslim dan Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits yang lain beliau &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam &lt;/em&gt;bersabda, yang artinya: &lt;em&gt;"Maukah aku beritahukan tentang beberapa hal, yang mana Alloh akan menjadikannya sebagai pelebur dosa dan pengangkat derajat kalian? Para shahabat menjawab, “Tentu mau ya Rasululloh,” lalu Rasululloh bersabda, yang artinya: "Sempurnakan wudhu' walau dalam keadaan tidak menyenangkan (spt; dingin), perbanyak langkah menuju masjid, menunggu sholat setelah melaksanakan sholat, maka yang demikian itu adalah ar-ribath, yang demikian itu ar-ribath.”&lt;/em&gt; (HR: Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ar-ribath adalah senantiasa menjaga kesucian, shalat dan ibadah maka pahalanya diumpamakan seperti jihad di jalan Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah kiat-kiat yang perlu kita perhatikan sebelum melak sanakan shalat. Dengan merealisasikan itu semua mudah-mudahan shalat kita menjadi shalat yang khusyu’ dan diterima disisi Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keutamaan Shalot yang Khusyu'&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Sesungguhnya Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt; telah memuji orang yang khusyu' pada banyak ayat dalam al-Qur'an, di antara nya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt;, yang artinya: &lt;em&gt;"Sesungguhnya telah beruntung orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang khusyu' didalam sholatnya".&lt;/em&gt; (QS: Al-Mu'minun: 1-2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt;, yang artinya: &lt;em&gt;"Dan mintalah pertolongan (kepada Alloh) dengan sabar dan sholat, karena sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'". &lt;/em&gt;(QS. al-Baqarah: 45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt; pada ayat yang lain, yang artinya: &lt;em&gt;"Mereka yang berdo'a kepada Kami dengan penuh harapan dan rasa takut (cemas), dan mareka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami". &lt;/em&gt;(QS: Al-Anbiya': 90)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt; berfirman, yang artinya: &lt;em&gt;"Mereka menyungkurkan mukanya dalam keadaan menangis dan kekhusyu'an mereka semakin bertambah" &lt;/em&gt;(QS: Al-Isra': 109)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt; berfirman, yang artinya: &lt;em&gt;"Dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih, Apabila dibacakan ayat-ayat Alloh Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis."&lt;/em&gt; (QS: Maryam: 58)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Alloh &lt;em&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/em&gt;, yang artinya: &lt;em&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Rabbnya Yang tidak tampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar."&lt;/em&gt; (QS: Al-Mulk: 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga beberapa hadits Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam &lt;/em&gt;yang menjelaskan tentang keutamaan khusyu' berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah &lt;em&gt;Radhiallaahu anhu&lt;/em&gt;, Rasululloh &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam&lt;/em&gt; bersabda, yang artinya: &lt;em&gt;"Tujuh golongan yang mendapat naungan Alloh pada suatu hari yang tidak ada naungan kecuali naungan Alloh; …(dan disebutkan di antaranya) seseorang yang berdzikir (ingat) kepada Allah dalam kesendirian (kesunyian) kemudian air matanya mengalir." &lt;/em&gt;(HR: Al-Bukhari, Muslim dan lain-lainya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam&lt;/em&gt; bersabda, yang artinya: &lt;em&gt;"Barangsiapa yang mengingat Alloh kemudian dia menangis sehingga air matanya mengalir jatuh ke bumi niscaya dia tidak akan diazab pada hari Kiamat kelak."&lt;/em&gt; (HR. al-Hakim dan dia berkata sanadnya shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah &lt;em&gt;Radhiallaahu anhu&lt;/em&gt;, Nabi &lt;em&gt;Shalallaahu alaihi wa salam&lt;/em&gt; bersabda, yang artinya: &lt;em&gt;"Semua mata (manusia) pada hari Kiamat akan menangis kecuali (ada beberapa orang yang tidak menangis) (pertama) mata yang terjaga dari hal-hal yang diharamkan Allah, (kedua) mata yang dipergunakan untuk berjaga-jaga (pada malam hari) di jalan Allah, (ketiga) mata yang menangis karena takut pada Allah walau (air mata yang keluar itu) hanya sekecil kepala seekor lalat"&lt;/em&gt; (HR: Ashbahâny)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Bahaz Bin Hakim dari bapaknya dari kakeknya semoga Alloh meridhai mereka, kakeknya berkata, &lt;em&gt;“Saya mendengar Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, "Diharamkan neraka membakar tiga golongan manusia yang disebabkan matanya, (pertama) mata yang menangis karena takut pada Allah, (kedua) mata yang dipergunakan untuk berjaga-jaga (begadang) di jalan Alloh, (ketiga) mata yang terpelihara dari hal-hal yang diharamkan Alloh." &lt;/em&gt;(HR: At-Thabrani, Al-Baghawi dan yang lainnya, al-Hakim mengatakan hadits ini shahih dan disepakati oleh adz-Dzahabi) &lt;em&gt;Wallahu a’lam bish shawab&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber Rujukan: Taisîr Karimir Rahman, Asy-Syaikh Abdur Rahman Bin Nâshir As-Sa'dy; Tafsir Ibnu Katsir)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-2740071689984928568?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/2740071689984928568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=2740071689984928568' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2740071689984928568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2740071689984928568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/sholat-khusyu-mungkinkah-sekedar-impian.html' title='Sholat Khusyu&apos; - Mungkinkah Sekedar Impian ?'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-5137011449408266642</id><published>2008-07-14T02:38:00.000-07:00</published><updated>2008-07-14T02:40:06.046-07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Menjenguk Orang Sakit</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Mengunjungi dan membesuk orang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, utamanya orang yang sangat jelas hubungannya dengan dirinya, seperti kerabat dekat, tetangga, saudara senasab, sahabat dan yang semisalnya. Menjenguk orang sakit adalah di antara amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Alloh &lt;i&gt;Subhannahu wa Ta'ala&lt;/i&gt;, kepada ampunan, rahmat dan SorgaNya. &lt;/div&gt;  Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, di dalamnya terdapat keutamaan yang sangat agung, pahala yang sangat besar dan ia adalah salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya. (HR: Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasululloh  &lt;i&gt;shallAllohu 'alaihi wasallam&lt;/i&gt; bersabda, yang artinya: &lt;i&gt;"Apabila seorang laki-laki menjenguk saudara muslimnya (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Sorga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo'akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo'akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba."&lt;/i&gt; (HR: At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan  sanad shahih).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, hendaknya yang membesuk mendo'akan si sakit: &lt;i&gt;"Tidak mengapa,  semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh."&lt;/i&gt; (HR:  Al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sumber Rujukan: &lt;i&gt;Al-Hadiqatul Yani'ah minal 'Ulumin Nafi'ah&lt;/i&gt;, Syaikh  Ibrahim bin Jarullah Al-Jarullah)&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a class="snap_shots" href="http://www.mediamuslim.info/"&gt;www.mediamuslim.info&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-5137011449408266642?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/5137011449408266642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=5137011449408266642' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5137011449408266642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5137011449408266642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/keutamaan-menjenguk-orang-sakit.html' title='Keutamaan Menjenguk Orang Sakit'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-3209561792444041104</id><published>2008-07-14T02:36:00.000-07:00</published><updated>2008-07-14T02:37:42.722-07:00</updated><title type='text'>Pernahkah Terpikirkan Atau Lupa ?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pernahkah antum berpikir bahwa antum diciptakan oleh Sesuatu Yang Maha Hebat? Pernahkah antum berpikir kita diciptakan dari tanah? Pernahkah antum berpikir bahwa kita adalah mahkluk yang lemah? Pernahkan antum berpikir kita hidup dan punya roh? Pernahkah antum berpikir kita pasti akan mati? Lupakah kita bahwa kita diciptakan untuk menjadi penghuni bumi? Lupakah kita bahwa di banyak orang di sekeliling kita? Lupakah kita perbuatan kita nanti bakal dipertanggungjawabkan? Lupakah kita kalau kita punya Tuhan?&lt;/div&gt;  &lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt; Pernahkah kita bersyukur atas Sesuatu Yang Maha Hebat tersebut? Pernahkan kita merasa kita diciptakan dari tanah (sesuatu yang rendah &amp;amp; diinjak-injak)? Pernahkah kita merasa kita adalah sesuatu yang lemah dibanding ciptaan-ciptaan Sang Pencipta yang lain, seperti : Gunung, Laut, dll? (Apakah kita mampu mengatasi ketika gunung sedang meletus atau Gelombang Laut yang marah atau tsunami)? Pernahkan kita merasa sebenarnya kita hidup karena ada yang menghidupkan dan ada roh yang sewaktu-waktu hilang dari raga kita? Pernahkah anda merasa jasad kita akan mati, tidak berguna, dan ditanam dalam tanah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupakah kita memang ditakdirkan untuk hidup di dunia yang fana' (rusak) yang penuh dengan dosa? Lupakah bahwa akan seumur hidup berada di lingkungan manusia yang saling membutuhkan? Lupakah kita segala perbuatan yang baik atau buruk yang pernah kita lakukan pada akhirnya ada pertanggung jawabannya? Lupakah kita bahwa kita memang punya Dzat segala-segalanya yaitu Alloh &lt;i&gt;‘Azza wa Jalla&lt;/i&gt;, yang setiap saat  harus kita ingat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengirim: Ibnu Muhammad&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt; Sumber: &lt;a class="snap_shots" href="http://www.mediamuslim.info/"&gt;www.mediamuslim.info&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-3209561792444041104?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/3209561792444041104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=3209561792444041104' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/3209561792444041104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/3209561792444041104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/pernahkah-terpikirkan-atau-lupa.html' title='Pernahkah Terpikirkan Atau Lupa ?'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-8085327627435289327</id><published>2008-07-14T02:15:00.000-07:00</published><updated>2008-07-14T02:18:32.763-07:00</updated><title type='text'>Kisah Neraka Jahannam</title><content type='html'>&lt;div class="postentry"&gt;          &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Dikisahkan dalam sebuah hadis bahwa sesungguhnya neraka Jahannam itu adalah hiam gelap, tidak ada cahaya dan tidak pula ia menyala. Dan ianya memiliki 7 buah pintu dan pada setiap pintu itu terdapat 70,000 gunung, pada setiap gunung itu terdapat 70,000 lereng dari api dan pada setiap lereng itu terdapat 70,000 belahan tanah yang terdiri dari api, pada setiap belahannya pula terdapat 70,000 lembah dari api.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Dikisahkan dalam hadis tersebut bahwa pada setiap lembah itu terdapat 70,000 gudang dari api, dan pada setiap gudang itu pula terdapat 70,000 kamar dari api, pada setiap kamar itu pula terdapat 70,000 ular dan 70,000 kala, dan dikisahkan dalam hadis tersebut bahwa setiap kala itu mempunyai 70,000 ekor dan setiap ekor pula memiliki 70,000 ruas. Pada setiap ruas kala tersebut ianya mempunyai 70,000 qullah bisa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Dalam hadis yang sama menerangkan bahwa pada hari kiamat nanti akan dibuka penutup neraka Jahannam, maka sebaik saja pintu neraka Jahannam itu terbuka, akan keluarlah asap datang mengepung mereka di sebelah kiri, lalu datang pula sebuah kumpulan asap mengepung mereka disebelah hadapan muka mereka, serta datang kumpulan asap mengepung di atas kepala dan di belakang mereka. Dan mereka (Jin dan Mausia) apabila terpandang akan asap tersebut maka bergetarlah dan mereka berlutut dan memanggil-manggil, “Ya Tuhan kami, selamatkanlah.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Diriwayatkan bahwa sesungguhnya Rasulullah S.A.W telah bersabda : “Akan didatangkan pada hari kiamat itu neraka Jahannam, dan neraka Jahannam itu mempunyai 70,000 kendali, dan pada setiap kendali itu ditarik oleh 70,000 malaikat, dan berkenaan dengan malaikat penjaga neraka itu besarnya ada diterangkan oleh Allah S.W.T dalam surah At-Tahrim ayat 6 yang bermaksud : “Sedang penjaganya malaikat-malaikat yang kasar lagi keras.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Setiap malaikat apa yang ada di antara pundaknya adalah jarak perjalanan setahun, dan setiap satu dari mereka itu mempunyai kekuatan yang mana kalau dia memukul gunung dengan pemukul yang ada padanya, maka nescaya akan hancur lebur gunung tersebut. Dan dengan sekali pukulan saja ia akan membenamkan 70,000 ke dalam neraka Jahannam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;      April 20, 2007        · Filed under &lt;a tip="View all posts in Nasehat Islami" href="http://wordpress.com/tag/nasehat-islami/" rel="category tag"&gt;Nasehat Islami&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-8085327627435289327?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/8085327627435289327/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=8085327627435289327' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/8085327627435289327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/8085327627435289327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/kisah-neraka-jahannam.html' title='Kisah Neraka Jahannam'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-2028339652312937852</id><published>2008-07-12T02:24:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T02:25:51.525-07:00</updated><title type='text'>Bukalah Pintu Perubahan</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di antara ayat-ayat Al-Qur’an yang memberikan inspirasi perubahan dalam kehidupan adalah firman Allah SWT, &lt;em&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(QS. Ar-Ra’d [13]: 11)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda, siapa Allah? Dia Yang Maha Kuat dan Maha Agung, Dia Yang Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya. Dengan kebesaran dan keagungan-Nya Dia mempersilahkan kita membuka sendiri pintu-pintu perubahan, memberikan kesempatan kehendak dan perbuatan-Nya (“Dia tidak akan mengubah keadaan suatu kaum”) kepada kehendak dan perbuatan kita yang lemah (“sehingga mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”).&lt;/p&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apakah yang dimaksud dengan perubahan? Apakah berarti perubahan tindakan dan perilaku?&lt;br /&gt;Mungkin kita bisa mengubah perlakuan terhadap istri dan anak-anak kita. Untuk melakukan perubahan secara berkesinambungan harus dimulai dari dalam diri; mulai dari perubahan prinsip-prinsip dasar dan prilaku yang selama ini salah menjadi benar.&lt;br /&gt;Tuntutan perubahan bukan dalam bentuk perlakuan. Mungkin kita berteriak kepada anak-anak kita, lalu istri kita mengingatkan kita agar tidak berteriak, kemudian kita menghentikannya. Perubahan semacam ini adalah perubahan dalam bentuk posisi dan tindakan lahir. Apakah dengan cara ini yang dimaksud mengubah perlakuan terhadap anak-anak kita?&lt;br /&gt;Yang terpenting bukanlah perubahan dalam bentuk posisi dan tindakan lahir, akan tetapi perubahan yang sesungguhnya adalah perubahan prinsip (konsep). Apakah ketika Umar bin Khattab berubah hanya berubah dalam bentuk (lahir)? Benar, Umar berubah dari bersikap keras terhadap Islam kepada sikap keras (membela) Islam. Ini merupakan perubahan dalam bentuk (lahir) dan perlakuan. Perbedaannya bahwa sebelum mengenal Islam Umar keras dalam kezhaliman, sedangkan setelah masuk ke dalam Islam ia keras dalam memperjuangkan keadilan. Yang kita butuhkan adalah perubahan dari zhalim menjadi adil.&lt;br /&gt;Yang penting bagi suami yang sering pulang terlambat dari tempatnya bekerja bukan tidak mengulanginya lagi. Akan tetapi yang terpenting adalah perasaan cinta, dan kasih sayang terhadap istrinya, bahwa dia menanti kedatangannya dengan setia di rumah. Jika perubahan yang terjadi berupa hal-hal prinsip dan persepsi-persepsi dasar yang bersemayam di dalam diri, maka semua tindakan dan prilakunya akan berubah. Kalau suami merasakan tarikan cinta dan kasih sayang pada istrinya, ia akan berusaha untuk tidak terlambat pulang; ia akan memperlakukan istrinya dengan cara yang lebih segala-galanya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Mari kita buka pintu perubahan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kita semua mengendalikan pintu perubadan dari dalam, dan memegang sendiri kuncinya. Tidak mungkin orang lain yang akan membuka pintu kita dari luar, meskipun dengan kemampuan intelektual yang tinggi atau dengan dorongan emosional.&lt;br /&gt;Bukalah pintu perubahan dari dalam diri anda sendiri, sehingga kebiasaan-kebiasaan sukses masuk ke dalam diri anda, dan anda nikmati kesuksesan itu, pada akhirnya anda bisa mengerti makna kebahagiann.&lt;br /&gt;Ketika anda membuka pintu perubahan:&lt;br /&gt;1. Akan terjadi evolusi (pertumbuhan secara perlahan), kemudian ledakan (revolusi) dalam kepribadian dan relasi (hubungan) anda.&lt;br /&gt;2. Kepercayaan diri anda akan meningkat, anda akan memahami jati diri, segenap potensi dan kemampuan anda yang sebenarnya.&lt;br /&gt;3. Anda akan berdiri tegak dengan kemampuan anda sendiri, karena anda hidup dengan kedirian, eksistensi dan nilai yang khusus hanya milik anda. Dengan demikian anda akan merasakan kedamaian dan ketulusan.&lt;br /&gt;4. Ketergantungan anda kepada orang lain akan berkurang, dan perhatian anda kepada pendapat orang lain akan meningkat.&lt;br /&gt;5. Anda akan berhenti membangun kehidupan yang emosional atas kelemahan orang lain.&lt;br /&gt;6. Anda akan mampu membangun hubungan-hubungan baru dan memperbaiki hubungan-hubungan lama.&lt;br /&gt;7. Anda tahu bagaimana mengisi “batery” kehidupan (menghimpun kekuatan dan menmanfaatkannya).&lt;br /&gt;8. Kebiasaan-kebiasaan yang tercecer pada diri anda akan berubah menjadi kebiasaan-kebiasaan yang efektif bagi diri anda.&lt;br /&gt;Semua hal itu melalui peralihan kebiasaan dari ketergantungan menuju kebebasan (kebiasaan-kebiasaan mengatur diri).&lt;br /&gt;Bukalah pintu perubahan, andalah yang memegang kuncinya, agar orang lain masuk ke dalam dunia anda dan bersama mereka anda bisa merajut kerjasama.&lt;br /&gt;Dengan demikian anda akan:&lt;br /&gt;? Mampu membangun hubungan bersama orang lain.&lt;br /&gt;? Mampu memberikan pengaruh kepada orang lain.&lt;br /&gt;? Membangun hubungan yang kokoh dan positif bersama orang lain.&lt;br /&gt;? Merajut kembali hubungan yang telah retak.&lt;br /&gt;? Memperkokoh hubungan yang telah terjalin.&lt;br /&gt;? Memperluas jangkauan hubungan.&lt;br /&gt;Semua hal itu melalui peralihan kebiasaan dari kebebasan menuju kerjasama dan interelasi sosial (kebiasaan-kebiasaan pribadi yang fungsional).&lt;br /&gt;Bukalah pintu perubahan. Angkatlah gundukan tanah yang menutupi jalannya, yaitu dengan jalan pemantapan diri; merubah prilaku-prilaku negatif yang menghalangi kesuksesan menjadi prilaku-prilaku positif yang akan mempersembahkan kenikmatan meraih kesuksesan kepada anda.&lt;br /&gt;Dengan penuh kesabaran, bukalah pintu perubahan. Sesungguhnya apa yang anda dapatkan dengan instan tidak akan memberikan kenikmatan kepada anda, kenikmatan akan anda rasakan setelah anda melalui jerih payah untuk meraihnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ingatlah Selalu&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;“Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah suatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” &lt;strong&gt;(Al-Anfâl [8]: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;(Disarikan dari buku Mut’atun Najah, [Puncak Kesuksesan], karya DR. Akram Ridha)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-2028339652312937852?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/2028339652312937852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=2028339652312937852' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2028339652312937852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2028339652312937852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/bukalah-pintu-perubahan.html' title='Bukalah Pintu Perubahan'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-6809981986690229598</id><published>2008-07-12T02:02:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T02:04:39.517-07:00</updated><title type='text'>Menjadi Pribadi yang Dicintai dan Disenangi</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang yang dicintai adalah pribadi yang disenangi, dirindui, membuat bahagia ketika bertemu dan membuat senang berada di dekatnya.&lt;br /&gt;Kerinduan dan daya tarik yang ada pada sosok yang dicintai, patut dicermati dan membikin kita bertanya-tanya.&lt;br /&gt;Mengapa orang-orang tertarik pada sosok yang dicintai tersebut?&lt;br /&gt;Mengapa mereka merasa senang bertemu dengannya?&lt;br /&gt;Mengapa mereka bahagia jika mengingatnya?&lt;br /&gt;Bagaimana seseorang dapat dicintai sampai pada tingkatan seperti ini?&lt;br /&gt;Apakah aku bisa menjadi sosok yang dicintai?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apakah aku bisa menjadi seperti orang yang dikatakan dalam sebuah syair:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dia memiliki cerita kenangan tentangmu yang melalaikannya&lt;br /&gt;dari minuman dan bekal yang disenanginya&lt;br /&gt;Dia memiliki cahaya yang menyinari karena wajahmu&lt;br /&gt;dan ceritamu yang memikatnya&lt;br /&gt;Jika dia mengeluh keletihan dalam perjalanan&lt;br /&gt;Maka keinginan untuk bertemu memberinya kekuatan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;****&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Taburkan Cinta, Kamu Menuai Cinta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada seseorang menyaksikan sahabatnya dari kejauhan, lalu berkata, “Orang itu mencintaiku." Mendengar ungkapan ini, orang-orang yang sebangku dengannya bertanya membantah. Mereka berkata, “Jika kamu mencintainya, itu urusanmu. Mau kamu sebarkan kepada orang lain atau tidak. Adapun jika kamu menyebutkan bahwa dia mencintaimu, itu adalah urusannya. Bukan urusanmu. Dan, kamu tidak memiliki bukti cintanya padamu.” Orang itu berkata, “Ia mencintaiku karena aku mencintainya.”&lt;br /&gt;Artinya bahwa bukti pengakuan cinta seorang yang dicintai tidak muncul dari hati orang yang dicintai. Akan tetapi, pertama kali cinta itu tumbuh dan mulai muncul dari hati orang yang mencinta. Ketika hatinya ridha atas cinta dan tetap mencintainya, maka hasilnya adalah orang lain mencintainya.&lt;br /&gt;Setiap kali cinta bersemi dalam hatinya, maka ketika itu lingkaran orang yang dicintai meluas. Untuk memperoleh keadaan seperti ini, ia harus terlebih dahulu mencabut duri kebencian yang terdapat di dalam hatinya.&lt;br /&gt;Dengan usaha yang sungguh-sungguh, maka duri kebencian itu tercabut dari dirinya, dan pada waktu yang sama juga tercabut dari hati sahabatnya. Jika ada orang yang mengeluhkan muka masam orang lain, maka ketahuilah dia telah mencemari sumur yang manis di balik tulang rusuknya, yaitu hatinya.&lt;br /&gt;Karena kebencian terhadap orang lain, lalu apa lagi yang diharapkan setelah duri tertanam?&lt;br /&gt;Benar. Jika anda ingin dicintai orang, maka cintailah ia terlebih dahulu dengan tulus. Ketahuilah bahwa dengan cintamu padanya ia akan mencintaimu.&lt;br /&gt;Sebesar ketulusan cintamu padanya, maka sebesar itu pula ketulusan cintanya padamu.&lt;br /&gt;Jika ini yang menjadi ketentuan dalam hubungan antar sesama manusia, maka orang Mukmin memiliki keadaan yang lain.&lt;br /&gt;Iman telah menyinari hati mereka. Cahayanya menyebar kemana-mana. Tapi boleh jadi mengalami kedengkian dan kerakusan, akan tetapi semua itu akan lebur dalam pantai mereka yang landai. Bahkan mereka menjadikan rintangan sebagai jalan menuju kemajuan dan tangga untuk menggapai derajat keimanan tertinggi.&lt;br /&gt;Seorang shalih berkata, “Aku mencintai tiga jenis orang, yaitu orang yang mencintaiku, orang yang membenciku dan orang yang tidak menaruh perhatian padaku.”&lt;br /&gt;Kemudian menjelaskan semua itu dengan mengatakan,&lt;br /&gt;- Orang yang mencintaiku, dia telah mengajarkanku kelembutan dan cinta.&lt;br /&gt;- Adapun orang yang membenciku, karena dia telah mengajariku kewaspadaan.&lt;br /&gt;- Sedangkan orang yang tidak menaruh perhatian padaku, karena dia telah mengajarkanku untuk mandiri setelah bergantung pada Allah.&lt;br /&gt;Kita harus memberikan cinta terhadap seluruh kaum Muslimin. Ketika benih cinta, kelembutan dan kebaikan tumbuh dalam diri kita, maka kita dapat melenyapkan beban dan kesusahan besar yang bersemayam di dalam hati. Kita tidak perlu mengharap adanya perhatian orang lain. Karena ketika itu kita akan menjadi orang-orang yang benar dan ikhlas. Kita tidak menafikan sisi kebaikan manusia, sehingga dia patut mendapat penilaian yang baik. Akan tetapi kita tidak dapat mengetahuinya dan melihatnya kecuali ketika tumbuh benih cinta dalam diri kita.&lt;br /&gt;Berapa banyak kita memberikan ketenangan, kesenangan dan kebahagiaan kepada diri kita, ketika kita memberikan kelembutan, cinta dan kepercayaan kita kepada orang lain. Pada saat itulah benih cinta, kelembutan dan kebaikan kita akan tumbuh di dalam diri kita. Mari kita mulai dari sekarang, memberikan cinta kepada orang lain. Perhatikanlah! Apakah kita menuai selain cinta?&lt;br /&gt;Hendaklah kita tidak perlu menyembunyikan perasaan kita terhadap orang yang kita cintai. Hal ini sebagaimana yang diajarkan Rasulullah Saw. kepada kita. Kita perlu menjelaskan bahwa kita mencintai mereka karena Allah. Hal itu akan menambah perasaan cinta di antara kita.&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Nabi Saw. berkata,&lt;br /&gt;“Jika seseorang mencintai saudaranya hendaklah memberitahukan padanya bahwa ia mencintainya.” &lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Abu Daud dengan sanad shahih dari Anas r.a., “Bahwa seseorang sedang berada di sisi Rasulullah Saw., lalu seseorang lewat di hadapan beliau dan berkata, “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku mencintai orang ini.”&lt;br /&gt;Maka Nabi Saw. berkata, “Apa kamu telah memberitahukan hal itu padanya?”&lt;br /&gt;Orang itu menjawab, “Belum.”&lt;br /&gt;Beliau berkata, “Beritahukan padanya.” Orang itu kemudian mengikutinya dan berkata, “Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.”&lt;br /&gt;Orang itu berkata, “Aku mencintaimu karena Allah sebagaimana engkau mencintaiku karena Allah.”&lt;br /&gt;Di antara kesalahan yang tersebar saat ini, adalah banyak dari kita menyembunyikan perasaannya terhadap orang yang dicintainya. Sehingga perasaan cintanya tidak diketahui oleh orang yang dicintainya.&lt;br /&gt;Seorang istri berkata kepada suaminya, “Engkau telah berubah, tidak lagi memanggilku dengan kata-kata sayang, seperti yang engkau perdengarkan padaku sebelum kita menikah.”&lt;br /&gt;Si suami menjawab, “Istriku, pernahkah kamu melihat seorang nelayan memberi makan (atau umpan) ikan setelah berhasil memancingnya?”&lt;br /&gt;Ini adalah pemahaman dan kelakuan yang salah, dan termasuk perlakuan yang menyakitkan.&lt;br /&gt;Aisyah r.a. pernah bertanya kepada Nabi Saw. tentang cinta beliau kepadanya. Nabi menjawab, “Sesungguhnya cintaku kepadamu wahai Aisyah bagaikan simpul tali.”&lt;br /&gt;Nabi Saw. mencurahkan cintanya kepada para sahabat dan umatnya, serta kepada semua umat manusia. Di antara ayat yang diturunkan oleh Allah Swt. berkenaan dengan ini adalah, &lt;em&gt;“Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(Asy-Syu‘ara [26]: 3)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula firman Allah Swt., &lt;em&gt;“Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Quran).”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(Al-Kahfi [18]: 6)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saking cintanya kepada umatnya, hingga suatu hari ketika Jibril turun padanya dan mendapatinya sedang menangis, Jibril bertanya, “Apa yang kamu tangisi?”&lt;br /&gt;Rasulullah menjawab, “Umatku wahai Jibril.”&lt;br /&gt;Maka Jibril memberinya kabar gembira dari Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha penyayang, “Kami meridhaimu terhadap umatmu dan kami tidak menyedihkanmu.” &lt;strong&gt;(HR. Muslim)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cinta Rasululullah Saw. pada umatnya amat besar. Sampai-sampai menempatkannya dalam posisi yang lebih dekat kepada mereka dari diri mereka sendiri. Kasih sayang beliau telah terpatri dalam hati mereka. Anggota badan mereka terbius oleh cintanya dan lidah mereka berucap karena kekuatan cinta beliau. Di antara ucapan mereka kepada Nabi Saw. adalah:&lt;br /&gt;“Jiwaku sebagai tebusan bagimu.”&lt;br /&gt;“Demi bapak-ibuku, engkau lebih utama bagiku wahai Rasulullah.”&lt;br /&gt;Mereka tidak akan tenang sebelum melihat wajah dan bayangan Nabi. Jiwa mereka tidak akan tenteram jika mata mereka belum disejukkan dengan melihat beliau.&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Imam Al-Baghawi dari Tsauban, mantan budak Rasulullah Saw. Tsauban sangat mencintai Rasulullah Saw. dan tidak bisa bersabar untuk melihat beliau.&lt;br /&gt;Suatu hari, Tsauban didatangi Rasulullah Saw. dan melihat wajahnya pucat. Maka beliau bertanya, “Wahai Tsauban! Apa yang membuatmu pucat?”&lt;br /&gt;Tsauban menjawab, “Wahai Rasulullah! Aku tidak sakit. Akan tetapi, jika aku tidak melihatmu, aku merasa sangat kesepian dan sedih sampai aku berhasil menemuimu. Kemudian aku ingat akhirat dan aku takut tidak bisa lagi melihatmu. Karena kamu akan diangkat bersama dengan para Nabi. Dan, jika aku masuk surga, pasti tempatku di bawah tempatmu. Jika aku tidak masuk surga, niscaya selamanya aku tidak bisa melihatmu.”&lt;br /&gt;Rasa cinta dan loyal para sahabat seperti inilah yang menjadikan mereka mencintai Rasulullah, karena beliau mencintai mereka sebelum mereka mencintainya. Sampai-sampai Abu Sufyan berkata, “Aku tidak pernah melihat orang yang mencintai seseorang seperti cinta sahabat kepada Muhammad.”&lt;br /&gt;Alangkah indahnya perkataan Luqman Al-Hakim berikut, “Tidak ada yang menguatkan cinta kecuali cinta. Setiap kali engkau mencintai seseorang dan memberikannya dengan sepenuh hati, berarti engkau telah menambah darah baru dalam hatinya.”&lt;br /&gt;Sapalah temanmu dengan mengatakan,&lt;br /&gt;Hai kekasihku, sahabat dan temanku&lt;br /&gt;Cintaku bukanlah basa-basi atau terpaksa&lt;br /&gt;Sambutlah aku dengan kata-kata, ‘Saudaraku’, ‘Temanku’&lt;br /&gt;Ingatlah, itu adalah perkataan yang paling nikmat&lt;br /&gt;Jika kamu ingin berjalan sendiri&lt;br /&gt;Jika kamu merasa bosan terhadapku&lt;br /&gt;Silakan! Namun, engkau akan mendengar suaraku&lt;br /&gt;Memanggilmu, ‘Saudaraku’,&lt;br /&gt;Gema cintaku akan mendatangimu di manapun engkau berada&lt;br /&gt;Lalu engkau akan mengerti keindahan dan keagungannya&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ingatlah selalu, saudaraku yang tercinta! Jika kamu ingin orang-orang mencintaimu Maka berikanlah cinta yang tulus kepada mereka&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;(Disarikan dari buku &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kaifa Takunu Mahbuban&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (tips menjadi pribadi yang dicintai), Dr. Majid Ramadhan)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-6809981986690229598?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/6809981986690229598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=6809981986690229598' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/6809981986690229598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/6809981986690229598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/menjadi-pribadi-yang-dicintai-dan.html' title='Menjadi Pribadi yang Dicintai dan Disenangi'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-6569976186941845018</id><published>2008-07-12T01:48:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T17:20:32.938-08:00</updated><title type='text'>Tahukah Anda Apakah Surga itu ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eDEbYhUP0w0/SHhwt1SPZHI/AAAAAAAAABA/gR7JtqBWR0o/s1600-h/surga.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eDEbYhUP0w0/SHhwt1SPZHI/AAAAAAAAABA/gR7JtqBWR0o/s320/surga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222047700636099698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Diriwayatkan oleh Imam Muslim rahimahullahu dari Mughirah bin Sya’bah r.a., dia berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Nabi Musa a.s. bertanya kepada Tuhannya, ‘Level apa, tempat paling rendah bagi penghuni surga?’ Allah menjawab, ‘Level seorang laki-laki yang datang setelah penghuni surga yang lain dipersilakan masuk ke surga, lalu dikatakan kepadanya, ‘Masuklah ke surga.’  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lalu dia berkata, ‘Ya Tuhanku… kenapa bisa demikian, sementara manusia menempati tempat mereka dan mengambil bagian mereka?!’ &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;‘Apakah kamu tidak mau mempunyai seperti kekuasaan seorang raja di dunia?’ &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;‘Ya Tuhanku, saya mau?’ &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;‘Kamu mendapatkan itu, dan yang serupa, dan yang serupa, dan yang serupa dan yang serupa! &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk yang kelima kalinya dia berkata, ‘Saya rela, ya Tuhanku.’ &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;‘Ini untukmu dan sepuluh kali lipatnya! Dan kamu mendapatkan apa yang diinginkan oleh hawa nafsumu dan yang enak dipandang oleh matamu! &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;‘Saya rela, ya Tuhanku.’ Kemudian Musa bertanya lagi, ‘Ya Tuhanku, level apa, tempat paling tinggi bagi penghuni surga?’ &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;‘Level orang-orang yang Aku kehendaki, yang Aku tanam karamah mereka atas kekuasaan-Ku, lalu Aku menyempurnakan karamah tersebut; tempat tersebut belum pernah terlihat oleh mata, belum terdengar oleh telinga, dan belum terdetak dalam hati manusia.” &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah SWT bersabda, hal ini sesuai dengan firman Allah, &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="info"&gt;“Tak seorang pun mengetahui berbagai ni'mat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.” (QS. as-Sajdah: 17)&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hal ini bukan berarti seorang muslim menyepelekan upayanya untuk mendapatkan surga dengan hanya berharap level surga paling rendah, bahkan dia dituntut agar semangat dan sungguh-sungguh untuk mencapai level surga paling tinggi: al-Firdausu al-A’lâ, seiring dengan sabda Rasulullah SAW, “Jika kalian memohon kepada Allah agar bisa masuk surga, maka memohonlah agar bisa masuk surga Firdaus.” Ya Allah, kami memohon kepadamu agar bisa masuk surga Firdaus.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berbicara tentang surga tidak akan ada henti-hentinya. Kita harus mereview pengetahuan, kehidupan, dan perilaku kita jika dihadapkan dengan surga. Saya sangat yakin bahwa jika surga terasa berat di dada kita, maka upaya untuk mendapatkannya akan lemah. Hanya Allah yang bisa memberikan pertolongan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;(Dinukil dari : &lt;em&gt;Man Yasytarii al-Jannah&lt;/em&gt; karya &lt;strong&gt;Dr. Raghib as-Sirjani&lt;/strong&gt;) &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-6569976186941845018?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/6569976186941845018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=6569976186941845018' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/6569976186941845018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/6569976186941845018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/tahukah-anda-apakah-surga-itu.html' title='Tahukah Anda Apakah Surga itu ?'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eDEbYhUP0w0/SHhwt1SPZHI/AAAAAAAAABA/gR7JtqBWR0o/s72-c/surga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-6918399027656551742</id><published>2008-07-12T01:30:00.001-07:00</published><updated>2008-07-12T01:30:55.450-07:00</updated><title type='text'>Tanda - Tanda Kiamat</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p align="justify"&gt;Hudzaifah bin As-yad al-Ghifary berkata, sewaktu kami sedang berbincang, tiba-tiba datang Nabi Muhammad S.A.W kepada kami lalu bertanya, “Apakah yang kamu semua sedang bincangkan.?”&lt;br /&gt;Lalu kami menjawab, “Kami sedang membincangkan tentang hari Kiamat.”&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah S.A.W. “Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt; ·    Asap&lt;br /&gt;·    Dajjal&lt;br /&gt;·    Binatang melata di bumi&lt;br /&gt;·    Terbitnya matahari sebelah barat&lt;br /&gt;·    Turunnya Nabi Isa A.S&lt;br /&gt;·    Keluarnya Yakjuj dan Makjuj&lt;br /&gt;·    Gerhana di timur&lt;br /&gt;·    Gerhana di barat&lt;br /&gt;·    Gerhana di jazirah Arab&lt;br /&gt;·    Keluarnya api dari kota Yaman menghalau manusia ke tempat pengiringan mereka.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-21"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Dajjal maksudnya ialah bahaya besar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam A.S sampai hari kiamat. Dajjal boleh membuat apa sahaja perkara-perkara yang luar biasa. Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara kedua matanya tertulis perkataan ‘Ini adalah orang kafir’.&lt;br /&gt;Asap akan memenuhi timur dan barat, ia akan berlaku selama 40 hari. Apabila orang yang beriman terkena asap itu, ia akan bersin seperti terkena selsema, sementara orang kafir pula keadaannya seperti orang mabuk, asap akan keluar dari hidung, telinga dan dubur mereka.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Binatang melata yang dikenali sebagai Dabatul Ard ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabatul Ard ini akan membawa tongkat Nabi Musa A.S dan cincin Nabi Sulaiman A.S.&lt;br /&gt;Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orang itu ‘Ini adalah orang yang beriman’. Apabila tongkat itu dipukul ke dahi orang yang kafir, maka akan tertulislah ‘Ini adalah orang kafir’.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Turunnya Nabi Isa. A.S di negeri Syam di menara putih, beliau akan membunuh dajjal. Kemudian Nabi Isa A.S akan menjalankan syariat Nabi Muhammad S.A.W.&lt;br /&gt;Yakjuj dan Makjuj pula akan keluar, mereka ini merupakan dua golongan. Satu golongan kecil dan satu lagi golongan besar. Yakjuj dan Makjuj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangunkan oleh Iskandar Zulqarnain. Apabila keluarnya mereka ini, bilangannya tidak terhitung banyaknya, sehingga kalau air laut Thahatiah diminum nescaya tidak akan tinggal walau pun setitik.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Rasulullah S.A.W telah bersabda, ” Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya dengan tidak laris jualan di pasar, sedikit sahaja hujan dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan. Ghibah menjadi-jadi di merata-rata, memakan riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli haq”&lt;br /&gt;Berkata Ali bin Abi Talib, Akan datag di suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya sahaja, agama hanya bentuk sahaja, Al-Qur’an hanya dijadikan bacaan sahaja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu sunyi dari zikir menyebut Asma Allah. Orang-orang yang paling buruk pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan fitnah itu akan kembali kepada mereka juga. Dan kesemua yang tersebut adalah tanda-tanda hari kiamat.”&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sabda Rasulullah S.A.W, “Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain daripada agama, orang lelaki taat kepada isterinya, menderhakai ibunya, lebih rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasik, oarng dimuliakan kerana ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan kerana takutkan Allah, maka kesemua itu adalah tanda-tanda kiamata.”&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;small&gt;November 16, 2007 at 4:40 am | In &lt;a href="http://wordpress.com/tag/cerita-cerita-islami/" title="View all posts in Cerita - cerita Islami" rel="category tag"&gt;Cerita - cerita Islami&lt;/a&gt; |  &lt;/small&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-6918399027656551742?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/6918399027656551742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=6918399027656551742' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/6918399027656551742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/6918399027656551742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/tanda-tanda-kiamat.html' title='Tanda - Tanda Kiamat'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-5985902097863981387</id><published>2008-07-12T01:12:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T01:14:25.636-07:00</updated><title type='text'>Duhai Suamiku…</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="snap_preview"&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kadangkala mungkin tergambar di benak fikiranmu, bahwa engkau telah salah ketika memilih diriku menjadi pasanganmu. Kadang kala ia mengganggu dalam pergaulan sehari-harimu denganku, terkadang ku takut perasaan cintamu berubah menjadi benci, limpahan kasih sayangmu menjelma menjadi kemarahan, dan ketenangan pun berubah menjadi ketegangan.&lt;br /&gt;Suamiku….. &lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di saat engkau masih sibuk dengan pekerjaan yang tak kunjung selesai, tak jarang aku kau abaikan. Waktu di rumah pun, kadang ku ikhlaskan demi masa depanmu. Bukankah engkau tahu aku pun butuh perhatian darimu. Terkadang ku cari perhatian itu, namun terlihat salah dipandanganmu. Kalaulah itu terlihat salah, semoga engkau bisa melihat kebaikanku yang lain. Bukankah Allah SWT yang mempertemukan dan menyatukan hati kita berpesan, “Dan pergaulilah mereka (isterimu) dengan baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” [QS: An Nisa' 19]. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang kita cintai pun berpesan, “Sempurnanya iman seseorang mukmin adalah mereka yang baik akhlaknya, dan yang terbaik (pergaulannya) dengan istri-istri mereka.” Jika engkau melihat kekurangan pada diriku, ingatlah kembali pesan beliau, Jangan membenci seorang mukmin (laki-laki) pada mukminat (perempuan) jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai. (HR. Muslim)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sadarkah engkau bahwa tiada manusia di dunia ini yang sempurna segalanya? Bukankah engkau tahu bahwa hanyalah Alllah yang Maha Sempurna. Tidaklah sepatutnya bila kau hanya menghitung-hitung kekurangan pasangan hidupmu, sedangkan engkau sendiri tak pernah sekalipun menghitung kekurangan dan kesalahanmu. Janganlah engkau mencari-cari selalu kesalahanku, padahal aku telah taat kepadamu. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat diriku rela pergi bersama dirimu, kutinggalkan orangtua dan sanak saudaraku, ku ingin engkaulah yang mengisi kekosongan hatiku. Naungilah diriku dengan kasih sayang, dan senyuman darimu. Ku ingat pula saat aku ragu memilih siapa pendampingku, ketakwaan yang terlihat dalam keseharianmu-lah yang mempesona diriku. Bukankah sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, Ali bin Abi Tholib saat ditanya oleh seorang, “Sesungguhnya aku mempunyai seorang anak perempuan, dengan siapakah sepatutnya aku nikahkan dia?” Ali r.a. pun menjawab, “Kawinkanlah dia dengan lelaki yang bertakwa kepada Allah, sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika ia tidak menyukainya maka dia tidak akan menzaliminya.” Ku harap engkaulah laki-laki itu, duhai suamiku. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat terjadi kesalahan yang tak sengaja ku lakukan, mungkin saat itu engkau mendambakan diriku sebagai istri tanpa kekurangan dan kelemahan, sadarlah, sesungguhnya egois telah menguasai dirimu. Perbaikilah kekurangan diriku dengan lemah lembut, janganlah kasar terhadapku. Bukankah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah mengajarkan kepada dirimu, saat Muawiah bin Ubaidah bertanya kepada beliau tentang tanggungjawab suami terhadap istri, beliaupun menjawab, “Dia memberinya makan ketika ia makan, dan memberinya pakaian ketika dia berpakaian.” Janganlah engkau keras terhadapku, karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pun tak pernah berbuat kasar terhadap istri-istrinya.&lt;br /&gt;Duhai Suamiku… &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tahukah engkau anugerah yang akan engkau terima dari Allah di akhirat kelak? Tahukah engkau pula balasan yang akan dianugerahkan kepada suami-suami yang berlaku baik terhadap istri-istri mereka? Renungkanlah bahwa, “Mereka yang berlaku adil, kelak di hari kiamat akan bertahta di singgasana yang terbuat dari cahaya. Mereka adalah orang yang berlaku adil ketika menghukum, dan adil terhadap istri-istri mereka serta orang-orang yang menjadi tanggungjawabnya.” [HR Muslim]. Kudoakan bahwa engkaulah yang kelak salah satu yang menempati singgasana tersebut, dan aku adalah permaisuri di istanamu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika engkau ada waktu ajarkanlah diriku dengan ilmu yang telah Allah berikan kepadamu. Apabila engkau sibuk, maka biarkan aku menuntut ilmu, namun tak akan kulupakan tanggungjawabku, sehingga kelak diriku dapat menjadi sekolah buat putra-putrimu. Bukankah seorang ibu adalah madrasah ilmu pertama buat putra-putrinya? Semoga engkau selalu mendampingiku dalam mendidik putra-putri kita dan bertakwa kepada Allah.&lt;br /&gt;Wahai Allah,&lt;br /&gt;Engkau-lah saksi ikatan hati ini…&lt;br /&gt;Aku telah jatuh cinta kepada lelaki pasangan hidup ku,&lt;br /&gt;jadikanlah cinta ku pada suamiku ini sebagai penambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.&lt;br /&gt;Namun, kumohon pula, jagalah cintaku ini agar tidak melebihi cintaku kepada-Mu,&lt;br /&gt;hingga aku tidak terjatuh pada jurang cinta yang semu,&lt;br /&gt;jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu. Jika ia rindu,&lt;br /&gt;jadikanlah rindu syahid di jalan-Mu lebih ia rindukan daripada kerinduannya terhadapku,&lt;br /&gt;jadikan pula kerinduan terhadapku tidak melupakan kerinduannya terhadap surga-Mu.&lt;br /&gt;Bila cintaku padanya telah mengalahkan cintaku kepada-Mu,&lt;br /&gt;ingatkanlah diriku, jangan Engkau biarkan aku tertatih kemudian tergapai-gapai merengkuh cinta-Mu.&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,&lt;br /&gt;telah berjumpa pada taat pada-Mu,&lt;br /&gt;telah bersatu dalam dakwah pada-Mu,&lt;br /&gt;telah berpadu dalam membela syariat-Mu.&lt;br /&gt;Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya.&lt;br /&gt;Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar.&lt;br /&gt;Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.&lt;br /&gt;Amin ya rabbal alamin.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ditulis pada &lt;span class="postdate"&gt;Mei 28, 2008&lt;/span&gt; oleh sigit setiawan     &lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-5985902097863981387?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/5985902097863981387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=5985902097863981387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5985902097863981387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5985902097863981387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/07/duhai-suamiku.html' title='Duhai Suamiku…'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-5941095426018897595</id><published>2008-06-20T01:43:00.001-07:00</published><updated>2008-06-20T02:08:50.984-07:00</updated><title type='text'>Bayangkan Saat Maut Menjemput</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Sesosok tubuh  berselimut kain putih terbujur kaku. Disekelilingnya terlihat sanak saudara  saling berangkulan, dan sesekali terdengar sesegukkan diiringi tetesan air  mata kepiluan, keheningan dan kesedihan yang teramat dalam. Sayup-sayup  terdengar lantunan ayat suci Al Qur'an dari beberapa orang yang hadir  menambah kepiluan mereka yang ditinggalkan. Hari ini, satu lagi saudara kita  menghadap Rabb-nya, tidak peduli ia siap atau tidak. Innalillaahi wa inna  ilaihi raaji'uun.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saudaraku, setiap yang hidup akan merasakan mati. Hal  itu termaktub dengan tegas dan lugas dalam kitab-Nya. Maka, bekal apa yang  sudah kita persiapkan untuk menyambut maut yang kedatangannya tidak diketahui  namun pasti itu. Saat seorang saudara kita mendapatkan gilirannya untuk  menghadap Sang Khaliq, saat kita melihat tubuhnya membujur kaku, saat ia  terbungkus kain putih bersih, saat tubuh tanpa nyawa itu diusung untuk dibawa  ketempat peradilan utama atas setiap amalnya, dan saat kita bersama-sama  menanamkan jasadnya ke dalam tanah merah serta menimbunkan tanah dan bebatuan  diatas tubuhnya, sadarkah kita bahwa giliran kita akan tiba, bahwa waktu  kita semakin dekat.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saudaraku, pernahkah membayangkan betapa  dahsyatnya maut menjemput, kita harus meregang nyawa saat Izrail pesuruh  Allah menarik nyawa manusia perlahan-lahan untuk memisahkan dari jasadnya.  Ketahuilah, Rasulullah manusia kecintaan Allah dan para malaikat-pun menjerit  keras merasakan pedihnya sakaratul maut. Dan saat lepas ruh dari jasad, mata  kita yang terbuka lebar dan menatap keatas, mengisyaratkan ketidakrelaan  kita meninggalkan keindahan dunia atau mungkin isyarat ketakutan yang  teramat sangat akan ganjaran yang akan diterimanya di  akhirat.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saudaraku, bayangkan jika saudara yang baru saja kita saksikan  prosesi pemakamannya itu adalah diri kita sendiri, bayangkan juga jika  yang terbujur kaku terbungkus kain putih itu adalah diri kita yang saat  ini tengah menikmati indahnya dunia, kita begitu rapuh, tidak berdaya  dan takkan bisa berbuat apa-apa yang dapat menolong kita dari peradilan  Allah, kita hanya diam dan membisu dan membiarkan seluruh tubuh kita  bersaksi didepan Allah dan para malaikat-Nya atas waktu dan kesempatan  yang diberikan, dan kita hanya bisa menunggu keputusan yang akan  diberikan Allah.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saudaraku, saat itu kita harus rela menerima  keputusan dan menjalankan balasan atas segala perbuatan. Tentu tidak ada  tawar-menawar, negosiasi, permohonan maaf, belas kasihan, bahkan air mata pun  tidak berlaku dan tidak membuat Allah membatalkan keputusan-Nya. Karena  kesempatan untuk semua itu sudah diberikan saat kita hidup didunia, hanya  saja kita tidak pernah mengambil dan memanfaatkan waktu dan kesempatan yang  ada untuk tunduk, takut, menangis berharap akan ampunan-Nya. Tidak saudaraku,  semua itu sudah lewat.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saudaraku, saat tubuh kita terusung diatas  kepala para sanak dan kerabat yang menghantarkan kita ke tanah peradilan,  tahukah kita bahwa saat itu kita berada dipaling atas dari semua yang hadir  dan berjalan, tubuh dan wajah kita menghadap kelangit, itu semata untuk  memberitahukan bahwa kita semakin dekat untuk memenui Allah. Tentu kita harus  berterima kasih, karena masih ada orang-orang yang mau mengangkat tubuh kita  dan mau bersusah-susah menghantarkan, menanam bahkan membiayai prosesi  pemakaman kita. Bayangkan jika kita meninggalkan dunia ini dalam keadaan  su'ul khotimah, sehingga semua orang memalingkan mukanya dari muka penuh  kotor dan nista ini. Saat itu, tentu tak satupun dari orang-orang yang masih  hidup menangisi kepergian kita bahkan mereka bersyukur. Na'udzubillaahi min  dzaalik&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saudaraku, kita tentu juga mesti bersyukur saat Allah mengizinkan  tanah- tanah merah yang juga makhluk Allah itu menerima jasad kita. Padahal  jika tanah-tanah itu berkehendak -atas seizin Allah- ia akan menolak jasad  kita karena kesombongan kita berjalan dimuka bumi. Jika ia mau, ia  tentu berkata, "Wahai manusia sombong, ketahuilah bahwa tanah ini  disediakan hanya untuk orang-orang yang tunduk". Ia juga bisa mengadukan  keberatannya kepada Tuhannya untuk tidak mau menerima jasad manusia-manusia  yang dengan sewenang-wenang dan serakah menikmati hasil bumi. Tanah-tanah itu  juga tentu bisa berteriak, "Enyahlah kau wahai jasad penuh dosa, tanah  ini begitu suci dan hanya disediakan untuk orang-orang yang beriman" Tapi,  atas kehendak Allah jualah mereka tidak melakukan itu semua. Namun, tentu  saat itu sudah terlambat bagi kita untuk menyadari kesalahan, dan  kekhilafan.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Oleh karena itu saudaraku, saat sekarang  Allah masih memberikan waktu dan kesempatan, saat sekarang kita tengah menunggu  giliran untuk menghadap-Nya, ingatlah selalu bahwa setiap yang hidup pasti  merasakan mati. Saat kita mengantar setiap saudara yang mati, jangan  tergesa-gesa untuk kembali ke rumah, tataplah sejenak sekeliling kita, disana  terhampar luas bakal tempat kita kelak, ya, tanah-tanah merah itu sedang  menunggu jasad kita. Tapi, sudahkah semua bekal kita kantongi dalam tas bekal  kita yang saat ini masih terlihat kosong itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Wallahu a'lam  bishshowaab (Bayu Gautama).&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-5941095426018897595?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/5941095426018897595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=5941095426018897595' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5941095426018897595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5941095426018897595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/bayangkan-saat-maut-menjemput.html' title='Bayangkan Saat Maut Menjemput'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-2886161383993981782</id><published>2008-06-20T01:38:00.001-07:00</published><updated>2008-06-20T02:09:52.201-07:00</updated><title type='text'>"Anugerah Terindah"</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Saat ujian menimpa&lt;br /&gt;Engkau selalu ada..&lt;br /&gt;Saat cobaan hadir&lt;br /&gt;Engkau setia menemani.. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Saat musibah menghampiri&lt;br /&gt;Tak lupa pula engkau selalu menghiasi..&lt;br /&gt;Anugerah Allah yang terindah..&lt;br /&gt;Ke"Sabar"an yang kini kupahami.. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;"SABAR" , lima huruf S - A - B - A - R, yang terasa indah saat diucapkan maupun    dihayati makna terdalamnya !! Tapi berat untuk menjalaninya, sulit untuk mengungkapkan    semua resah yang terbersit di hati.. kala ujian, cobaan, dan musibah beruntun    datang menghampiri..Innalillaahi wa inna ilaihi raaji'un (sesungguhnya kami    kepunyaan Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepadaNya).. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Astaghfirullah.. ada peringatan didalamnya, ada hikmah menyertainya.. "Sesungguhnya    dibalik kesulitan ada kemudahan".. karena sesungguhnya semua ujian, cobaan,    dan musibah yang menimpa kita.. agat kita semua senantiasa mengingatNya, agar    kita selalu dekat denganNya, agar bisa merasakan saat-saat merindukanNya, Agar    bisa mempersembahkan Cinta untukNya.. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sabar.. adalah menahan keinginan dan mengendalikan diri untuk melaksanakan    sesuatu yang dikehendaki / ditetapkan syara' dan akal sehat, atau menhadan diri    untuk menjauhi sesuatu yang dilarang oleh syara' dan akal sehat. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Dari Abdullah Ibnu Mas'ud r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda : &lt;i&gt;"Kesabaran    adalah separo dari Iman"&lt;/i&gt; (HR. Abu Nu'aim)&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Kemudian dalam surat Al Baqarah (2) : 177 menyebutkan bahwa &lt;i&gt;"..dan orang-orang    yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah    orang-orang yang bertaqwa"&lt;/i&gt; menjelaskan pada manusia tentang macam Kesabaran,    ialah: &lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sabar dalam menghadapi musibah dan kefakiran / kesempitan, &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sabar dalam menghadapi penderitaan (sakit, dan sebagainya), &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sabar dalam peperangan &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sedangkan seorang ulama yaitu Al Imam Abu Hamid Al Ghazali membagi sabar menjadi    dua macam, sebagai berikut : &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;1. Sabar Badani :&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Tabah menanggung dan memikul beban (misal : melakukan kegiatan-kegiatan    ibadah, atau seperti menanggung rasa sakit yang berat, pukulan) yang dituntut    oleh syara' apabila memang perbuatan-perbuatan tersebut sesuai dengan syariat.  &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;2. Sabar Nafsi (Rohani) :&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Kesabaran hati untuk tidak mengikuti hawa nafsu (Astaghfirullah.. ) Contoh    : Kesabaran dalam mengendalikan syahwat perut dan kemaluan, dinamakan 'iffah.  &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Kesabaran terhadap sesuatu yang tidak disukai memiliki nama / istilah sesuai    dengan jenis persoalan yang tidak disukai, berikut ini adalah : &lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sabar terhadap MUSIBAH adalah : SABAR &gt;&lt; (kebalikannya) dengan KELUH KESAH.    &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sabar ketika KAYA adalah : DHABTUN NAFSI (Pengendalian diri) &gt;&lt; (kebalikan)      dengan AL BATHAR (Sombong dan Menyalah gunakan Nikmat). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sabar dalam PEPERANGAN yaitu : SYAJA'AH (berani) &gt;&lt;&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sabar dalam MENAHAN AMARAH ialah:HILM (Penyantun) &gt;&lt;&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sabar dalam MENGHADAPI BENCANA adalah : LAPANG DADA &gt;&lt;&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sabar dalam MENYIMPAN PERKATAAN yaitu: KITMANUS SIRRI (Menyimpan Rahasia)      &gt;&lt;&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sabar untuk TIDAK BERLEBIH-LEBIHAN DALAM KEHIDUPAN : ZUHUD &gt;&lt;&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sabar terhadap PEMBAGIAN (REZEKI) YANG DIPEROLEHNYA : QANAAH (Mau Menerima)      &gt;&lt;&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p align="justify"&gt;"INNALLAHA MA'ASHSHABIRRIIN" (Maka Allah bersama orang-orang yang sabar). Dan    Nabi-nabi Allah maupun Rasulullah SAW sendiri selalu menghiasi dirinya dengan    kesabaran. Tanpa akhlaq islami ini da'wah islamiah tak akan tegak, tanpa sabar    Al Haq tak dapat ditegakkan. Karena, jalan bersama al haq, jalan yang lurus,    jalan orang-orang yang diberi ni'mat, jalan para Nabi, Shiiddiqiin, para syuhada    dan shalihiin, jalan ketaqwaan adalah jalan yang sukar lagi mendaki, jalan yang    penuh celaan dari orang-orang yang suka mencela, jalan penuh hasutan dari orang-orang    yang suka menghasut, jalan yang penuh hinaan dari orang-orang yang suka menghina,    jalan penuh fitnah, teror, interogasi dan intimidasi. Tanpa sabar jalan yang    mendaki menjadi lebih mendaki dan tak dapat dilalui. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Lalu.. anugerah terindah apalagi yang dapat kita rasakan selain nikmat yang    tak terbilang dengan angka.. yang tak dapat kita hitung jumlahnya.. nikmat terindah    saat ujian, musibah dan cobaan datang, kita lebih memahamiNya.. menikmati kesendirian    bersamaNya.. "SABAR".. buah manisnya adalah ketaqwaan, cinta dan hasrat terindahnya    adalah Mati Syahid di jalanNya.. "FAASHBIR SHABRAN JAMIILA" (Maka Bersabarlah    dengan keSabaran yang Baik)..&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-2886161383993981782?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/2886161383993981782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=2886161383993981782' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2886161383993981782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2886161383993981782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/anugerah-terindah.html' title='&quot;Anugerah Terindah&quot;'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-2570170578505123640</id><published>2008-06-20T01:33:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T02:10:44.308-07:00</updated><title type='text'>Pintu-Pintu Masuknya Syetan</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Hati manusia bagaikan benteng sedangkan syetan adalah musuh yang senantiasa mengintai untuk menguasai benteng tersebut. Kita tidak bisa menjaga benteng kalau tidak melindungi atau menjaga/menutup pintu-pintu masuknya syetan ke dalam hati.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Hati manusia bagaikan benteng sedangkan syetan adalah musuh yang senantiasa mengintai untuk menguasai benteng tersebut. Kita tidak bisa menjaga benteng kalau tidak melindungi atau menjaga/menutup pintu-pintu masuknya syetan ke dalam hati. Kalau kita ingin memiliki kemampuan untuk menjaga pintu agar tidak diserbu syetan, kita harus mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan syetan sebagai jalan untuk menguasai benteng tsb. Melindungi hati dari gangguan syetan adalah wajib oleh karena itu mengetahui pintu masuknya syetan itu merupakan syarat untuk melindungi hati kita maka kita diwajibkan untuk mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan jalan untuk menguasi hati manusia.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Pintu tempat masuknya syetan adalah semua sifat kemanusiaan manusia yang tidak baik. Berarti pintu yang akan dimasuki syetan sebenrnya sangat banyak, Namun kita akan membahas pintu-pintu utama yang dijadikan prioritas oleh syetan untuk masuk menguasai manusia. Di antara pintu-pintu besar yang akan dimasuki syetan itu adalah:&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;1. Marah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Marah adalah kalahnya tentara akal oleh tentara syetan. Bila manusia marah maka syetan bisa mempermainkannya seperti anak-anak mempermainkan kelereng atau bola. Orang marah adalah orang yang sangat lemah di hadapan syetan.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;2. Hasad&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Manusia bila hasud dan tamak menginginkan sesuatu dar orang lain maka ia akan menjadi buta. Rasulullah bersabda:” Cintamu terhadap sesuatu bisa menjadikanmu buta dan tuli” Mata yang bisa mengenali pintu masuknya syetan akan menjadi buta bila ditutupi oleh sifat hasad dan ketamakan sehingga tidak melihat. Saat itulah syetan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke hati manusia sehingga orang itu mengejar untuk menuruti syahwatnya walaupun jahat.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;3. Perut kenyang&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Rasa kenyang menguatkan syahwat yang menjadi senjata syetan. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Iblis pernah menampakkan diri di hadapan Nabi Yahya bin Zakariyya a.s. Beliau melihat pada syetan beberapa belenggu dan gantungan pemberat untuk segala sesuatu seraya bertanya. Wahai iblis belenggu dan pemberat apa ini? Syetan menjawab: Ini adalah syahwat yang aku gunakan untuk menggoda anak cucu Adam.Yahya bertanya: Apa hubungannya pemberat ini dengan manusia ? Syetan menjawab: Bila kamu kenyang maka aku beri pemberat sehingga engkau enggan untuk sholat dan dzikir. Yahya bertanya lagi: Apa lainnya? Tidak ada! Jawab syetan. Kemudian Nabi Yahya berkata:&lt;br /&gt;Demi Allah aku tidak akan mengenyangkan perutku dengan makanan selamanya.&lt;br /&gt;Iblis berkata. Demi Allah saya tidak akan memberi nasehat pada orang muslim selamanya.&lt;br /&gt;Kebanyakan makan mengakibatkan munculnya enam hal tercela:&lt;br /&gt;・ Menghilangkan rasa takut kepada Allah dari hatinya.&lt;br /&gt;・ Menghilangkan rasa kasih sayang kepada makhluk lain karena ia mengira bahwa semua makhluk sama kenyangnya dengan dirinya.&lt;br /&gt;・ Mengganggu ketaatan kepada Allah&lt;br /&gt;・ Bila mendengarkan ucapan hikmah ia tidak mendapatkan kelembutan&lt;br /&gt;・ Bila ia bicara tentang ilmu maka pembicaraannya tidak bisa menembus hati manusia.&lt;br /&gt;・ Akan terkena banyak penyakit jasmani dan rohani&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;4. Cinta perhiasan dan perabotan rumah tangga&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Bila syetan melihat hati orang yang sangat mencintai perhiasan dan perabotan rumah tangga maka iblis bertelur dan beranak dan menggodanya untuk terus berusaha melengkapi dan membaguskan semua perabotan rumahnya, menghiasi temboknya, langit-langitnya dst. Akibatnya umurnya habis disibukkan dengan perabotan rumah tangga dan melupakan dzikir kepada Allah.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;5. Tergesa-gesa dan tidak melakukan receck&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Rasulullah pernah bersabda: Tergesa-gesa termasuk perbuatan syetan dan hati-hati adalah dari Allah SWT. Allah berfirman: ”Manusia diciptakan tergesa-gesa” dalam ayat lain dditegaskan: “Sesungguhnya manusia itu sangat tergesa-gesa. Mengapa kita edilarang tergesa-gesa? Semua perbuatan harus dilakukan dengan pengetahuan dan penglihatan mata hati. Penglihatan hata hati membutuhkan perenungan dan ketenangan. Sedangkan tergesa-gesa menghalangi itu semua. Ketika manusia tergesa-gesa dalam melakukan kewajiban maka syetan menebarkan kejahatannya dalam diri manusia tanpa disadari.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;6. Mencintai harta&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Kecintaan terhadap uang dan semua bentuk harta akan menjadi alat hebat bagi syetan. Bila orang memiliki kecintaan kuat terhadap harta maka hatinya akan kosong. Kalau dia mendapatkan uang sebanyak satu juta di jalan maka akan muncul dari harta itu sepuluh syahwat dan setiap syahwat membutuhkan satu juta. Demikianlah orang yang punya harta akan merasa kurang dan menginginkan tambahan lebih banyak lagi.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;7. Ta’assub bermadzhab dan meremehkan kelompok lain.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Orang yang ta’assub dan memiliki anggapan bahwa kelompok lain salah sangat berbahaya. Orang yang demikian akan banyak mencaci maki orang lain.&lt;br /&gt;Meremehkan dan mencaci maki termasuk sifat binatang buas. Bila syetan menghiasi pada manusia bahwa taassub itu seakan-akan baik dan hak dalam diri orang itu maka ia semakin senang untuk menyalahkan orang lain dan menjelekkannya.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;8. Kikir dan takut miskin.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sifat kikir ini mencegah seseorang untuk memberikan infaq atau sedekah dan selalu menyeru untuk menumpuk harta kekayaan dan siksa yang pedih adalah janji orang yang menumpuk harta kekayaan tanpa memberikan haknya kepada fakir miskin. Khaitsamah bin Abdur Rahman pernah berkata: Sesungguhnya syaitan berkata: Anak cucu Adam tidak akan mengalahkanku dalama tiga hal perintahku: Aku perintahkan untuk mengambil harta dengan tanpa hak, menginfakkannya dengan tanpa hak dan menghalanginya dar hak kewajibannya (zakat).&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sufyan berkata: Syetan tidak mempunyai senjata sehebat senjata rasa takutnya manusia dari kemiskinan. Apabila ia menerima sifat ini maka ia mengambil harta tanpa hak dan menghalanginya dari kewajiban zakatnya.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;9. Memikirkan Dzat Allah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Orang yang memikirkan dzat Allah tidak akan sampai kepada apa yang diinginkannya ia akan tersesat karena akal manusia tidak akan sampai kesana. Ketika memikirkan dzat Allah ia akan terpeleset pada kesyirikan.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;10. Suudzon terhadap orang Islam ghibah.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Allah berfirman dalam Surat Al Hujuroot 12 sbb.:&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Artinya: Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Rasulullah pernah bersabda: Jauhillah tempat-tempat yang bisa memunculkan prasangka buruk.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Kalau ada orang yang selalu suudzdzon dan selalu mencari cela orang lain maka sebenarnya ia adalah orang yang batinnya rusak. Orang mukmin senantiasa mencari maaf dan ampunan atetpi orang munafik selalu mencari cela orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Itulah sebagian pintu-pintu masuknya syetan untuk menguasai benteng hatinya.&lt;br /&gt;Kalau kita teliti secara mendetail kita pasti tidak akan mempu menghitus semua pintu masuknya syetan ke dalam hati manusia&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sekarang bagiamana solusi dari hal ini? Apakah cukup dengan zikrullah dan mengucapkan “Laa haula wa laa quwwata illa billah”? ketahuilah bahwa upaya untuk membentengi hati dari masuknya serbuan syetaan adalah dengan menutup semua pintu masuknya syetan dengan membersihkan hati kita dari sifat-sifat tercela yang disebutkan di atas. Bila kita bisa memutuskan akar semua sifat tercela maka syetan mendapatkan berbagai halangan untuk memasukinya ia tidak bisa menembus ke dalam karena zikrullah. Namun perlu diketahui bahwa zikir tidak akan kokh di hati selagi hati belum dipenuhi dengan ketakwaan dan dijauhkan dari sifat-sifat tercela. Bila orang yang hatinya mamsih diliputi oleh akhlak tercela maka zikrullah hanyalah omongan jiwa yang tidak menguasai hati dan tidak akan mampu menolak kehadiran syetan. Oleh sebab itu Allah berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. ( Al A’raaf 201)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Perumpamaan syetan adalah bagaikan anjing lapar yang mendekati anda. Bila anda tidak memiliki roti atau daging pasti ia akan meninggalkanmu walaupun Cuma menghardiknya dengan ucapan kaita. Tapi bila di tangan kita ada daging maka ia tidak akan pergi dari kita walaupun kita sudah berteriak ia ingin merebut daging dari kita. Demikian juga hati bila tidak memiliki makanan syetan akan pergi hanya dengan dzikrullah. Syahwat bila menguasi hati maka ia akan mengusir dzikrullah dari hati ke pinggirnya saja dan tidak bisa merasuk dalam relung hati. Sedangkan orang-orang muttaqin yang terlepas dari hawa nafsu dan sifat-sifat tercela maka ia akan dimasuki syetan bukan karena syahwat tapi karena kelalaian daari dzikrullah apabila ia kembali berdzikir maka syetan langsusng. Inilah yang ditegaskan firman Allah dalam ayat sebelumnya:&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Artinya: Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ( Al A’roof ayat 200)&lt;/em&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Dalam ayat lain disebutkan:&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Artinya: Apabila kamu membaca Al Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Sesungguhnya syaitan ini tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya. Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah. (An Nahl 98-100)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Mengapa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Bila Umar ra. Melewati suatu lereng maka syetan mengambil lereng selain yang dilewati Umar.”? Karena Umar memiliki hati yang bersih dari sifat-sifat tercela sehingga syetan tidak bisa mendekat. Kendatipun hati berusaha menjauhkan diri dari syetan dengan dzikrullah tapi mustahil syetan akan menjauh dari kita bila kita belum membersihkan diri dari tempat yang disukai syetan yaitu syahwat, seperti orang yang meminum obat sebelum melindungi dir dari penyakit dan perut masih disibukkan dengan makanan yang kerasa dicerna. Taqwa adalah perlindungan hati dari syahwat dan nafsu apabila zikrullah masuk kedalam hati yang kosong dari zikir maka syetan mendesak mamsuk seperti masuknya penyakit bersamaan dengan dimakannya obat dalam perut yang masih kosong.&lt;br /&gt;Allab SWT berfirman :&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Artinya: Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya. (Qoof 37)&lt;/em&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;WAllahu a’lamu bis showab.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;-----------&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-2570170578505123640?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/2570170578505123640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=2570170578505123640' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2570170578505123640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/2570170578505123640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/pintu-pintu-masuknya-syetan.html' title='Pintu-Pintu Masuknya Syetan'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-413484987827097378</id><published>2008-06-20T01:29:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T02:11:35.440-07:00</updated><title type='text'>'Ayah, bolehkah berpacaran?</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;ABSTRACT:&lt;br /&gt; Mungkin ada diantara kita selaku orangtua yang tidak mampu bersikap tegas dalam    menyampaikan ajaran Islam, terutama yang berhubungan dengan psikoseksual remaja.    Kita 'malu' menyampaikan kebenaran, padahal itu adalah kewajiban kita untuk    menyampaikannya dan hak mereka untuk mengetahuinya. 'Ayah, bolehkah berpacaran?'    mungkin salah satu pertanyaan yang lambat laun akan menyergap kita. Salah satu    jawaban yang cerdas, memuaskan dan tepat, mungkin dapat kita simak dari artikel    di bawah ini. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk memberikan yang terbaik kepada putra-putri    kita, yaitu pendidikan yang baik dan adab yang mulia.&lt;br /&gt; ------------------------------------------------------------------&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Seorang ayah, bila ia mempunyai putra yang beranjak remaja, lambat    atau cepat ia akan disergap oleh pertanyaan seperti ini: 'Ayah, bolehkah berpacaran?'    Pengertian 'berpacaran' menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bercintaan,    berkasih-kasihan. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sebagai Ayah yang baik, kita sudah seharusnya sejak jauh hari berusaha menyiapkan    jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tak terduga seperti itu. Namun seringkali    kita tidak siap dengan jawaban ketika pertanyaan tadi terlontar dari mulut anak    kita. Seorang ayah mempunyai posisi strategis. AYAH TIDAK SAJA MENJADI PEMIMPIN    BAGI KELUARGANYA, SEORANG AYAH JUGA SEHARUSNYA BISA MENJADI TEMAN BAGI ANAK-ANAKNYA,    MENJADI NARASUMBER DAN GURU BAGI ANAK-ANAKNYA. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;'Tiada pemberian seorang bapak terhadap anak-anaknya yang    lebih baik dari pada (pendidikan) yang baik dan adab yang mulia.'&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;(HR    At-Tirmidzy)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;'Barangsiapa yang mengabaikan pendidikan anak, maka ia telah    berbuat jahat secara terang-terangan ...'�&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;Ibnu Qayyim.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: &lt;em&gt;"Setiap    kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan dimintai pertangungjawaban terhadap    apa yang kamu pimpin. Seorang suami (ayah) adalah pemimpin bagi anggota keluarganya,    dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang telah dipimpinnya    atas mereka."&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(HR Muslim)&lt;/strong&gt;. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Ada sebuah contoh yang datangnya dari keluarga Pak Syamsi. Ketika    Iwan anak remajanya bertanya soal berpacaran, Pak Syamsi yang memang sudah sejak    lama mempersiapkan diri, dengan santai memberikan jawaban seperti ini: 'Boleh    nak, sejauh berpacaran yang dimaksud adalah sebagaimana yang terjadi antara    Ayah dan Bunda' Pak Syamsi menjelaskan kepada Iwan, bahwa berpacaran adalah    menjalin tali kasih, menjalin kasih sayang, dengan lawan jenis, untuk saling    kenal-mengenal, untuk sama-sama memahami kebesaran Allah di balik tumbuhnya    rasa kasih dan sayang itu. Oleh karena itu, berpacaran adalah ibadah. Dan SEBAGAI    IBADAH, BERPACARAN HARUSLAH DILAKUKAN SESUAI DENGAN KETENTUAN ALLAH, YAITU DI    DALAM LEMBAGA PERKAWINAN.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; Di dalam sebuah Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim,    Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Jangan sekali-kali    seorang laki-laki bersendirian dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan    itu bersama mahramnya.' 'Di luar ketentuan tadi, maka yang sesungguhnya terjadi    adalah perbuatan mendekati zina, suatu perbuatan keji dan terkutuk yang diharamkan    ajaran Islam (Qs. 17:32). &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Allah SWT telah mengharamkan zina dan hal-hal yang bertendensi ke arah itu,    termasuk berupa kata-kata (yang merangsang), berupa perbuatan-perbuatan tertentu    (seperti membelai dan sebagainya).' Demikian penjelasan Pak Syamsi kepada Iwan    anak remajanya. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;"DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN, ANANDA BISA BERPACARAN DENGAN BEBAS DAN    TENANG, BISA SALING MEMEMBELAI DAN MENGASIHI, BAHKAN LEBIH JAUH DARI ITU, YANG    SEMULA HARAM MENJADI HALAL SETELAH MENIKAH, YANG SEMULA DIHARAMKAN TIBA-TIBA    MENJADI HAK BAGI SUAMI ATAU ISTRI YANG APABILA DITUNAIKAN DENGAN IKHLAS KEPADA    ALLAH AKAN MENDATANGKAN PAHALA." Demikian penjelasan pak Syamsi kepada    Iwan. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;"Namun jangan lupa," sambung pak Syamsi, "ISLAM MENGAJARKAN    DUA HAL YAITU MEMENUHI HAK DAN KEWAJIBAN SECARA SEIMBANG. DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN,    KITA TIDAK SAJA BISA MENDAPATKAN HAK-HAK KITA SEBAGAI SUAMI ATAU ISTERI, NAMUN    JUGA DITUNTUT UNTUK MEMENUHI KEWAJIBAN, MENAFKAHI DENGAN LAYAK, MEMBERI TEMPAT    BERNAUNG YANG LAYAK, DAN YANG TERPENTING ADALAH MEMBERI PENDIDIKAN YANG LAYAK    BAGI ANAK-ANAK KELAK ..." &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;em&gt;Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seorang yang membina    anaknya adalah lebih baik daripada ia bersedekah satu sha' ...&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;(HR    At-Tirmidzy).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;"Nah, apabila ananda sudah merasa mampu memenuhi kedua hal tadi, yaitu    hak dan kewajiban yang seimbang, maka segeralah susun sebuah rencana berpacaran    yang baik di dalam sebuah lembaga perkawinan yang dicontohkan Rasulullah..."    Demikian imbuh pak Syamsi.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Seringkali kita sebagai orangtua tidak mampu bersikap tegas di dalam menyampaikan    ajaran Islam, terutama yang sangat berhubungan dengan perkembangan psikoseksual    remaja. Seringkali kita 'malu' menyampaikan kebenaran yang merupakan kewajiban    kita untuk menyampaikannya, sekaligus merupakan hak anak untuk mengetahuinya.    Sebagai anak, seorang Iwan memang harus mempunyai tempat yang cukup layak untuk    menumpahkan aneka pertanyaannya. Sebagai lelaki muda, yang ia butuhkan adalah    sosok ayah yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaannya dengan cerdas, memuaskan,    dan tepat. Seorang ayah yang mampu menjawab pertanyaan bukan dengan marah-marah.    Berapa banyak remaja seperti Iwan diantara kita yang tidak punya tempat bertanya    yang cukup layak?&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Bagi seorang Iwan, sebagaimana dia melihat kenyataan yang terjadi di depan    matanya, berpacaran adalah memadu kasih diantara dua jenis kelamin yang berbeda,    sebuah ajang penjajagan, saling kenal diantara dua jenis kelamin berbeda, antara    remaja putra dengan remaja putri, yang belum tentu bermuara ke dalam lembaga    perkawinan. Hampir tak ada seorang pun remaja seperti Iwan yang mau menyadari,    bahwa perilaku seperti itu adalah upaya-upaya mendekati zina, bahkan zina itu    sendiri!&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Celakanya, hanya sedikit saja diantara orangtua yang mau bersikap tegas terhadap    perilaku seperti ini. Bahkan, seringkali sebagian dari orangtua kita justru    merasa malu jika anaknya yang sudah menginjak usia remaja belum juga punya pacar.    Sebaliknya, begitu banyak orangtua yang merasa bangga jika mengetahui anaknya    sudah punya pacar. 'Berapa banyak kejahatan yang telah kita buat secara terang-terangan    ...?'&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Di sebuah stasiun televisi swasta, ada program yang dirancang untuk mempertemukan    dua remaja berlawanan jenis untuk kelak menjadi pacar. Di stasiun teve lainnya    ada sebuah program berpacaran (dalam artian perbuatan mendekati zina) yang justru    diasosiasikan dengan heroisme, antara lain dengan menyebut para pelakunya (para    pemburu pacar) sebagai "pejuang." Dan bahkan para "pejuang"    ini mendapat hadiah berupa uang tunai yang menggiurkan anak-anak remaja. Perilaku    para "pejuang" ini disaksikan oleh banyak remaja, sehingga menjadi    contoh bagi mereka.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Makna pejuang telah bergeser jauh dari tempatnya semula. Seseorang yang melakukan    perbuatan mendekati zina disebut "pejuang." Hampir tidak pernah kita    mendengar ada seorang pelajar yang berprestasi disebut pejuang. Jarang kita    dengar seorang atlet berprestasi disebut pejuang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;*IKATLAH ILMU DENGAN MENULISKANNYA*&lt;br /&gt; Al-Hubb Fillah wa Lillah,&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-413484987827097378?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/413484987827097378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=413484987827097378' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/413484987827097378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/413484987827097378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/ayah-bolehkah-berpacaran.html' title='&apos;Ayah, bolehkah berpacaran?'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-7963658796042937070</id><published>2008-06-20T01:26:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T02:12:03.057-07:00</updated><title type='text'>Dia Mencium Bau Surga</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Di dalam sebuah hadits yang bersumber dari Abu Hurairah rhodiyallaahu ‘anhu, Rasululllah shollallaahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, " Ada tujuh golongan orang yang mendapat naungan Allah pada hari tiada naungan selain dari naunganNya... diantaranya, seorang pemuda yang tumbuh dalam melakukan ketaatan kepada Allah."&lt;/em&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; Dan di dalam sebuah hadits shohih yang berasal dari Anas bin an-Nadhr rhodiyallaahu ‘anhu, ketika perang Uhud ia berkata,"Wah .... angin surga, sunguh aku telah mencium wangi surga yang berasal dari balik gunung Uhud."&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; Seorang Doktor bercerita kepadaku, " Pihak rumah sakit menghubungiku dan memberitahukan bahwa ada seorang pasien dalam keadaaan kritis sedang dirawat. Ketika aku sampai, ternyata pasien tersebut adalah seorang pemuda yang sudah meninggal - semoga Allah merahmatinya -. Lantas bagaimana detail kisah wafatnya. Setiap hari puluhan bahkan ribuan orang meninggal. Namun bagaimana keadaan mereka ketika wafat? Dan bagaimana pula dengan akhir hidupnya?&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; Pemuda ini terkena peluru nyasar, dengan segera kedua orang tuanya -semoga Allah membalas segala kebaikan mereka- melarikannya ke rumah sakit militer di Riyadh. Di tengah perjalanan, pemuda itu menoleh kepada ibu bapaknya dan sempat berbicara. Tetapi apa yang ia katakan? Apakah ia menjerit dan mengerang sakit? Atau menyuruh agar segera sampai ke rumah sakit? Ataukah ia marah dan jengkel ? Atau apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tuanya mengisahkan bahwa anaknya tersebut mengatakan kepada mereka, ‘Jangan khawatir! Saya akan meninggal ... tenanglah ... sesungguhnya aku mencium wangi surga.!' Tidak hanya sampai di sini saja, bahkan ia mengulang-ulang kalimat tersebut di hadapan para dokter yang sedang merawat. Meskipun mereka berusaha berulang-ulang untuk menyelamatkannya, ia berkata kepada mereka, ‘Wahai saudara-saudara, aku akan mati, maka janganlah kalian menyusahkan diri sendiri... karena sekarang aku mencium wangi surga.'&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; Kemudian ia meminta kedua orang tuanya agar mendekat lalu mencium keduanya dan meminta maaf atas segala kesalahannya. Kemudian ia mengucapkan salam kepada saudara-saudaranya dan mengucapkan dua kalimat syahadat, ‘Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah' Ruhnya melayang kepada Sang Pencipta subhanahu wa ta'ala.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; Allahu Akbar ... apa yang harus aku katakan dan apa yang harus aku komentari...Semua kalimat tidak mampu terucap ... dan pena telah kering di tangan... Aku tidak kuasa kecuali hanya mengulang dan mengingat Firman Allah subhanahu wa ta'ala, " Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan akhirat." (Ibrahim : 27)&lt;br /&gt; Tidak ada  yang perlu dikomentari lagi.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;  Ia melanjutkan kisahnya,&lt;br /&gt;"Mereka membawa jenazah pemuda tersebut untuk dimandikan. Maka ia dimandikan oleh saudara Dhiya' di tempat pemandian mayat yang ada di rumah sakit tersebut. Petugas itu melihat beberapa keanehan yang terakhir. Sebagaimana yang telah ia ceritakan sesudah shalat Magrib pada hari yang sama.&lt;/p&gt; &lt;div align="justify"&gt;   &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ia melihat dahinya berkeringat. Dalam sebuah hadits shahih Rasulullaah Shallallaahu ‘alahi wasallam bersabda, "Sesungguhnya seorang mukmin meninggal dengan dahi berkeringat". Ini merupakan tanda-tanda khusnul khatimah. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ia katakan tangan jenazahnya lunak demikian juga pada persendiannya seakan-akan dia belum mati. Masih mempunyai panas badan yang belum pernah ia jumpai sebelumnya semenjak ia bertugas memandikan mayat. Pada tubuh orang yang sudah meninggal itu (biasanya-red) dingin, kering dan kaku. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Telapak tangan kanannya seperti seorang yang membaca tasyahud yang mengacungkan jari telunjuknya mengisyaratkan ketauhidan dan persaksiannya, sementara jari-jari yang lain ia genggam. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/div&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Subhanalllah ... Sungguh indah kematian seperti itu. Kita memohon semoga Allah subhanahu wa ta'ala menganugrahkan kita khusnul khatimah.&lt;br /&gt; Saudara-saudara  tercinta ... kisah belum selesai...&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;  Saudara Dhiya' bertanya kepada salah seorang pamannya, apa yang ia lakukan  semasa hidupnya? Tahukah anda apa jawabnya?&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;  Apakah anda kira ia menghabiskan malamnya dengan berjalan-jalan di jalan raya?&lt;br /&gt;Atau duduk di depan televisi untuk menyaksikan hal-hal yang terlarang? Atau ia tidur pulas hingga terluput mengerjakan shalat? Atau sedang meneguk khamr, narkoba dan rokok? Menurut anda apa yang telah ia kerjakan? Mengapa ia dapatkan husnul khatimah (insyaAllah -red) yang aku yakin bahwa saudara pembaca pun mengidam-ngidamkann ya; meninggal dengan mencium wangi surga.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; Ayahnya berkata, "Ia selalu bangun dan melaksanakan shalat malam sesanggupnya. Ia juga membangunkan keluarga dan seisi rumah agar dapat melaksanakan shalat Shubuh berjama'ah. Ia gemar menghafal al-Qur'an dan termasuk salah seorang siswa yang berprestasi di SMU."&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Aku katakan,  "Maha benar Allah" yang berfirman (yang artinya-red)&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Rabb kami ialah Allah' kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): ‘Janganlah kamu takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.' Kamilah pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Fhushilat:30- 32)&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;--------&lt;br /&gt;Diambil dari : Serial Kisah Teladan Karya Muhammad bin Shalih Al-Qahthani, sebagaimana yang dinukil dari Qishash wa ‘Ibar karya Doktor Khalid al-Jabir.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-7963658796042937070?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/7963658796042937070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=7963658796042937070' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/7963658796042937070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/7963658796042937070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/dia-mencium-bau-surga.html' title='Dia Mencium Bau Surga'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-6060742544603838119</id><published>2008-06-14T07:20:00.001-07:00</published><updated>2008-06-20T02:12:49.048-07:00</updated><title type='text'>Tersenyum</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kehidupan adalah seni....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seni saat kita memberikan senyum,dengan senyum yang tulus..kita bisa terlihat cantik dan membasahi kerumitan seni kehidupan yang pahit dengan senyum yg tulus..artinya kita tersenyum pada alam dan bersyukur atas nikmat yang diberikan-Nya maka tersenyumlah dengan sangat manis tatkala kita menghadapi satu kerumitan hidup karena kepahitan itu adalah berkah yang didapat untuk hari ini saja...bukan esok...lusa...atau kapan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senyum yang tulus adalah kehangatan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasa cinta yg tulus...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasa sayang ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasa kasih.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka tersenyumlah saat terjaga pagi hari....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena bulan akan pergi dari malam dengan tersenyum....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena bintang akan berkelip saat itu dengan riangnya sambil tersenyum..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan matahari menyambut kehidupan dengan senyum .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka rasa cinta, rasa sayang dan kasih akan memelukmu erat-erat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepanjang hari sampai kamu enggan tersenyum lagi pada mereka .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sangat erat ( seperti kasih seorang ibu )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senyum yang tulus adalah berkah .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tersenyumlah dengan tulus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena senyum yang tulus akan membalut semua luka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senyum yang tulus itu indah....v seperti seorang monalisa yang tersenyum ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tersenyumlah....sangat manis....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti sepasang cherry merah yang tergelincir ... sangat indah...indah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;obati kepahitan hidup dan bersyukur atas kebahagiaan hari ini dengan senyum ... yang tulus ... jangan lupa ...dengan tulus ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-6060742544603838119?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/6060742544603838119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=6060742544603838119' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/6060742544603838119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/6060742544603838119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/tersenyum.html' title='Tersenyum'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-6375773490962779752</id><published>2008-06-14T07:05:00.001-07:00</published><updated>2008-06-20T02:13:29.423-07:00</updated><title type='text'>"Ma'afkan ayah anakku..."</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah kisah yang harus kita ketahui bersama untuk dapat diperhatikan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini ada bahan untuk bahan renungan bagi kita semua yang barangkali ada yang kelupaan pada kata yang satu ini, yaitu : MA'AF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam sudah menunjukkan angka sebelas ketika aku duduk merebahkan diri di ruang tengah. Tentu saja istri dan anakku Aisyah sudah tertidur lelap. Tapi kenapa pintu kamar Aisyah masih terbuka? Aku tertegun saat berdiri di depan pintu kamar Aisyah. Aisyah tertidur di meja belajarnya ditangan kanannya masih memegang pinsil dan sepertinya ia menulis sesuatu di buku tulisnya dan ada segelas kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tumben anak ini minum kopi," pikirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuangkat dia ketempat tidur. Kubereskan meja belajarnya yang berantakan, namun sebelum aku menutup buku tulisnya aku ingin melihat apa yang ditulis Aisyah. Aku tertegun sejenak saat membaca tulisan-tulisannya, ternyata semuanya cerita tentang diriku. Sampai akhirnya aku membaca 3 lembaran terakhir yang sangat menyentuh hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lembaran pertama dia menulis : "Hari ini ayah tidak jadi menemaniku ke toko buku, mungkin ayah tidak bisa meninggalkan pekerjaannya. Aku mengerti dengan kesibukanmu ayah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi ingat beberapa minggu yang lalu Aisyah mengajakku ke toko buku, aku ingat sekali gaya bicaranya yang polos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayah nanti sore ada kegiatan nggak sih," sapa Aisyah saat aku akan pergi kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada apa sayang," jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayah mau nggak menemani Aisyah ke toko buku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau ayah nggak sibuk nanti sore akan ayah usahakan menemani kamu yach".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih, ayah," ucap Aisyah dengan wajah yang sangat gembira sambil mencium pipiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tersenyum melihat tingkahnya yang lucu dan menggemaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lembaran kedua dia menulis : "Hari ini ayah tidak jadi lagi menemaniku ke toko kaset, padahal aku ingin sekali mendengar lagunya Sulis dan memutarnya di kamarku saat aku sedang sendiri agar aku tidak merasa sunyi. Sebenarnya aku mau ngajak ibu tapi aku ingin sekali ditemani ayah. Tapi lagi-lagi ayah sibuk".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku ingat lagi kalau Aisyah memang pernah mengajakku menemaninya membeli kaset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dia ingin mengajakku dia selalu bicara seperti ini, "Ayah nanti sore sibuk nggak atau Ayah nanti sore ada kegiatan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa yang sopan sekali menurutku sehingga aku tidak bisa untuk mengatakan tidak walaupun terkadang aku tidak bisa memenuhi keinginannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lembaran terakhir dia menulis : "Hari ini dan untuk kesekian kalinya ayah tidak bisa menemaniku. Tadi aku mengajak ayah ke pasar malam padahal ini kan hari terakhir ada pasar malam di komplekku dan aku udah janji sama Pak Mamat kalau aku akan membeli boneka yang ditawarkan tadi sore saat pak Mamat lewat depan rumahku, aku katakan pada pak Mamat kalau aku akan pergi bersama ayah ke pasar malam dan aku akan membeli boneka pak Mamat. Karena ayah masih belum pulang pasti pak Mamat sudah menjualnya. Pak Mamat maafkan Aisyah yah. Besok pagi akan Aisyah tunggu di depan rumah dan minta maaf pada pak Mamat kalau Aisyah tidak bisa pergi ke pasar malam. Kali ini Aisyah yang akan duluan meminta maaf, biasanya kan pak Mamat selalu minta maaf kalau sudah melihatku di depan rumah menanti majalah yang kupesan. Dia selalu bilang, 'maaf yah neng, pak Mamat terlambat'. Padahal menurutku pak Mamat nggak terlambat hanya aku yang terlalu cepat menunggunya. Begitu melihatku sudah menunggu dia mengayuh sepedanya lebih cepat lagi. Saat kutanya kenapa sih pak Mamat selalu minta maaf padahal pak Mamat kan nggak punya salah pada Aisyah. 'Iya neng, Pak Mamat tidak ingin mengecewakan neng Aisyah kemaren kan sudah bilang kalau pak Mamat nganterin pesanan neng Aisyah pagi-pagi sebelum neng pergi kesekolah. Coba kalau pak Mamat datangnya kesiangan pasti neng kecewa, pak Mamat nggak ingin neng, ngecewakan orang karena kekecewaan itu akan menimbulkan luka di hati. Dan susah neng untuk menyembuhkannya kecuali kita minta maaf dengan tulus pada orang yang telah kita kecewakan'. Aku jadi ingat sama ayah, ayah tidak pernah mengucapkan maaf padaku, atau mungkin karena ayah menganggapku masih kecil atau ah, aku tidak mau berprasangka buruk terhadap ayah. Walaupun sebenarnya aku sangat kecewa dengan ayah tapi aku tidak ingin menyimpan kekecewaan itu didalam hati. Bahkan hatiku selalu terbuka untuk kata maaf ayah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menangis membaca tulisan Aisyah, kudekati Aisyah di pembaringan sambil kupandangi wajahnya yang polos. Aisyah anakku sayang maafkan ayah, ternyata kau punya hati emas. Aku memang tidak pernah minta maaf pada Aisyah atas janji-janji yang tidak pernah kupenuhi padanya. Dan aku selalu menganggapnya dia sudah melupakannya begitu melihatnya dipagi hari wajahnya begitu cerah dan selalu tersenyum. Dan ternyata dia masih mengingatnya dalam tulisan-tulisannya. Ah, entah sudah berapa banyak goresan rasa kecewa yang ada dihatimu andai kau tidak memaafkan ayah. Aisyah, ayah akan menunggumu sampai terbangun untuk meminta maafmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---Untuk anakku tersayang Aisyah---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan:&lt;br /&gt;Terkadang kita malu atau enggan hanya untuk sekedar mengatakan kata "maaf" dan membiarkannya menjadi goresan-goresan luka yang membekas di hati. Atau mungkin kita sering beranggapan bahwa mereka akan melupakannya setelah beberapa hari. Kalau seandainya anda juga pernah melakukan hal yang sama seperti saya, tidak ada kata terlambat untuk meminta maaf pada orang yang pernah anda kecewakan. Jangan malu untuk melakukan hal yang benar sekalipun itu anda lakukan untuk seorang bocah atau teman, karena mereka juga punya hati nurani. Dan seandainya mereka masih tersenyum padamu walaupun anda telah mengecewakan mereka anda harus bersyukur atas karunia itu. Semoga kita-kita semua memang tidak pernah lupa pada kata yang satu ini, 'MAAF".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-6375773490962779752?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/6375773490962779752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=6375773490962779752' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/6375773490962779752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/6375773490962779752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/maafkan-ayah-anakku.html' title='&quot;Ma&apos;afkan ayah anakku...&quot;'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-5517854722809322499</id><published>2008-06-14T06:55:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T02:13:59.721-07:00</updated><title type='text'>Makna Sukses</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sering sekali kita mendengar kata sukses atau sebuah kesuksesan, kadang-kadang hal ini sudah membuat anda takut. Karena sepertinya makna dari kesuksesan dan sukses tadi sangat amat mendalam sehingga banyak orang takut bergerak ke jalan kesuksesan tadi. Sukses, bagi kebanyakan orang hanyalah impian saja atau hanya sebuah angan-angan dan hal itu jauh dari pikiran. Namun nanti dulu, saya berkata begitu bukan berarti tidak ada orang yang sukses. Sebagian orang memang ada yang hidupnya terus mendapatkan kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kalau Saya sendiri, sering bertanya kepada hati saya sendiri, “kapankah saya bisa sukses seperti si X?”. Saking pengennya saya ini sukses kadang-kadang muncul juga pertanyaan “kenapa ya saya belum sukses ? apakah kurang usaha saya selama ini ?. Pertanyaan itulah yang terkadang ada di benak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, ternyata dalam suatu buku yang membahas tentang sukses, sukses itu bukanlah hal yang perlu kita takuti, sesuatu yang sangat besar dan sangat sulit untuk diraih. Kesuksesan itu ada di depan mata kita setiap detiknya. Hanya saja, kita sering disibukkan oleh berbagai hal yang terjadi di sekitar diri kita yang justru hal tadi menjauhkan kita dari “kesuksesan” tadi. Berbagai hal disekitar kita yang seringkali menghalangi kita untuk sukses adalah urusan-urusan yang seharusnya tidak begitu penting kita jadikan menjadikannya sebagai urusan penting. Hal itulah yang seringkali membuat kesuksesan kita yang di depan mata menjadi melayang entah kemana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan menurut saya bukan hanya punya rumah sepuluh buah, tiap bulan mendapatkan 10 cek dengan nilai 4 sampai dengan 5 digit atau punya 10 mobil dalam garasi rumah kita. Kesuksesan sendiri jika menurut saya adalah saat kita dapat menemukan sebuah kedamaian dan kebahagian dan saat kita melakukan hal-hal yang kita cintai. Banyak orang menganggap si X sukses dikarenakan memiliki 10 rumah, 10 perusahaan dan 10 mobil tapi dibalik semua kekayaannya itu belum tentu terdapat kesuksesan didalamnya. Orang sukses tidak selalu orang kaya dan banyak uang. Karena banyak juga kita temui bagaimana orang yang punya 10 perusahaan dan 10 rumah serta 10 mobil, tidak pernah mendapatkan sebuah kedamaian dan kebahagiaan dalam hidupnya. Nah sekarang apakah anda masih takut untuk mengejar kesuksesan ? Kesuksesan sebenarnya terletak saat hati kita bahagia karena sesuatu hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yuk kita kejar kebahagiaan hati kita masing-masing !!! entah itu dapat earning banyak, entah itu dalam bentuk anda menulis uneg-uneg anda di blog anda yang penting adalah saat ini Happy dulu. Didalam kebahagiaan tersimpan sejuta kesuksesan. Namun jika anda merasa tersiksa dengan apa yang anda lakukan, disana sulit sekali menggali kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-5517854722809322499?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/5517854722809322499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=5517854722809322499' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5517854722809322499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/5517854722809322499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/makna-sukses.html' title='Makna Sukses'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-1418594140669500755</id><published>2008-06-14T06:08:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T02:14:25.221-07:00</updated><title type='text'>Anakku...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nak, jauh sebelum kau hadir dalam kehidupan ayah dan ibu, kami    senantiasa bermohon kepada Allah Swt agar dikaruniai keturunan yang sholeh dan    sholihah, yang taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, rajin beribadah    dan belajar, serta dapat menjadi penerus dakwah Ilallaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Banyak rencana yang kami rancang, agar kelak bila kau hadir, kami sudah siap    menjadi orang tua yang baik dan mampu mendidikmu dengan didikan yang sesuai    dengan dinnul Islam, tuntunan kita seperti yang dicontohkan oleh Rosulullah    Saw kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ayah dan Ibu ingin, kelak bila Allah mengamanahkan kepada kami seorang putri,    maka dia akan berakhlaq seperti akhlaqnya Fatimah putri Rasulullah, dan bila    Allah mengamanahkan seorang putra, maka dia akan seperti Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Setelah tanda kehadiranmu mulai tampak, Ibu sering mual, muntah-muntah, sakit    kepala dan sering mau pingsan, Ibu dan Ayah bersyukur kepada Allah atas    karunia-Nya, kami menjagamu sepenuh hati, serta senantiasa berharap, kelak kau    lahir sebagai anak yang sehat, sempurna dan menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sejak dalam rahim, kami mencoba menanamkan kalimat-kalimat tauhid kepadamu dan    berupaya mengenalkanmu kepada Sang Pencipta, dengan bacaan ayat-ayat suci-Nya,    dengan senandung-senandung shalawat Nabi, dengan nasyid-nasyid yang    membangkitkan semangat da’wah dan rasa keimanan kepada Allah yang Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat kau akan lahir, Ibu merasakan sakit yang amat sangat, seolah berada    antara hidup dan mati, namun Ibu tidak mengeluh dan putus asa, karena bayangan    kehadiranmu lebih Ibu rindukan dibanding dengan rasa sakit yang Ibu rasakan.    Ibu tak henti-hentinya berdo’ a, memohon ampunan dan kekuatan kepada Allah.    Ayahpun tidak tidur beberapa malam untuk memastikan kehadiranmu, menemani dan    menguatkan Ibu, agar sanggup melahirkanmu dengan sempurna. Bacaan dzikir dan    istighfar, mengiringi kelahiranmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Begitu kau lahir, sungguh rasa sakit yang amat sangat sudah terlupakan begitu    saja. Setelah tangismu terdengar, seolah kebahagiaan hari itu hanya milik Ibu    dan Ayah. Air mata yang tadinya hampir tak henti mengalir karena menahan    sakit, berganti menjadi senyum bahagia menyambut kelahiranmu. Ibu dan Ayah    bersyukur kepada Allah Swt, kemudian Ayah melantunkan bacaan adzan dan iqomat    ditelingamu, agar kalimat yang pertama kali kau dengar adalah kalimat Tauhid    yang harus kau yakini dan kau taati selama hidupmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat pertama kali kau isap air susu Ibu, Ibu merasakan kenikmatan dan    kebahagiaan yang tiada tara. Ibu ingin memberikan semuanya kepadamu, agar kau    segera tumbuh besar dan sehat. Ibu berupaya supaya ASI ini dapat mencukupi    kebutuhanmu. Ibu berupaya untuk selalu dekat denganmu, dan selalu mengajakmu    kemanapun Ibu pergi, supaya kapanpun kau lapar, Ibu selalu siaga memberikan    air surgawi karunia Ilahi itu kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ibu berusaha untuk selalu siap siaga menjagamu, kapanpun dan dalam keadaan    apapun. Saat malam sedang tidur lelap, Ibu akan terjaga bila kau tiba-tiba    menangis karena popokmu basah atau karena kau lapar. Saat sedang makan dan kau    buang air besar, Ibu dengan rela menghentikan makan dan mengganti popokmu    dulu. Dan semuanya, Ibu lakukan dengan senang hati, tanpa rasa risih dan    jijik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sejak kau masih dalam ayunan, Ibu senantiasa membacakan do'a dalam setiap    kegiatan yang akan kau lakukan. Ibu bacakan do'a mau makan ketika kau hendak    makan, do’a mau tidur ketika kau mau tidur, dan do’a apa saja yang harus kau    tahu dan kau amalkan dalam kehidupan keseharianmu. Ibu bacakan selalu ayat    kursi dan surat-surat pendek satu persatu setiap malam, dikala mengantarmu    tidur, ayat-per ayat dan Ibu ulang berkali-kali hingga kau sanggup    mengingatnya dengan baik, dengan harapan kau besar nanti menjadi penghafal Al    Qu’ran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ketika kau sudah mampu berbicara, subhanallah, tanpa kami duga, kau telah    hafal berbagai macam do’a dan beberapa surat pendek. Ibu bersyukur dan bangga    kepadamu. Muncul harapan dalam hati ini, kelak kau tumbuh menjadi anak yang    pintar dan rajin belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tatkala kau mulai belajar sholat, dan usai sholat kau lantunkan do’a untuk    orang tua, walau dengan bacaan yang masih belum sempurna, bercucur air mata    ibu karena kau telah mampu melafalkan do’a itu. Timbul harapan dihati yang    paling dalam, kelak hingga ketika Ibu dan Ayah tiada, kau tetap melantunkan    do’a itu, karena do’amu akan memberikan kepada Ibu dan Ayah pahala yang tak    henti-hentinya di yaumil-akhir. Kaulah asset masa depan bagi umi dan abi. Kau    akan mampu menolong umi dan abi di yaumil-akhir nanti, bila kau menjadi anak    yang sholihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Nak, kehadiranmupun memberikan kepada Ibu dan Ayah pelajaran yang sangat    berharga, kau mengingatkan kami&lt;br /&gt; tatkala masih sepertimu. Mengingatkan dengan lebih kuat lagi, betapa besar    pengorbanan yang dilakukan oleh kakek nenekmu kepada kami, hingga Ibu dan Ayah    tumbuh dewasa dan bahkan sampai menjadi orang tua seperti mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ibu dan Ayah sangat menyayangimu, karena kami ingin kaupun menjadi anak yang    penyayang terhadap sesama. Kami hampir selalu menyertakan kata sayang    dibelakang namamu saat memanggilmu, supaya hatimu senang dan gembira bersama    Ibu dan Ayahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat kau memasuki usia sekolah, Kami carikan sekolah yang baik untukmu.    Sekolah yang memiliki visi pendidikan seperti yang Ibu dan Ayah inginkan.    Alhamdulillaah, saat kau mulai sekolah, telah banyak berdiri sekolah-sekolah    Islam Terpadu, sehingga kami tidak kesulitan mencarikan sekolah untukmu. Ayah    mengantarmu ke sekolah setiap pagi dan Ibu mendampingimu selalu hingga kau    berani ditinggal di sekolah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keperluan sekolahmu selalu kami upayakan, walau kadang harus dengan susah    payah, agar kau bisa memperoleh pendidikan yang baik dan layak untuk    kehidupanmu dimasa yang akan datang. Kami senantiasa berupaya membimbingmu    untuk dapat melakukan segala sesuatu, agar saat besar nanti kau mampu melayani    dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bila Ibu dan Ayah tidak mau melayanimu untuk hal-hal yang sudah dapat kau    lakukan sendiri, itu bukan berarti kami tidak menyayangimu, tapi justru    sebaliknya. Karena Ibu dan Ayah sayang sekali padamu, kau tidak boleh terlalu    dimanjakan, hingga saat kau besar nanti, kau jadi anak yang mandiri dan serba    bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Maafkan Ibu dan Ayah bila sekali waktu (atau bahkan sering) memarahimu ketika    kau membuat kesalahan yang berulang-ulang. Sungguh, sebenarnya Ibu dan Ayah    tak ingin memarahimu, namun kamipun sadar bahwa kau harus tahu dan harus dapat    membedakan mana yang benar dan mana yang salah, agar saat kau dewasa dan telah    bergaul dengan masyarakat umum nanti, kau bisa memilih untuk selalu melakukan    yang haq dan meninggalkan yang bathil. Semoga kau tidak salah sangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Maafkan pula bila Ibu dan Ayah selalu membatasi tontonan dan bacaanmu, karena    dewasa ini sangat banyak media yang dapat merusak pendidikan yang sudah kami    terapkan kepadamu. Itu semua kami lakukan, agar kau terpelihara dari hal-hal    negatif yang akan mendangkalkan akhlaq dan perilakumu. Ibu dan Ayah ingin, kau    menjadi anak yang faqih dalam hal agama, menjadi generasi Qur’ani, dan menjadi    penerus dakwah Ilallaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Inilah harapan Ibu dan Ayah kepadamu, sangat banyak dan sangat ideal. Oleh    karenanya, kami senantiasa memohon petunjuk dan bimbingan dari Allah Yang Esa,    yang Berkuasa dan Maha Agung, agar tidak salah langkah dalam mendidikmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;b&gt;Robbanaa hablanaa min azwaajinaa wadzurriyaatinaa qurrota a'yun waj’alnaa    lilmuttaqiina imaaman. Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-1418594140669500755?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/1418594140669500755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=1418594140669500755' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/1418594140669500755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/1418594140669500755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/anakku.html' title='Anakku...'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-1212752193417883002</id><published>2008-06-14T06:05:00.001-07:00</published><updated>2008-06-20T02:14:57.517-07:00</updated><title type='text'>Ijinkan Aku Menciummu Ibu...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sewaktu masih kecil, aku sering merasa dijadikan pembantu olehnya. Ia selalu menyuruhku mengerjakan tugas-tugas seperti menyapu lantai dan mengepelnya setiap pagi dan sore. Setiap hari, aku dipaksa membantunya memasak di pagi buta sebelum ayah dan adik-adikku bangun. Bahkan sepulang sekolah, ia tak mengizinkanku bermain sebelum semua pekerjaan rumah dibereskan. Sehabis makan, aku pun harus mencucinya sendiri juga piring bekas masak dan makan yang lain. Tidak jarang aku merasa kesal dengan semua beban yang diberikannya hingga setiap kali mengerjakannya aku selalu bersungut-sungut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kini, setelah dewasa aku mengerti kenapa dulu ia melakukan itu semua. Karena aku juga akan menjadi seorang istri dari suamiku, ibu dari anak-anakku yang tidak akan pernah lepas dari semua pekerjaan masa kecilku dulu. Terima kasih ibu, karena engkau aku menjadi istri yang baik dari suamiku dan ibu yang dibanggakan oleh anak-anakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pertama kali aku masuk sekolah di Taman Kanak-Kanak, ia yang mengantarku hingga masuk ke dalam kelas. Dengan sabar pula ia menunggu. Sesekali kulihat dari jendela kelas, ia masih duduk di seberang &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Aku tak peduli dengan setumpuk pekerjaannya di rumah, dengan rasa kantuk yang menderanya, atau terik, atau hujan. Juga rasa jenuh dan bosannya menunggu. Yang penting aku senang ia menungguiku sampai bel berbunyi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kini, setelah aku besar, aku malah sering meninggalkannya, bermain bersama teman-teman, bepergian. Tak pernah aku menungguinya ketika ia sakit, ketika ia membutuhkan pertolonganku disaat tubuhnya melemah. Saat aku menjadi orang dewasa, aku meninggalkannya karena tuntutan rumah tangga.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di usiaku yang menanjak remaja, aku sering merasa malu berjalan bersamanya. Pakaian dan dandanannya yang kuanggap kuno jelas tak serasi dengan penampilanku yang trendi. Bahkan seringkali aku sengaja mendahuluinya berjalan satu-dua meter didepannya agar orang tak menyangka aku sedang bersamanya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Padahal menurut cerita orang, sejak aku kecil ibu memang tak pernah memikirkan penampilannya, ia tak pernah membeli pakaian baru, apalagi perhiasan. Ia sisihkan semua untuk membelikanku pakaian yang bagus-bagus agar aku terlihat cantik, ia pakaikan juga perhiasan di tubuhku dari sisa uang belanja bulanannya. Padahal juga aku tahu, ia yang dengan penuh kesabaran, kelembutan dan kasih sayang&lt;br /&gt;mengajariku berjalan. Ia mengangkat tubuhku ketika aku terjatuh, membasuh luka di kaki dan mendekapku erat-erat saat aku menangis. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Selepas SMA, ketika aku mulai memasuki dunia baruku di perguruan tinggi. Aku semakin merasa jauh berbeda dengannya. Aku yang pintar, cerdas dan berwawasan seringkali menganggap ibu sebagai orang bodoh, tak berwawasan hingga tak mengerti apa-apa. Hingga kemudian komunikasi yang berlangsung antara aku dengannya hanya sebatas permintaan uang kuliah dan segala tuntutan keperluan kampus lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai wisuda sarjana, baru aku mengerti, ibu yang kuanggap bodoh, tak berwawasan dan tak mengerti apa-apa itu telah melahirkan anak cerdas yang mampu meraih gelar sarjananya. Meski Ibu bukan orang berpendidikan, tapi doa di setiap sujudnya, pengorbanan dan cintanya jauh melebihi apa yang sudah kuraih. Tanpamu Ibu, aku tak akan pernah menjadi aku yang sekarang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada hari pernikahanku, ia menggandengku menuju pelaminan. Ia tunjukkan bagaimana meneguhkan hati, memantapkan langkah menuju dunia baru itu. Sesaat kupandang senyumnya begitu menyejukkan, jauh lebih indah dari keindahan senyum suamiku. Usai akad nikah, ia langsung menciumku saat aku bersimpuh di kakinya. Saat itulah aku menyadari, ia juga yang pertama kali memberikan kecupan hangatnya ketika aku terlahir ke dunia ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kini setelah aku sibuk dengan urusan rumah tanggaku, aku tak pernah lagi menjenguknya atau menanyai kabarnya. Aku sangat ingin menjadi istri yang shaleh dan taat kepada suamiku hingga tak jarang aku membunuh kerinduanku pada Ibu. Sungguh, kini setelah aku mempunyai anak, aku baru tahu bahwa segala kiriman uangku setiap bulannya tak lebih berarti dibanding kehadiranku untukmu. Aku akan datang dan menciummu Ibu, meski tak sehangat cinta dan kasihmu kepadaku.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-1212752193417883002?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/1212752193417883002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=1212752193417883002' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/1212752193417883002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/1212752193417883002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/ijinkan-aku-menciummu-ibu.html' title='Ijinkan Aku Menciummu Ibu...'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-7538433903308592968</id><published>2008-06-14T05:58:00.001-07:00</published><updated>2008-06-20T02:15:45.821-07:00</updated><title type='text'>Kecantikan Wanita</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai. untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan. Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian.&lt;u1:p&gt; &lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:13;" &gt;&lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. Jadi, jangan pernah kecilkan seseorang dari hati anda. Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika anda memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terulur. Dan dengan bertambahnya usia anda, anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.&lt;u1:p&gt; &lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:13;" &gt;&lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan wanita terdapat pada mata, cara dia memandang dunia. Karena di matanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta dapat berkembang.&lt;span style="font-family: Georgia,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:13;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:13;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-7538433903308592968?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/7538433903308592968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=7538433903308592968' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/7538433903308592968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/7538433903308592968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/kecantikan-wanita_14.html' title='Kecantikan Wanita'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-8847967470385696918</id><published>2008-06-14T05:55:00.001-07:00</published><updated>2008-06-14T05:55:20.213-07:00</updated><title type='text'>Ibu</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Ibu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Kangenku jauh darimu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Pedih bathinku &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Tak kunjung habis terobatin&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Ibu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Sedih ku ketika itu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Salam perpisahan beriring pesan&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Jangan lupakan yang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Kini ku jauh dirantau orang&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Ingin ku tumpahkan seluruh air mata ku&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Namun hati dan jiwaku tak kuasa&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Ibu..rindukah engkau pada anakmu ini&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Ku tahu ku tak pernah pergi jauh&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Ku tahu aku anak kesayanganmu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Ingin ku lepas seluruh rindu ini&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Dengan mencium tanganmu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Ibu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Sebentar lagi ulang tahun ku&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Masih ingatkah engkau&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Yang selalu kita rayakan bersama&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Aku rindu suapan dari tanganmu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Aku rindu belaian kasihmu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Aku rindu nasehat-nasehat darimu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Ibu aku selalu merindukanmu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;10 desember 2005&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Hati yang tak tergugah&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Dien b’faces&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-8847967470385696918?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/8847967470385696918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=8847967470385696918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/8847967470385696918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/8847967470385696918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/ibu_5806.html' title='Ibu'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-4473439344754021521</id><published>2008-06-13T05:13:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T05:14:34.910-07:00</updated><title type='text'>Kajian Sang Alam</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pernah ku berfikir,hendak seperti bunga&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang harum ketika hendak mekar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tapi waktunya tak lama &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ia layu dan berguguran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ketika kau samakan diriku dengan tanah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Aku dengan bangganya menopong sesuatau &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tapi ketika aku di injak-injak orang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Semagatku pudar kembali&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kulihat si kecil smut yang imut&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bebaris rapi didinding&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ingin pula ku seperti dirinya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tapi hanya setetes hujan ku terkapar tak berdaya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Lain lagi dengan rumput dan ilalang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang selalu bermandikan embun pagi &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Lalu ku berkata :ingin pula seperti dia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Latas tak banyak orang yang menyukaiku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Lalu terlihatlah olehku batu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ingin pula ku seperti dia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang selalu tetap pada pendiriannya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tapi ku tak ingin diam dan membisu selamanya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ya allah…ingin seperti apakah aku ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Lebih baik aku menjadi diriku sendiri&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;10 desember 2005&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hati yang tak tergugah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dien b’faces&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-4473439344754021521?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/4473439344754021521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=4473439344754021521' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4473439344754021521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/4473439344754021521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/kajian-sang-alam_13.html' title='Kajian Sang Alam'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-1882728829038574925</id><published>2008-06-13T03:55:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T02:16:22.780-07:00</updated><title type='text'>Do'a Seorang Muslimah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya Rabbi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berdoa untuk seorang pria, yang akan menjadi bagian dari hidupku. Seorang pria yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau. Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria yang mempunyai sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menauladani sifat-sifat Agung-Mu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pria yang mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia. Seorang pria yang memiliki hati yang bijak bukan hanya sekedar otak yang cerdas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pria yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pria yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada disebelahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pria yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pria yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan aku juga meminta:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat pria itu bangga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU, sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berikanlah SifatMU yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMU bukan dari luar diriku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berikanlah aku penglihatanMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari, dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakaan "Betapa besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kautentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-1882728829038574925?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/1882728829038574925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=1882728829038574925' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/1882728829038574925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/1882728829038574925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/doa-seorang-muslimah_13.html' title='Do&apos;a Seorang Muslimah'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-8842791863963380048</id><published>2008-06-13T03:52:00.001-07:00</published><updated>2008-06-20T02:16:45.431-07:00</updated><title type='text'>Menggugat Paradigma Sukses Pendidikan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Kalau sudah besar mau jadi apa nak?”&lt;br /&gt;”Jadi doktel......”&lt;br /&gt;”Jadi insinyur, bikin pesawat!!!”&lt;br /&gt;”Jadi PROFESOR.....”&lt;br /&gt;”Jadi bintang pilem....”&lt;br /&gt;”Wah pintar semua murid ibu yaaa.....”&lt;br /&gt;Potret percakapan yang tidak asing lagi ditelinga kita ketika anak-anak kita yang manis-manis dan lucu-lucu ditanyakan cita-cita mereka.&lt;br /&gt;Nelongso....LHO? Ya, prihatin. Sebab anak-anak kita fasih sekali menyebutkan cita-cita duniawi mereka, bahkan sejak mereka kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang hafidz baru saja menerima murid baru, seorang anak remaja usia 16 tahun. Setelah wawancara dengan sang calon murid, sang hafidz bicara dengan orangtua anak tersebut: ”Wah Pak, saya terharu sekali, setelah 6 th mengajar tahidzul Qur’an di sekolah Islam terpadu, baru kali ini saya mendapatkan murid yang bercita-cita jadi hafidz 30 juz!”. Kontan si orangtua bertanya: ”Apa begitu, stadz? Kan banyak orangtua murid menyekolahkan anak mereka ke sini justru karena pendidikannya terpadu dengan Islam? Bahkan tahfidzul Qur’an termasuk kurikulum, ’kan?”. ”Yaah, begitulah Pak, kenyataannya perhatian murid maupun orangtua terhadap Qur’an juga tidak sebesar itu. Maksud saya, sedikit sekali yang berpikir menjadikan keahlian Qur’an sebagai cita-cita untuk dikejar.” Nelongso dua kali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang itu kenyataan zaman kita sekarang. Jika seorang ditanya suami model apa yang ia harapkan untuk putrinya, maka kebanyakan jawaban pertamanya menyangkut kriteria keberhasilan seperti: sarjana, dokter, orang kaya dst. Begitu pula jika ditanya apa yang ia harapkan dari putra-putrinya sendiri kelak jika mereka sudah besar dan dewasa.&lt;br /&gt;Salahkah itu? Belum tentu.&lt;br /&gt;Memang keberhasilan dunia adalah hal yang perlu. Perlu untuk kehidupan di dunia fana ini. Menurut pendapat umum, seseorang yang mempunyai sederet gelar keberhasilan dunia pasti hidupnya ’tidak susah’. Benarkah tidak susah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak manusia yang lahir tanpa pengetahuan, adalah obyek garapan lingkungan hidupnya. Ia akan belajar baik dan buruk dari apa yang tersaji padanya sebagai rangkaian pengalaman, pembelajaran dan peristiwa. Kesimpulan-kesimpulan yang diperolehnya merupakan resultante/hasil dari berbagai pengaruh tersebut dengan ditambah apa yang ia bawa sebagai bakat genetiknya. Jadilah ia manusia zamannya, manusia hari ini.&lt;br /&gt;Ibu, bapak, guru dan keluarga merupakan guru-guru pertama dan utama. Dari orang-orang inilah si anak pertama kali mempelajari apa arti sukses dan gagal. Seorang yang sepanjang hidupnya selalu melihat praktek penghambaan terhadap materi, ia akan mengadopsi pandangan lingkungannya tentang mana yang ’patut dipilih’ atau ’patut dihindari’. Atau dalam bahasa populer: mana yang dianggap ’sukses’ dan ’baik’ dan mana yang dianggap ’gagal’ dan ’buruk’. Dalam dunia yang saat ini dikuasai materialisme, semua kriteria sukses dihubungkan dengan kesuksesan bendawi dan semakin jauh dari pemahaman dan pendalaman nilai-nilai tinggi yang tidak kasat mata. Kebahagiaan seseorang hanya diapresiasi dari gemerlap bajunya, mentereng rumahnya tanpa melihat kepada airmata duka yang terpendam dalam pahit hidupnya yang morat-marit dan kegelisahan hatinya yang kering kerontang. Hal-hal seperti itu baru terlihat dan diperhatikan orang banyak hanya jika sudah terangkat sebagai bahan celotehan acara tayangan gossip. Mirisnya, tayangan-tayangan seperti itupun TIDAK memberikan kesimpulan-kesimpulan yang mendidik. Cukup sekedar memoles berita menjadi bahan obyek rating dan mottonya: semakin seru semakin tinggi nilai gossipnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup memang ujian. Sudah pasti hidup seseorang akan mengalami enak dan tidak enak, susah dan senang. Namanya juga dunia, ”daarul ibtila’ ” atau kampung ujian.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana seharusnya kita menilai sukses dan tidak sukses kehidupan dunia ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah sistem nilai yang sempurna, Islam mempunyai sebuah ‘paradigma sukses’ yang khas dan tidak bisa difahami kecuali dengan kelengkapan pemahaman dari sub-sistem nilai Islam yang lain, yaitu misalnya dari Aqidah Islamiyah.&lt;br /&gt;Sebagaimana yang dapat kita lihat pada ayat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS 3:185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat di sini bahwa (1) Yang dimaksud dengan ‘sukses’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut paradigma Al-Qur’an adalah Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga. (2) Ditegaskan lagi bahwa yang namanya kehidupan dunia hanyalah suatu keadaan sementara (fana) sedangkan penyempurnaan pahala hanya terjadi di Akhirat (3) Paradigma sukses menurut Islam tidak terlepas dari masalah keimanan pada hari Kiamat (masalah Aqidah/ faith).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini sebentar dan semu, sedangkan HIDUP yang sebenarnya, yang panjang, yang kekal, yang abadi, justru adalah hidup nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, ternyata pandangan kita masih pendek.(san)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel:"_Dari Berbagai Sumber_"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-8842791863963380048?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/8842791863963380048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=8842791863963380048' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/8842791863963380048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/8842791863963380048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2008/06/menggugat-paradigma-sukses-pendidikan.html' title='Menggugat Paradigma Sukses Pendidikan'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-3204258470529257594</id><published>2007-06-30T06:11:00.001-07:00</published><updated>2008-06-30T06:12:58.300-07:00</updated><title type='text'>google</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-3204258470529257594?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/3204258470529257594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=3204258470529257594' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/3204258470529257594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/3204258470529257594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2007/06/google.html' title='google'/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5305369307188538169.post-8606402616386942508</id><published>2007-06-30T06:11:00.000-07:00</published><updated>2008-06-30T06:12:37.548-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5305369307188538169-8606402616386942508?l=nurdienmtop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/feeds/8606402616386942508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5305369307188538169&amp;postID=8606402616386942508' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/8606402616386942508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5305369307188538169/posts/default/8606402616386942508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nurdienmtop.blogspot.com/2007/06/blog-post.html' title=''/><author><name>Nurdien</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08703656558226838070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_eDEbYhUP0w0/SFJofNfTRaI/AAAAAAAAAAg/vhsTWEkb7Vk/S220/Viz%24%5E+(642).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
